Sugar Baby Om Tampan

Sugar Baby Om Tampan
Pete atau Jengkol


__ADS_3

Setelah menghabis kan waktu bersenang-senang di pasar malam, kedua nya pergi ke sebuah warung yang tidak terlalu jauh dari lokasi pasar malam tersebut.


Awalnya Ken kembali menolak dengan alasan yang tidak masuk akal, namun setelah berbagai bujuk rayu yang Kim berikan , Ken pun akhirnya pasrah dan menurut.


" Bang mau pesan dong... " teriak Kim membuat Ken kembali berdecak kesal.


" Mau pesan apa neng cantik... " goda sang penjual.


" Di sini ada apa aja atuh bang ?? "


" Di sini teh semua nya ada neng . Mulai dari Jengkol, Pete , sayur asam , sate kambing , sate ayam bahkan kalau neng mau Abang juga bersedia sebagai santapan neng... " kata sang penjual dengan menatap Kim dengan genit.


Kim sendiri cuek dan hanya menganggap nya sebagai candaan biasa, namun berbeda dengan Ken , ia tampak tak suka ketika penjual tersebut kembali menggoda Kim.


" Om mau pesan apa?? "


" Terserah"


" hmmmm bagaimana Kalau jengkol atau Pete atau sate ayam gitu ? " tanya Kim lagi


" Terserah !! Aku bilang kan terserah !! " kata Ken sedikit membentak karena diri nya sudah terlanjur kesal.


" Hei anak muda !!! Jangan pernah kau sekali kali membentak seorang perempuan, karena bagaimanapun kau sendiri yang akan menanggung karma yang telah kau perbuat. Anggap lah perempuan itu adalah ibu mu. Jika kau membentak nya , maka kau juga telah membentak ibu mu !!! " nasihat penjual itu dengan penuh penekanan namun Ken tak menanggapi nya sama sekali.


Kim yang melihat kilat amarah dari mata besar Ken menjadi bingung. Karena ia merasa tidak melakukan kesalahan apapun termasuk tukang jualan tersebut.


" sudah lah om , kenapa om harus marah sih ? " kata Kim .


Tanpa mengatakan sepatah kata pun, Ken menarik tangan Kim dengan paksa dan membuat Kim terkejut.


" Bang... maaf ya kami gak jadi pesan " teriak Kim dan sang penjual hanya tersenyum, walau di dalam hati ia sangat menyayangkan apa yang telah di lakukan oleh pemuda yang memakai masker itu.


Di dalam mobil.


" Kenapa main pergi aja sih om ?? Kan gak enak sama Abang penjual nya !! " kata Kim ketus yang ternyata juga kesal dengan sikap Ken yang menurutnya terlalu sombong.


" Diam.. !! " bentak Ken lagi, membuat Kim mau tidak mau pun terdiam seribu kata.


Sepanjang jalan menuju rumah , kedua insan itu hanya diam sembari memperhatikan jalanan saja.


Karena bosan , Kim pun akhirnya tertidur lelap di dalam mobil. Ken pun melihat sekilas ke arah Kim , setelah nya ia mengeluarkan nafas yang begitu panjang.


Huuuuu


" Ada apa dengan ku ?? " tanya nya bingung kepada diri nya sendiri.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Keesokan harinya, Kim terbangun dan langsung duduk sembari merenggangkan otot-otot nya.


" aaaaaaaaa mimpi yang begitu indah.... " kata nya lalu pergi beranjak turun menuju kamar mandi.

__ADS_1


Namun pada saat kaki nya mendarat ke lantai, ia baru sadar bahwa dirinya tidak berada di rumah nya.


" Apartemen om Ken ?? " gumam nya sembari memperhatikan sekeliling.


Benar. Diri nya berada di apartemen Ken.


Semalam Ken tidak mengantar Kim ke rumah, entah apa alasannya hanya ken lah yang tahu !


Dengan cepat Kim pun berlari keluar untuk mengecek apa Ken masih berada di sini.


" Fiuuuu... Om masih di sini rupanya " kata Kim dengan nafas tersengal-sengal.


" Ada apa ? " tanya Ken yang tampak sibuk dengan masakan nya.


" kenapa om gak antar Kim ke rumah ?? "


" emang nya aku tahu rumah mu dimana ? Kemarin saja aku hanya mengantar mu sampai simpang sesuai permintaan mu !! " kata nya lagi tanpa menoleh ke arah Kim.


Kim yang mendengarnya pun hanya bisa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal . Diri nya terlalu kepedean dan yakin bahwa Ken sebegitu tak ingin jauhnya dari diri nya.


Memang benar Kim meminta Ken untuk mengantar dirinya di persimpangan jalan saja karena takut Ken akan melihat kekerasan yang dilakukan oleh keluarganya kepada dirinya.


" hmmm om masak apa nih ?? " tanya Kim seraya menghilangkan rasa canggung nya.


" nasi goreng. Makanlah !! " perintah Ken sembari mengambil sepiring nasi goreng buatannya.


Dengan antusias Kim pun mulai memakan nasi goreng itu sampai habis.


" Cepat lah bersiap , aku akan mengantar mu sekalian !! " kata nya lalu beranjak pergi.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜


Setelah mengantar Kim ke sekolah, Ken pun langsung menuju ke kantor nya.


" Pagi bos "


" Pagi bos "


Seluruh karyawan Ken menyapa diri nya dengan ramah, namun Ken tak menanggapi nya sama sekali.


" Rio apa hari ini ada pertemuan?? " tanya nya sembari memeriksa dokumen yang berada di meja .


" Tadi Tuan Hermawan menelepon dan berkata ingin menemui anda nanti malam tuan muda " kata Rio menjawab seadanya.


"hmmm Hanya itu ? " tanya nya lagi


" Ya , tuan muda ! "


" Baiklah ! kembali lah ke ruangan mu ! " perintah ken dan Rio pun melangkah pergi dari ruangan tersebut.


πŸ’˜πŸ’˜πŸ’˜

__ADS_1


Pagi berganti Siang.


Kim ternyata datang kembali ke kantor Ken , dan membawa bekal siang .


" Siang om.... eh di mana om Ken ?? " tanya nya bingung melihat tak ada siapa pun yang berada di ruangan itu .


Ceklek


" Nona kau di sini ?? " tanya Rio terkejut


" eh kak Rio, ada lihat om Tampan gak ?? "


" Tuan muda sedang mengadakan rapat !! silahkan menunggu atau kembali pulang " kata nya lalu pergi begitu saja tanpa mendengar kan jawaban dari Kim.


" huh dasar bos Sama sekretaris sama saja ! " kata nya acuh lalu berjalan menuju sofa tempat ia akan menunggu Ken.


Lima belas menit kemudian, Ken pun akhirnya datang dengan membawa beberapa lembar kertas di tangan nya.


ceklek


" eh om dah datang!! " kata Kim heboh lalu menghampiri Ken


" kau kemari ?? ada apa ?"


" Hari ini Kim ada buat masakan spesial untuk Om , kita makan yuk ! "


" Sebentar aku akan menyimpan ini terlebih dahulu ! " kata nya lalu keluar dari ruangan itu.


5 menit kemudian Ken kembali datang dan mereka pun mulai memakan makanan yang di bawa oleh Kim.


" ini apa !? "


" oh ini... ini tuh nama nya jengkol dan yang ini Pete . Ini tuh super duper enak , om di jamin ketagihan deh.... !!! " kata nya lalu menyuapkan sesendok nasi dengan jengkol serta Pete di atasnya.


" huh bau nya saja gak enak begini... ! Bagaimana mau ketagihan ! kau ingin mengerjai ku ya !!??? " tuduh Ken dengan menatap Kim tajam.


" ih... Om mah keras kepala. Maka nya kan Kim dah pernah bilang , buat jangan melihat sesuatu dari luar nya. Sudahlah buka mulut om !! " perintah nya dengan mata super tajam dan membuat Ken pun menurut.


Makanan yang Kim bawa , akhirnya habis juga di makan keduanya.


Awalnya Ken sedikit tidak nyaman dengan bau yang menyengat dari kedua makanan tersebut, namun setelah beberapa suap , ia mulai ketagihan .


" Gimana om enak kan ?? Om pilih yang mana Pete atau Jengkol ? "


Ken terdiam tak tahu harus menjawab apa.


Karena dari pemikiran nya , seperti nya Kim sedang memberi tahu sebuah makna tersembunyi pada nya.


" Om bingung ya.....πŸ˜† . Jadi gini om , di dalam makanan tersebut terdapat sebuah makna , yakni seseorang pasti mempunyai sebuah kekurangan dan kelebihan. Keduanya begitu enak ketika di makan , tetapi setelah itu akan muncul bau yang begitu menyengat. Jadi om gak boleh terlalu membanggakan diri dan menjelek-jelekkan orang lain , karena setiap makhluk hidup itu ya punya kelebihan maupun kekurangan !!! "


Bagaimana kelanjutan ceritanya ?

__ADS_1


Jangan lupa like vote serta komen ya guys...


Biar author semangat ngelanjut ceritanya ☺️


__ADS_2