Sugar Baby Om Tampan

Sugar Baby Om Tampan
Apartemen


__ADS_3

" Dia masih di sini ?? " kata Ken sembari melihat seorang gadis cantik terlelap di atas sebuah sofa empuk milik Ken .


" Hei bangun !! Lo mau nginap di sini apa !" kata Ken sambil menepuk-nepuk pipi gadis itu.


" nggghh , Iya nanti gua bayar. Lo tenang aja ok" kata gadis itu mengigau tak jelas .


" nih bocah ngomong apa coba. Dasar aneh !! " kata Ken mencoba menahan amarah nya yang kini berkobar.


" Woy bangun !! nih bocah tidur atau mati sih sebenarnya??" kata Ken kesal sembari menepuk nepuk pipi Kim lagi .


" hadeh dasar merepotkan !!" kata Ken menyerah lalu mengangkat tubuh Kim itu kedalam gendongan nya.


Di mobil


"Kita mau kemana Tuan Muda ?" tanya Rio sembari fokus mengendarai.


" apartemen !!" Jawab Ken singkat lalu memandang wajah Kim yang tampak begitu damai itu .


" apa Ken akan membawa gadis itu ke apartemen nya ?? Oh my God , bagaimana jika nona Sonya mengetahui nya?? " kata Rio dalam hati sembari melirik ke belakang melihat apa yang di lakukan Tuan mudanya itu.


Sesampainya di apartemen Ken pun menyuruh salah seorang pengawal nya untuk mengangkat tubuh Kim ke dalam apartemen.


Ya , Ken memang mempunyai dua orang pengawal untuk menjaga apartemen nya. Karena itu bukan lah sekedar apartemen biasa. Di dalam apartemen nya terdapat barang barang berharga dan juga langkah yang banyak di incar oleh para pengusaha lain.


" Ken , kau tidak akan berbuat macam-macam dengan gadis itu kan??" tanya Rio dengan tatapan mengintimidasi.


" Lo pikir gua laki laki pengecut. Lagian tuh cewek bukan tipe gua kali " kata Ken dengan nada angkuh .

__ADS_1


" itu kan omongan Lo sekarang. Kita mana tau masa depan itu seperti apa " kata Rio menatap Ken dengan sinis.


" Terserah" kata nya sembari meninggalkan Rio sendiri.


" eh tunggu dulu . Jangan lupa nanti malam ke kafe biasa . Dan Jangan sampe kesasar ke kafe lain !" kata Rio mengingat kan.


" Lo pikir gua nenek moyang lo yang udah pikun . Gua itu masih muda dan pikiran gua juga masih fresh kali " kata Ken sembari melanjutkan langkah kaki nya .


" nyenyenyenyenye di bilangin ngeyel banget " kata Rio lalu mengikuti langkah Ken ke dalam apartemen.


Seperti itu lah hubungan antara Rio dengan Ken ketika berada di luar kantor. Mereka akan bersikap layak nya kucing dan anjing yang terus saja berdebat tanpa henti.


Tapi ketika mereka sedang di kantor, jangan harap ada canda tawa diantara mereka. Karena mereka akan bersikap layaknya robot yang terus bekerja tanpa henti.


Malam hari .


Sedari tadi siang Kim tidur begitu nyenyak sampai tak sadar bahwa ia tidak berada di dalam rumah nya melainkan apartemen milik Ken.


" Tunggu dulu ini dimana ?" tanya Kim baru sadar sembari melihat sekeliling.


" apa jangan jangan gua di culik lagi ? Oh my Gosh !!!" kata nya panik .


Dengan cepat Kim pun turun dari tempat tidur dan berlari sekencang-kencangnya kearah pintu dan akhirnya ia keluar.


" Tolong gua di culik !!!! " teriak Kim kencang sembari berlari layak nya orang yang habis melihat setan.


" Tolong Tolong !!! " teriak nya lagi sambil menggedor-gedor pintu apartemen yang terkunci itu.

__ADS_1


Ceklek


Pintu tiba tiba terbuka. Kim yang sedari tadi bersandar ke pintu pun akhirnya jatuh.


" aduh bibir ku yang malang" kata Kim lalu berdiri dan mengusap bibir nya yang tak sengaja mencium lantai .


" Lo kenapa harus teriak teriak sih , Buat bising aja " kata Ken menatap Kim tajam.


" eh om Tampan . Tolongin Kim dong , Kim mau pulang. Kim tadi di culik trus di masukkan ke dalam ruangan itu " Adu Kim lalu menunjuk ke arah sebuah ruangan.


" nih apartemen gua ! kalau Lo mau pulang , pulang aja gih Sono . Gua muak nengok muka Lo !" usir Ken sembari berjalan masuk .


"apartemen?? Om Tampan?? Tapi sejak kapan gua disini ?? ah masa bodoh lah yang penting gua bisa sama om Tampan ." gumam Kim kesenangan sembari berlari kecil menyusul Ken .


"kenapa masih di sini ? kata nya mau pulang ! " kata Ken sembari menatap Kim dengan sinis.


"hehehe gak jadi om. Oh ya ngomong ngomong ini apa? " tanya Kim sembari menunjuk sebuah makanan yang tampak aneh .


" itu tangan manusia. Kalau Lo mau , makan aja. Lagian itu bagus buat anak remaja seperti Lo. Ya hitung-hitung nambah stamina gitu " kata Ken jahil kepada Kim .


"apaaaaa !! " teriak Kim ketakutan lalu segera berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan beberapa cairan.


Ken yang melihat nya pun langsung tertawa lepas melihat kepolosan gadis itu.


Bagaimana kelanjutan ceritanya??


Jangan lupa like vote serta komen ya guys...

__ADS_1


Biar author semangat ngelanjut ceritanya ☺️


__ADS_2