Sugar Baby Om Tampan

Sugar Baby Om Tampan
Kekerasan


__ADS_3

" Baiklah" kata terakhir Ken kepada Kim sebelum akhirnya Ken pergi meninggalkan ruangan itu.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Setelah puas mendapatkan apa yang ia mau, akhirnya Kim pun bisa pulang dengan perasaan yang penuh kebahagiaan. Impian nya yang ingin menjadi Sugar Baby pun akhirnya terkabul kan juga.


Mungkin perasaan nya kini begitu senang akibat jawaban Ken saat di ruangan tadi, Namun Kim tidak tahu bahwa perasaan nya itu akan segera hilang dan di ganti kan dengan penderitaan yang akan ia hadapi pada saat ia sampai ke rumah nya.


" Aku pulang " teriak Kim pada saat Sampai di Depan pintu .


" Dari mana saja kau Haa?? Kenapa baru pulang !! Kau pikir kau ratu di rumah ini yang tinggal secara gratis , begitu !! " teriak seorang wanita paru baya yang masih kelihatan cantik di usia nya yang menginjak 40 tahun.


" Maaf Ma ." kata nya dengan nada menyesal sambil menunduk takut terhadap perempuan yang ia sebut dengan sebutan mama.


" Maaf kau bilang ?? Kau pikir aku tidak bosan mendengar kata maaf dari mu !! Kau memang tak mengerti yang nama nya balas Budi terhadap orang yang merawat mu ya !!" kata nyonya Mei.


"Baiklah kalau begitu. Kau akan aku beri pelajaran yang berharga yang akan membuat mu ingat terhadap tanggung jawab mu !!! " ancam Mei sambil menarik rambut panjang milik Kim dan menyeretnya dengan paksa ke dalam suatu ruangan.


" Ampun ma " kata Kim sambil bersujud di kaki mama nya itu.


" Tidak ada kata ampun bagi anak seperti mu !!" kata Mei lalu mulai menghajar Kim dengan kejam.

__ADS_1


Plak Plak Plak


Tampar nyonya Mei berulang kali tanpa belas kasihan sedikit pun kepada Kim yang terus meminta ampun kepada nya.


Plak Plak Plak


Lanjut nya lagi sampai Kim benar benar terkapar dengan darah yang mengalir begitu deras dari wajah cantik nya itu. Dengan tega , nyonya Mei pergi meninggalkan Kim begitu saja tanpa meminta seseorang untuk mengobati anak ke tiga nya itu.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Malam berganti pagi . Tepat nya pada pukul setengah lima pagi , seorang gadis cantik dengan muka penuh lebam akibat tamparan dari ibu nya itu pun terbangun dari mimpi indah nya atau lebih tepat nya di sebut dengan pingsan .


Dengan susah payah akhir nya Kim pun bangkit dan segera bergegas menuju pintu kamar nya.


Sesampainya di kamar ia langsung berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri karena ia harus bersekolah pagi ini.


" aaauu " keluh nya kesakitan ketika sedang mengolesi krim untuk luka yang ada di wajah nya itu.


" Kenapa harus seperti ini lagi . Aku lelah dengan semua ini. Kapan ini akan berakhir Tuhan ? Kapan aku akan mendapatkan kebahagiaan yang sesungguh nya ? " kata Kim sambil meneteskan air mata.


Inilah yang sering Kim alami selama ini . Kekerasan, ketidak Adilan , semua ia alami akibat ulah keluarga nya sendiri. Terkadang Kim berpikir, apakah aku bukan anak kandung mereka sehingga mereka tega memperlakukan ku layaknya parasit yang menggangu kehidupan mereka ?

__ADS_1


Tapi Kim tidak pernah menyerah untuk tetap bertahan. Ia juga tidak pernah mengadu kepada siapa pun termasuk para sahabat baik nya . Karena Kim mempunyai prinsip bahwa ia tidak ingin orang memandang nya dengan penuh kasihan akibat penderitaan yang ia alami saat ini. Cukup hanya keluarga nya lah yang memperlakukan nya seperti binatang yang tak layak hidup . Orang lain tak boleh !!


Setelah mengoleskan krim ke wajahnya, Kim pun menaburkan bedak yang begitu tebal agar luka nya itu tidak kelihatan. Itulah yang sering ia lakukan jika ia mengalami kekerasan seperti semalam . Ia akan menutupi nya dengan segala cara agar tidak ada yang dapat melihat nya.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Setelah selesai menyiapkan keperluan sekolah nya, Kim pun segera bergegas menuju dapur.


" Aku akan membuat makanan yang enak untuk Om Sugar Daddy kesayangan ku itu " gumam nya cengengesan sambil mengingat bagaimana wajah mengesalkan dari Om Tampan nya itu.


Dengan penuh semangat Kim pun mulai menghancurkan dapur dengan keahlian nya dalam mengelola bahan bahan yang ada di dapur . Kim memang lah anak yang berbakat. Ia bisa apa saja salah satu contoh nya ialah memasak . Di rumah ini Kim lah yang memasak sarapan pagi dan juga makan malam. Untuk makan siang sendiri, biasa nya keluarga ini makan di restoran sendirian atau pun bareng teman teman mereka.


" Finish " kata nya bersemangat ketika melihat karya masakan nya yang begitu harum itu.


Setelah selesai memasak, Kim pun langsung berangkat menuju sekolah sebelum ia bertemu kembali dengan orang orang yang membencinya ini.


Bagaimana kelanjutan ceritanya??


Jangan lupa like vote serta komen ya guys...


Biar author semangat ngelanjut ceritanya ☺️

__ADS_1


__ADS_2