
Keesokan paginya, baik Kim dan Ken sama sama Ter bangun pada pukul 6 pagi . Kedua nya lalu mulai membersihkan diri untuk bergegas menuju kegiatan mereka selanjut nya.
Di meja makan
Setelah selesai membersihkan diri dan bersiap siap untuk berangkat, kedua nya pun segera sarapan pagi bersama di meja makan.
" widih....nih makanan nampak nya enak nih . Om beli di mana ?? " tanya Kim sembari mengambil sepotong daging ayam.
" Gua masak sendiri " Jawab Ken singkat sembari mengambil nasi ke piring nya.
" Wah ... Om ini memang hebat deh . Dah tampan , mapan , pinter masak lagi. Memang calon suami idaman Kim deh ... !!! " kata Kim dengan bangga .
Ken tidak lah menanggapi omongan Kim , dia hanya fokus dengan makanan yang ada di depan nya. Menurut nya itu hanya gombalan biasa yang sering ia dapat kan dari para penggemarnya.
Sepuluh menit kemudian, mereka pun akhirnya selesai sarapan juga. Kim yang awalnya ingin menyimpan piring milik nya ke belakang, terhenti setelah mendengar ucapan dari Ken.
" Memar apa yang ada di wajah mu ?? " tanya Ken dengan menatap Kim dalam.
" me..me..memar ?? Ya..yang mana ? "tanya Kim gugup dan tersenyum kaku menatap Ken.
" Itu yang ada di ke dua pipi mu ! " kata Ken menunjuk pipi Kim.
" o..o..oh ini , semalam Kim gak sengaja jatuh trus kepentok meja yang ada di ruang tamu " jawab Kim sembari berusaha menghilangkan rasa gugup nya.
" Lo buat masalah lagi ?? Lo itu memang keras kepala ya !! Kan semalam gua dah ngingetin Lo !! Kalau kek gini ceritanya ntar orang tua lo nuduh gue lagi yang dah buat Lo kek gini !! " bentak Ken marah marah .
__ADS_1
" Lo kagak kasihan apa sama orang tua lo . Mereka itu ngerawat Lo pake duit . Lo itu dah besar seharusnya bisa jaga diri , bukan buat orang tua lo khawatir !! " lanjut Ken lagi dan meninggalkan meja makan dengan perasaan yang campur aduk.
Entah kenapa Ken tiba tiba marah hanya karena melihat wajah Kim yang begitu buruk itu. Ya, wajah Kim memang sedikit parah , apalagi krim serta bedak yang biasa ia pakai kini sudah terhapus akibat air yang Kim gunakan ketika mandi. Dan yang lebih bodoh nya lagi , Kim lupa untuk menabur krim nya kembali. Namun, apakah wajar jika Ken memarahi Kim seperti tadi ?? Atau jangan jangan Ken sudah mulai ada rasa terhadap Kim sehingga ia begitu marah ketika melihat wajah Kim yang seperti tadi ?? Masa iya cinta tumbuh begitu cepat di antara mereka??
Kim yang mendengar kan semua ocehan dari mulut Ken pun terdiam seribu kata. Mata besar milik nya sudah berkaca kaca dan siap menumpahkan air mata . Bukan karena Ken membentak nya , melainkan karena mengingat hidup nya yang begitu tragis dan dramatis ini.
" Mana mungkin mereka khawatir sama gue . Mereka aja gak pernah peduli Ama gue . Bahkan mereka yang dah buat wajah gue babak belur begini . Sungguh tragis hidup Lo Kim !! " gumam nya sambil tersenyum pahit mengingat banyak kejadian yang begitu membuat nya menderita tinggal bersama keluarga nya.
πππ
Di sekolah.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang dengan menggunakan taksi , Kim pun akhirnya sampai di sekolah.
" Hei hei hei !! Lihat siapa yang datang guys... Kim Berly Anastasia !!! Siswi yang selalu menjadi pahlawan kesiangan di sekolah ini !! Beri tepuk tangan yang meriah guys . Upps atau lebih tepatnya sorakan atas hukuman yang akan ia terima kembali ?? " kata Fina lalu tertawa bersama kedua sahabatnya.
Kim yang sedang dalam mood buruk tak menanggapi omongan ketiga cewek centil itu dan pergi berlalu begitu saja.
Baru beberapa langkah Kim berjalan, tangan nya langsung di cekal oleh Fina .
Cukup !!!
Kesabaran Kim pun habis.
Plak Plak
__ADS_1
Tampar Kim di kedua pipi Fina bahkan membuat Fina sampai tersungkur ke tanah.
" Kau !!! " tunjuk Fina dengan mata yang memerah.
" Sudah aku bilang berapa kali , jangan pernah mencari masalah dengan ku . Tapi kalian begitu keras kepala !! "
" Dan satu hal lagi yang perlu kalian bertiga tau , Gua gak pernah takut sama yang nama nya hukuman. Apalagi hukuman yang gue dapat dari sebuah kebaikan. It's not bad for me !! " sambung nya lagi lalu pergi meninggalkan ketiga nya yang menatap Kim dengan tatapan dendam .
πππ
Perusahaan Kenzy Calgon grup
Sejak kejadian di meja makan tadi, konsentrasi Ken menjadi tidak stabil.
Bahkan ia sendiri bingung dengan sikap nya. Kenapa dia harus marah marah seperti tadi ?? Sungguh Ken menyesali perbuatannya. Bukan karena tak enak hati dengan Kim, melainkan ia takut Kim salah paham dan berpikir jika Ken mengkhawatirkan diri nya.
Padahal di dalam hati, Ken memang sedikit khawatir dengan keadaan Kim . Walaupun sedikit !!!
Huh dasar Ken gengsi nya tingkat dewa !!! π‘π‘
Bagaimana kelanjutan ceritanya??
Jangan lupa like vote serta komen ya guys...
Biar author semangat ngelanjut ceritanya βΊοΈ
__ADS_1