
Sesuai kesepakatan antara Ken dan Kim, Kim pun mulai membersihkan ruangan besar milik Ken. Walaupun mengalami sedikit kesulitan karena dirinya yang tidak terbiasa membersihkan ruangan sebesar ini, tapi Kim tidak lah putus asa demi mendapatkan maaf dari Ken.
Sampai pada akhirnya kegiatan Kim terhenti ketika ia menemukan sebuah album besar di dalam laci meja kerja Ken.
" nih album kayak nya keren nih, lumayan lah hitung hitung nyari aib orang" gumam Kim dengan senyum menyeringai.
Karena penasaran, Kim pun mulai membuka album tersebut. Tidak ada yang aneh dari album itu. Namun pada akhirnya Kim pun menemukan sebuah kejanggalan. Terdapat sebuah foto seorang wanita yang ia ketahui bukan anggota keluarga Wesly Celgon.
" nih perempuan cakep amat dah. Kira kira dia siapa nya keluarga Celgon ya?" tanya nya bingung pada dirinya sendiri.
ceklek.
Pintu ruangan itu tiba-tiba terbuka. Kim yang terkejut langsung menjatuhkan album yang berada di tangan nya itu.
" Sedang apa kau di situ?" tanya Ken dengan nada dingin.
" Kan tadi om nyuruh aku buat bersihin ruangan ini , pake nanya lagi. Lagian ya om , kalau mau masuk itu biasakan ucapin salam dulu , ini gak main masuk aja" nasehat Kim kepada Ken.
" ngapain gua harus ngasih salam . Nih ruangan punya gua. Suka suka gue dong masuk kapan aja." jawab Ken dengan ketus.
__ADS_1
" Iya juga ya. Kok gue jadi ketularan gak ada akhlak kayak nih om om." kata nya dalam hati.
Kim yang sedari tadi bengong tanpa sadar kini Ken tengah berada tepat di depan diri nya.
"Minggir !! " kata Ken sambil menarik Kim agar menjauh dari nya. Namun Kim tidak lah bodoh. Pada saat ia hampir terjatuh, dengan sigap Kim pun menarik kemeja hitam milik Ken yang menyebabkan mereka terjatuh bersama.
Bugghh
Keduanya pun terjatuh dalam posisi yang begitu i*t*m . Kim yang berada di bawah sedangkan Ken berada diatas tubuh Kim. Tidak ada jarak diantara mereka yang membuat bibir kenyal keduanya menempel sempurna.
Entah dorongan dari mana, Ken mulai menghisap bibir kenyal milik Kim. Yang lebih parah nya lagi, Kim tidak menolak apa yang sudah di lakukan Ken pada bibir nya. Justru ia pun mulai menikmati ciuman indah itu.
Ciuman itu semakin lama semakin panas dan membuat kedua nya merasakan sensasi yang berbeda.
Pintu ruangan itu kembali terbuka. Dan memperlihatkan seorang pemuda tampan yang tak lain adalah Rio. Rio yang melihat bos nya itu sedang asik berciuman, dengan sigap langsung menutup pintu ruangan itu dengan kencang. Kedua insan yang sedang memadu kasih itu pun akhirnya tersadar dengan apa yang terjadi.
"Aduh ciuman pertama ku." keluh Kim sambil memegang bibir nya yang basah akibat ciuman panas tadi.
" ciuman pertama nya. Pantas saja manis." kata Ken dalam hati . Tanpa sadar dirinya bahkan mengeluarkan senyuman manis milik nya saat mengingat kejadian tadi.
__ADS_1
" Om harus tanggung jawab." kata Kim sambil berkacak pinggang dan menatap Ken dengan tajam.
" kenapa aku harus tanggung jawab, itu hanya lah sekedar ciuman. Tidak lebih !!" kata Ken santai sembari melihat Kim dengan tatapan datar. Kim yang mendengar nya pun menjadi kesal setengah mati melihat makhluk yang ada di depan nya ini.
" Pokoknya Om harus tanggung jawab. Titik kagak pake koma apapun !" Kata Kim lagi dengan tegas .
" Atau Om mau aku bongkar kejadian itu kepada seluruh dunia, agar mereka tahu bahwa om sudah melecehkan seorang anak sekolah , hmmm??" goda Kim sambil menatap Ken dengan senyuman jahil nya.
Ken yang mendengar nya pun menjadi kesal. Bisa bisa nya diri nya diancam oleh seorang anak kecil. Yang lebih parah nya lagi , jika seluruh dunia tahu tentang kejadian itu,bisa bisa dirinya akan di katakan pedofil nanti nya. Oh My God ?? Mau di taruh di mana muka tampan nya ini??
" Sekarang apa yang kau mau ?" tanya Ken pasrah kepada Kim.
" Gampang kok om , Kim cuman mau jadi Sugar Baby nya om. Kim juga janji , Kim gak bakalan ganggu om kerja kok. Kim cuman ingin sering sering main kesini " jawab Kim enteng sembari menampilkan senyuman manis nya yang memperlihatkan gigi putih milik nya.
" apaaaaa !! " teriak Ken begitu kencang .
" Aduh om jangan teriak teriak dong, bising tau. Tenang aja om, Kim kan dah janji gak bakalan ganggu om kerja. " kata Kim lagi dengan santai tanpa memperdulikan Ken yang tampak kebingungan dengan ucapan Kim tersebut.
Bagaimana kelanjutan cerita nya?? Apakah Ken Mau menerima persyaratan yang di ajukan Kim kepada diri nya?? atau justru menolak Kim dan membuat sang empedu berbuat nekat??
__ADS_1
Jangan lupa like, vote serta komen ya guys..
Biar author semangat ngelanjut cerita nya ☺️