Sugar Baby Om Tampan

Sugar Baby Om Tampan
Meminta maaf


__ADS_3

Keesokan harinya, tepatnya di sebuah perusahaan ternama bernama Kenzy Calgon grup, seorang CEO tampan baru saja menyelesaikan rapat penting milik nya.


Kenzy atau lebih dikenal dengan Ken, menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan yang sudah lama ia incar. Perusahaan tersebut adalah perusahaan nomor tiga terbesar di seluruh dunia. Ia menjalin kerjasama dengan harapan dapat memperkuat hubungan sesama pengusaha semacam diri nya.


" hah.... akhirnya yang kita nanti nanti kan terjadi juga Rio ,gua puas banget sama hasil yang satu ini " kata Ken dengan nada puas di setiap kata yang ia ucapkan.


Rio yang mendengar nya pun ikut bahagia dengan apa yang di alami bos sekaligus sahabat baik nya itu . Rio adalah salah satu sahabat karib Ken. Rio dan Ken sudah kenal sejak kecil , bisa di bilang mereka layaknya saudara kembar Karena memiliki sikap dan prinsip yang sama.


Tok tok tok


Tiba tiba pintu ruangan Ken berbunyi, membuat kedua Insan itu saling pandang dengan raut wajah yang membingungkan.


" Apa kita ada janji dengan seseorang Rio?" tanya Ken sambil memperhatikan jam rolex yang ada di tangan nya.


" Tidak tuan muda." jawab nya singkat lalu melangkahkan kaki nya menuju pintu tersebut.


ceklek...


Pintu terbuka dan tampaklah seorang gadis cantik dengan celana panjang ketat berwarna navy serta baju sepinggang berwarna hitam dengan rambut tergerai bebas.


" Hem... permisi tuan saya ingin bertemu dengan bos besar disini." kata gadis itu sopan.


" apakah kau sudah ada janji sehingga berani mengganggu waktu tuan muda Ken?" tanya Rion dengan tatapan tajam miliknya membuat gadis itu sedikit tidak enak.

__ADS_1


" Sudah tuan". jawab nya ngasal


" masuklah !" perintah Rio kepada gadis cantik itu.


Dengan berani , gadis itu pun akhirnya masuk kedalam ruangan pribadi milik Ken. Dan Tampak lah seseorang pria tampan yang ia cari cari sedang duduk di kursi kebesarannya dengan menatap lurus ke arah komputer miliknya. Pria yang kemarin ia katakan om, sekarang tengah duduk dengan santainya tanpa memperdulikan Kim yang berdiri di depannya.


" hmmm.... permisi tuan saya siswi SMA dari sekolah cempaka putih. Perkenalkan nama saya Kimberly Anastasia. Kedatangan saya kemari untuk...."


" untuk meminta maaf bukan?" Belum sempat Kim menjelaskan maksud kedatangan nya, Ken langsung memotong pembicaraan Kim. Dan yang paling mengesalkan lagi, Ken tahu maksud kedatangan Kim .


Dengan menahan kesal, Kim pun akhirnya mengangguk setuju dengan ucapan Ken.


" Kau tahu sekarang kau berhadapan dengan siapa bukan??" tanya Ken dengan nada dingin.


" Tentu saja saya tahu Om, kalau saya tidak tahu saya tidak akan datang jauh jauh kemari kali. Om memang gak punya akhlak ya." jawab Kim ketus .


Berbeda dengan Rio, dia mencoba menahan ketawa nya akibat ucapan Kim. Bagaimana tidak ketawa? Usia Ken saja masih berumur 21 tahun sedangkan Kim masih berusia 17 tahun. Usia mereka hanya terpaut 4 tahun, tetapi Kim sudah memanggil Ken dengan sebutan Om.


Hem..


Ken pun berdehem untuk menghilangkan rasa amarah yang terpendam ini.


" Kau ingin ku maafkan bukan, dengan satu syarat. " kata Ken sambil menatap Kim dengan tajam. Namun bukan Kim namanya jika ia takut dengan tatapan tajam milik seseorang, justru ia merasa tertantang dan membalas tatapan tajam Ken.

__ADS_1


" apa syarat nya?? " tanya Kim


" kau harus membersihkan seluruh ruangan ini termasuk membersihkan sepatu ku yang kotor" jawab Ken dengan senyuman mengejek ke arah Kim.


Kim mendengar nya pun tentu saja tidak terima dengan hukuman yang disebut kan Ken.


" apa tidak ada hukuman yang lain om?" tanya Kim dengan wajah memelas.


pppffff...


Hahaha..


akhirnya ketawa Rio lepas juga. Rio tertawa sebab tingkah Kim yang benar benar lucu dilihatnya. Bukan nya membujuk Ken dengan benar, Kim justru membuat Ken semakin emosi ketika Kim kembali menyebut Ken dengan sebutan Om.


Ken pun langsung menatap tajam Rio yang terus saja tertawa terbahak bahak, apalagi melihat Kim yang seperti tidak mempunyai salah apapun.


Braakkk..


Ken pun menggebrak meja kebesaran nya untuk meluapkan emosi miliknya. Tanpa mengatakan sepatah kata pun, Ken langsung saja pergi meninggalkan ruangan pribadinya itu dan di susul Rio dari belakang. Sedangkan Kim pun hanya menatap keduanya dengan tatapan menyebalkan.


"Dasar om om gak ada akhlak, bukannya bantuin malah main pergi gitu aja. Kagak takut apa ya gua curi barang barang di sini." kata Kim ngomel sambil berjalan menuju meja pribadi ken.


Bagaimana kelanjutan ceritanya??

__ADS_1


Jangan lupa like vote serta komen ya guys...


Biar author semangat ngelanjut ceritanya ☺️


__ADS_2