Sugar Baby Om Tampan

Sugar Baby Om Tampan
Mall


__ADS_3

Keesokan harinya tepatnya di sekolah cempaka putih, segerombolan siswa sedang berkumpul mengerumuni seseorang.


Seseorang itu tak lain adalah Kim. Mereka semua penasaran tentang hukuman apa yang di berikan Ken kepada diri nya. Kemarin waktu seluruh teman nya bertanya, Kim memberi tahu mereka bahwa hukuman nya belum berlangsung semalam melainkan besok. Jadi ini lah saat yang tepat untuk mereka kembali bertanya.


" Gimana Kim , kak Ken ngasih hukuman apa sama Lo ? " tanya salah satu siswa mewakili seluruh siswa lain.


" kak Ken nyuruh gue, buat gak ngasih tau sama siapa pun. Tapi yang pasti hukuman itu lebih parah dari yang kalian bayangkan !! " kata Kim sembari memasang wajah menyedihkan agar para teman sekolah nya percaya pada nya .


Seluruh siswa yang mendengarnya pun menjadi merinding. Mereka mulai membayangkan hukuman yang sangat parah yang di rasakan oleh Kim.


Tring.....


Bel berbunyi para siswa pun segera bergegas menuju kelas masing masing, dengan raut wajah yang berbeda beda.


Kim yang memerhatikan mereka, tertawa geli di dalam hati akibat kepolosan teman temannya.


Setelah selesai pelajaran, mereka semua pun akhirnya beristirahat di sebuah kantin.


" Kim Lo gak papa kan ?" tanya Citra


" emang gua kenapa ? " tanya kim bingung.


" Kalau Lo butuh teman cerita, kami siap kok jadi pendengar. Lo gak usah nyimpan sesuatu deh dari kita. Kami tahu kok kalau Lo pasti lagi nanggung beban yang berat akibat kak Ken " kata citra lagi dengan memandang Kim dengan tatapan mengasihani sama seperti sahabatnya yang lain.


Kim ingin sekali tertawa, namun jika ia melakukan itu, para sahabatnya tentu akan curiga.


" gue gak papa , santai aja !"


Seluruh teman nya pun menghela nafas berat , melihat Kim yang selalu memendam masalah nya sendiri.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Setelah pulang sekolah, seperti biasanya Kim pun kembali berkunjung ke kantor Ken.


" Siang om... "


" Kau kesini lagi , ada apa !? " tanya nya langsung pada intinya.


" Hehehe Cuman mampir bentar, oh ya !! om kita jalan jalan yuk , Kim bosan nih ..."


" Tidak aku sibuk !! "


" Iiihhh kok om gitu sih !! Tega banget sama gadis cantik ini ?? " kata Kim dengan wajah memelas.

__ADS_1


Tak ada pilihan lain , selain menuruti keinginan Tuan putri yang manja ini !!!


Jadi sebenarnya jika di bilang Ken adalah pemaksa , jawabannya adalah Tidak !!


Karena sebenarnya Kim lah yang pemaksa , sedangkan Ken adalah orang yang sangat penurut.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Di mall.


"Kok kita kesini sih om ? " Tanya Kim bingung.


" Ada yang harus ku beli !! Kau juga lapar kan ? kita makan di sini saja !! " perintah nya lalu bergegas keluar mobil.


Keduanya pun memasuki mall yang begitu luas serta terkenal itu.


Awalnya Kim tidak terlalu tertarik dengan mall tersebut, karena diri nya yang tak pernah berkunjung sekali pun kesana.


Namun lama kelamaan, ia mulai menikmati jalan jalan santai di mall itu. Banyak barang belanjaan yang mulai mereka bawa dan membuat mereka kesusahan membawa nya.


Upps... bukan mereka, melainkan Ken seorang. Entah apa yang di belanjakan seorang pria tampan itu sampai membuat Kim terus mengeluh .


Setelah selesai berbelanja, keduanya mampir ke salah satu tokoh perhiasan. Ken yang sedang mengobrol dengan pelayan , tiba tiba melirik sekilas kearah Kim.


" Om yang ini cantik ya ?? " tunjuk nya ketika Ken menghampiri nya.


"hmmm lumayan ! " jawab nya singkat.


" Kita beli yang ini ya om ? Pliss.... biar kompak kayak pasangan lain gitu om..." bujuk nya sambil menunjuk dua buah kalung berbentuk hati.


" Hmmm Terserah !!"


Dan akhirnya kalung itu pun di beli dengan menggunakan uang Ken.


Setelah puas berbelanja dan juga membeli beberapa perhiasan, keduanya pun akhirnya mampir ke salah satu restoran yang ada di dalam mall .


Kim dan Ken yang sedari tadi menahan lapar, dengan lahap mulai menghabiskan makanan itu dalam waktu sekejap mata.


Sampai membuat seluruh pelayan menatap takjub kedua nya.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Jam menunjukkan pukul setengah sembilan malam , tetapi dua orang yang sedari tadi asik berbelanja itu, tidak kunjung juga pulang ke rumah masing-masing.

__ADS_1


Bahkan saat ini , kedua nya masih menyempatkan diri untuk duduk di sebuah taman kota yang tempat nya terkenal dengan keindahan nya.


" Om lihatlah , cantik bukan ? ini foto Kim di kalungnya om , sedang kan foto om di kalungnya Kim ! " pamer Kim seraya menunjukan kalung yang ia isi dengan foto mereka berdua.


Ken tak menanggapi nya sama sekali dan membuat Kim kesal. Dengan jahil nya Kim pun memasang paksa kalung tersebut ke leher Ken dan membuat sang empedu marah.


" Apa apaan kau ini !!! " kata Ken menatap tajam.


" Hehehe, abis nya kalau Kim nyuruh om make kalung dengan baik2 , pasti om gak bakal mau kan ?? " tebak Kim dengan percaya diri.


Ken pun pasrah kembali dengan apa yang di lakukan gadis yang ada di hadapannya ini.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama , akhirnya kedua nya pun pulang ke rumah masing-masing.


" Aku pul..." belum sempat Kim mengatakan salam, ia keburu di Tampar oleh seseorang yang tak lain adalah bibi nya.


" Huh anak gadis macam apa kau yang baru pulang jam segini haaaa !!! " teriak bibi nya marah di depan seluruh anggota keluarga besar mereka yang tampak nya berkunjung ke rumah Kim.


Kim tak menjawab ia hanya menunduk seraya menggenggam tangan nya kuat.


" Sudahlah biar kan saja dia seperti itu !! Aku sudah tak perduli dengan nya !! " kata Mei dengan menatap sinis Kim.


" Trus kenapa kalian tak buang saja anak sialan ini !! Dia juga tak ada apa apa nya yang bisa di manfaatkan !! " kata bibi dengan nada angkuh.


" hei dengar baik2, kau seharusnya bersyukur bisa di kasih makan dengan gratis di rumah ini , jadi jangan pernah seenaknya tinggal dengan nyaman di rumah ini ! Kau mengerti !!!?? " kata nya sambil menjambak rambut Kim dan menghempaskan begitu saja sampai membuat Kim terjatuh.


HAHAHA..


Tawa seluruh anggota keluarga itu melihat perlakuan bibi nya kepada Kim.


Kim yang tak bisa apa apa, akhirnya berlari sekencang mungkin agar ia sampai ke dalam kamar nya. Tak perduli lagi teriakan dari seluruh anggota keluarga nya yang memanggil manggil nama nya.


Baru juga kebahagiaan menghampiri, tapi langsung di susul dengan penderitaan yang tak terhitung. Membuat diri nya benar benar ingin menyerah dan ingin sekali segera menghilang dari muka bumi ini !!


Namun Kim masih terus bersabar , untuk mengetahui apa penyebab keluarga nya itu begitu membenci diri nya.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Bagaimana kelanjutan ceritanya???


Jangan lupa like vote serta komen ya guys...

__ADS_1


Biar author semangat ngelanjut ceritanya ☺️


__ADS_2