
Keesokan hari nya tepat nya pada pukul 09.00 pagi , cuaca di sekitaran kota B sudah kembali cerah, kini sudah terdengar suara beberapa kendaraan yang berlalu lalang di jalanan, terdengar pula suara beberapa orang yang berbincang bincang , dan juga terdengar bunyi nyaring yang berasal dari Kokokan ayam .
Namun hal itu tak membuat seorang gadis cantik terganggu dari mimpi indah nya , dia masih saja larut akan tidur cantik nya.
Banyak orang yang melalui nya , namun tak ada satu orang pun yang mau menegur gadis itu.
Sampai pada akhir nya , seorang wanita berumur yang baru saja berbelanja dari pasar datang menghampiri gadis itu dengan menenteng beberapa keranjang belanjaan di tangan nya .
Wanita itu pun berjongkok lalu meletakkan beberapa keranjang belanja itu ke lantai , sebelum ia mencoba untuk membangunkan gadis tersebut.
" nak... ayo bangun , ini sudah pagi, tak bagus diri mu tidur di sini " kata wanita itu lembut sembari menepuk nepuk pelan pipi Kim.
Ya tentu Kim adalah orang nya.
Namun sudah beberapa kali wanita tersebut mencoba membangun kan nya, tetap saja Kim tak mau bangun dan tetap tertidur seperti kebo.
" Nak , ayo bangun... " kata wanita itu tetap teguh.
Tapi sayang nya Kim tak kunjung bangun juga , mungkin karena semalam diri nya tertidur pada pukul tengah malam , membuat nya pun akhirnya ketiduran sampai dini hari.
Karena melihat usaha nya sia sia untuk mencoba membangunkan gadis malang itu , akhirnya sang wanita berumur itu pun mencoba mengeluarkan jurus andalan nya.
Wanita itu lalu membuka sepatu dan kaus kaki nya dan meletakkan nya di hidung Kim.
3.....2.....1
Dorrrrr !!!!
" woy..... Bau apaan ini !! " teriak Kim begitu kencang dan membuat para pejalan kaki melihat ke arah nya.
Sang wanita berumur itu pun tersenyum dan mencoba menahan tawa lalu memasangkan kembali sepatu dan kaus kaki nya.
" Bi-bibi siapa ?? " tanya Kim tergagap dan juga terkejut kala melihat seorang ibu ibu yang tiba tiba berada di hadapan nya.
" Hehehe.... selamat pagi nak Kim , perkenalkan nama bibi adalah Jenni. Nak Kim bisa panggil bibi dengan sebutan itu " jawab bibi Jenni dengan begitu ramah.
" Kim ?? Bibi tau dari mana nama saya itu adalah Kim , apa jangan jangan bibi itu.... "
" Jangan berprasangka buruk dulu nak Kim , itu bad nama kamu menempel dengan jelas di seragam kamu dan di situ tertulis dengan jelas Kim Berly Anastasia " kata bibi Jenni dengan menunjuk bad nama Kim.
Kim pun menjadi malu dan tak enak hati karena sudah menuduh hal yang tidak tidak terhadap bibi Jenni tersebut.
" Maaf bik.... " kata Kim sembari menggaruk tengkuk kepala nya.
" tidak apa apa , tapi bagaimana bisa nak Kim tidur di sini ? emang nya nak Kim tidak sekolah ? trus orang tua nak Kim kemana ?? "
Kim terdiam seribu kata , tak tahu apa yang harus ia jawab kepada wanita baik hati tersebut.
__ADS_1
Pertanyaan yang seharusnya ia hindari dari para sahabat sahabat nya, kini terlontar sendiri dari mulut seorang wanita asing yang sama sekali tak ia kenal.
Melihat perubahan raut wajah dari Kim , bibi jenni pun merasa bersalah karena membuat gadis cantik itu bersedih.
" ah maafkan bibi yang terlalu kepo ini nak , tapi dari pada duduk di sini lebih baik nak Kim ikut bibi ke rumah aja , di jamin di sana jauh lebih nyaman " kata bibi Jenni mencoba mengalihkan pembicaraan.
Awal nya Kim sedikit ragu dengan tawaran tersebut , namun ada benar nya apa yang di katakan oleh bibi Jenni tadi , mungkin diri nya akan merasa lebih nyaman dan bisa sedikit menghilangkan perasaan yang bercampur aduk di dalam hati nya saat ini.
" Baiklah bik.... "
πππ
Setelah memakan waktu yang cukup lama , kedua nya pun akhirnya sampai di kediaman bibi Jenni.
Awal mula melihat nya Kim tampak biasa saja , namun pada saat diri nya melihat segerombolan anak anak bermain dan tertawa dengan begitu gembira , Kim pun menyadari satu hal bahwa ini bukan rumah biasa melainkan sebuah Panti asuhan.
" Mari nak... " ajak bibi Jenni dan Kim pun mengangguk.
Baru saja bibi Jenni akan membuka gerbang pintu rumah nya , segerombolan anak anak kecil itu dengan cepat menghampiri mereka.
" Bibi... !! "
Teriak mereka dengan begitu gembira dan segera memeluk bibi Jenni dengan begitu erat. Kim yang melihat nya menjadi tersenyum haru akan kedekatan mereka semua.
" Kenapa bibi lama banget pulang nya ?? "
" Siapa kakak cantik ini bik ? "
Berbagai pertanyaan mereka lontarkan kepada bibi Jenni dengan raut wajah membingungkan.
" Nama kakak ini adalah Kim . Kak Kim akan tinggal sementara waktu bersama kita, jadi jaga sikap dan perilaku kalian ya... " nasihat bibi Jenni dan mereka semua mengangguk.
" Halo kakak cantik , mau bermain bersama kami ? " tanya seorang anak perempuan dengan boneka di tangan nya yang usia nya mungkin masih 4 tahunan.
" Mau dong..... ayo kita main ! "
" Hore..... Kita punya teman baru !!! " teriak mereka begitu senang dan langsung menarik tangan Kim dan mengajak nya bermain.
Bibi Jenni pun tersenyum lalu masuk ke dalam rumah untuk membuatkan makanan buat mereka semua.
πππ
Jam kini menunjukkan pukul setengah dua siang , dan tentu seluruh anak sekolah sudah berpulangan termasuk anak SMA cempaka putih.
Seluruh sahabat Kim memutuskan untuk singgah di sebuah kafe di dekat sekolah untuk membicarakan sesuatu hal.
" Kenapa kim gak datang ya ?? apa dia masih sakit ? " tanya citra begitu khawatir akan keadaan sahabat nya itu.
__ADS_1
" Mungkin begitu... " jawab Glen cuek sembari fokus pada game yang ada di tangan nya.
" Gimana kalau kita jenguk Kim aja kerumah nya , siapa tahu Kim memang masih sakit, kan kasihan kalau Kim sendirian ? "
" Lo gila ya !? emang nya Lo tahu rumah Kim di mana ? makanya kalau ngomong itu di pikir dulu !!! " jawab Glen ketus membuat citra pun terdiam.
Lama mereka terdiam akan hal itu , tiba tiba terdengar sebuah suara yang tampak tak asing bagi telinga mereka semua.
" Hai.... Mr. Ken apa kabar ? " sapa pemilik kafe tersebut pada tamu nya yang tak lain adalah Ken.
" Oh halo paman, kabar ku baik . Dan ya , jangan pernah panggil aku seperti itu lagi paman !! " kata Ken kesal kepada sang paman.
Paman nya yang bernama Jess itu pun hanya bisa mengulum senyuman di bibir nya.
" Hei... bukan nya itu kak Ken ya ?? "
" Iya benar , oh lihat lah betapa tampan dan gagah nya dia !! "
" Tapi kak Rio juga gak kalah tampan kok.. ! "
Mereka semua mulai bersemangat kembali ketika melihat dua orang yang bak malaikat itu.
Karena tak ingin kehilangan kesempatan untuk bisa berbincang sebentar dengan artis terkenal, mereka semua pun sepakat untuk menghampiri Ken.
" Halo kak Ken " sapa mereka semua dengan menunduk hormat.
" halo , kalian siapa ? "
" kami anak SMA Cempaka putih kak "
" kalian sahabat nya Kim kan ? " tanya Ken tiba tiba membuat mereka semua keheranan.
Bagaiman bisa Ken kenal dengan Kim ?
Melihat raut wajah keheranan dari mereka semua, Ken pun akhirnya sadar akan hal yang ia ucapkan.
" Kim yang waktu itu bermasalah ? " kata Ken dan akhirnya mereka semua pun mengingat kejadian saat bertemu Ken pertama kalinya.
Mereka pun mengangguk dengan senyum malu malu.
πππ
Bagaimana kelanjutan ceritanya??
Jangan lupa buat like vote serta komen ya guys...
Biar author semangat ngelanjut ceritanya βΊοΈ
__ADS_1