Sugar Baby Om Tampan

Sugar Baby Om Tampan
teman baru


__ADS_3

" i-itu.... "


Belum sempat Ken menjawab pertanyaan dari Ella , seseorang tiba tiba saja masuk ke dalam kamar nya , dan membuat Ken bernafas lega.


" fiuuuu... untung saja " gumam Ken pelan.


" Kalian lagi apa ?? " tanya Kakak dari Ken yang bernama Irene.


" gak ada, cuman lagi ngobrol santai doang , eh btw kakak lagi cari Ella kan, nah... kebetulan ini Ella nya " kata Ken sembari mendorong Ella dengan pelan ke arah Irene.


Ella yang kesal karena terus di dorong langsung menghempas kan tangan Ken dengan kasar.


" iiihhhh.... lepas , sakit tau kak !! " kata Ella ngegas.


" kalian kenapa sih ?? " tanya Irene yang bener2 bingung.


" hehehe... gak papa loh kak, ini Ella dari tadi gangguin aku mulu, jadi dari pada dia di sini, lebih baik Kakak bawa adik kesayangan kakak ini dari sini , karena aku juga lagi ada kerjaan, jadi bye.... " kata Ken lalu menutup pintu kamar nya dengan sedikit kencang dan membuat ke dua kakak beradik itu dengan sigap menutup telinga nya.


" dia kenapa sih... ? "


" entah.... " jawab Ella menaikkan bahu nya.


Ke dua nya pun memutus kan untuk meninggal kan pria es balok itu dari kamar nya.


" fiuuuu.... syukur lah , bisa habis nasib ku jika mereka tahu tentang Kim "


" tapi... kemana sebenar nya dia , kenapa dari tadi tidak bisa di hubungi !! "


Kata Ken kembali menggerutu tapi dengan sedikit perasaan yang tidak nyaman.


Drrrt drrrt


Ponsel Ken berdering.


Ken yang mengira bahwa yang menelepon itu ialah Kim , dengan cepat langsung mengangkat nya.


" halo , dari mana saja kau bocah ingusan , kenapa sedari tadi kau tak bisa di hubungi hah !! "


" b-bos... ini aku Rio "


Hilang sudah harga diri Ken pada Rio , bisa bisa nya ia mengira bahwa Rio itu adalah Kim.


ehem..


Ken berdehem menghilang kan rasa malu nya.


" ada apa !? "

__ADS_1


" ini... aku hanya ingin menyampaikan tentang kerjasama yang kita tawarkan dengan K group entertainment , mereka menerima nya "


" Trus ?? "


" ya gitu , eh tunggu dulu , kau hanya mengatakan itu saja , hey.. bro ini berita besar dan kau hanya biasa saja ?? "


Kata Rio yang tak terima dengan jawaban dari mulut bos nya.


" Hem... " jawab Ken dengan berdehem lagi dan membuat Rio menghela nafas berat nya di luar sana .


" ya sudah lah , aku ingin istirahat, aku tutup " kata Rio ingin menutup telepon nya.


" Hei... kutu kupret !! Tunggu dulu gue belum selesai bicara Lo main tutup aja !! " bentak Ken lagi pada asisten malang nya itu.


" ya elah Ken... apalagi coba ?? " tanya Rio dengan menahan rasa ngantuk nya.


" gue punya tugas baru buat Lo !! "


" apa ? "


" jadi gini..... "


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Di lain tempat yaitu panti asuhan Jaya , tempat Kim berada saat ini , mereka semua tengah makan bersama sama dengan anak2 panti di sana dengan beralaskan sebuah tikar dan di hidangkan dengan makanan sederhana.


" kakak cantik kenapa ndak makan ? " tanya gadis kecil bernama Lily.


" kakak tadi dah makan , sekarang giliran kalian " kata Kim dengan mata berkaca-kaca menahan air mata nya yang mungkin sebentar lagi akan mengalir.


Ia jadi berpikir , mungkin jika diri nya berada di posisi anak2 itu , mungkin diri nya juga akan merasakan apa yang di rasakan oleh mereka semua.


Sesudah Kim bermain dengan anak2 itu tadi siang, Kim pun membantu bibi Jenni di dapur sembari curhat tentang kehidupan kelam nya.


Bibi Jenni yang mendengar kisah pilu dari gadis malang itu menjadi prihatin dan membiarkan gadis itu menenangkan diri sementara waktu di panti asuhan milik nya itu Ini.


" nak Kim , kita keluar bentar yuk , ada yang ingin bibi beri tahu " ajak bibi Jenni yang baru saja datang dari kedai di seberang jalan.


" oh.. baik lah bik.. " kata Kim sembari mengusap ujung mata nya dengan cepat lalu pergi ke luar mengikuti arah langkah kaki bibi Jenni.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


" Nak Kim , besok bibi bakal kedatangan tamu , dia mungkin seusia diri mu , dia sudah sering main ke sini jenguk anak2 panti, dia sangat baik dan juga ramah " kata bibi Jenni kepada Kim yang kini sedang duduk di sebuah ayunan kecil.


" Tamu ?? laki laki atau perempuan bik ? "


" laki laki , dia sangat baik , keluarga nya juga merupakan keluarga terkenal di daerah ini. Bibi hanya tak ingin kau terkejut dan bersikap kasar kepada nya ketika ia datang nanti "

__ADS_1


" hehehe... bibi tenang saja , Kim bakal bersikap ramah kepada semua tamu bibi kok" kata nya sembari cengengesan.


Bibi Jenni pun menggeleng kan kepala nya sembari tersenyum hangat kepada Kim.


Keesokan hari nya , tamu yang di katakan bibi Jenni pun datang.


Lelaki yang berusia satu tahun di bawah Kim itu , berjalan dengan penuh kewibawaan dari mobil hitam Avanza milik nya sembari menenteng beberapa plastik hitam yang di isi berbagai barang untuk keperluan anak2 panti.


" Kak Nevan datang !!! "


Teriak mereka dengan begitu gembira , dan berlari dengan begitu kencang ke arah pria tampan tersebut.


" Halo adik2 kak Nevan semua nya, kalian apa kabar ? " tanya lelaki itu sembari jongkok untuk menyeimbangkan tinggi tubuh nya dengan anak2 itu.


" Kami baik kak ! "


" kak Nevan kenapa ndak pernah main ke sini lagi, kami sangat rindu dengan kak Nevan? "


Tanya seorang anak laki2 berumur 7 tahun.


" Hem... kak Nevan akhir2 ini sedang sibuk, jadi kak Nevan gak ada waktu, tapi sekarang kak Nevan bakal punya seribu waktu buat main bareng kalian semua !! " Teriak Nevan dan membuat mereka semua pun ikut berteriak.


Mendengar sebuah teriakan dari luar rumah, bibi Jenni dan Kim yang pada saat itu sedang memasak di dapur, memutuskan untuk keluar rumah.


" Ya Tuhan, nak Nevan !! "


Kata bibi Jenni lalu memeluk tubuh kekar milik Nevan.


" Halo bibi ku sayang , bibi apa kabar ? "


" kabar bibi baik, kamu apa kabar nak ? "


Pada saat ingin mengucapkan jawaban nya pada bibi Jenni, pandangan Nevan dan Kim bertemu, membuat Nevan tiba tiba merasakan sebuah perasaan yang aneh.


Bibi Jenni yang menyadari suatu kejanggalan, langsung menoleh ke arah pandang yang di lihat oleh Nevan, ia lalu tersenyum melihat tingkah anak muda zaman sekarang.


" Nama gadis itu Kim, dia mempunyai masalah keluarga yang sangat berat, dan dia ingin mencoba melupakan semua masalah nya dengan menginap sementara di sini , dia sangat cantik bukan ? "


Goda bibi Jenni dengan mengedipkan sebelah mata nya.


" Kim ?? "


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Bagaimana kelanjutan ceritanya??


Jangan lupa buat like vote serta komen ya guys...

__ADS_1


Biar author semangat ngelanjut ceritanya ☺️


__ADS_2