
2 bulan berlalu
Selama dua bulan ini Arya telah memindahkan keluargannya ke Mansion miliknya supaya lebih aman dari ancaman musuh.
Andi juga ikut tinggal di Mansion milik Arya karena Arya takut Ani juga ikut menjadi sasaran musuh.
Selama dua bulan ini juga Arya setiap akhir pekan selalu berlatih di dongeon agar lebih kuat.
Arya juga sudah membuka dua cabang restoran sesuai saran sistem dan perkembangan The Kings juga sangat sangat pesat.
Kini total anggota The Kings ada 20.000 orang dan kini markas besar berpindah ke tempat yang lebih besar karena anggota juga bertambah banyak.
Rata rata anggota The Kings adalah anak jalanan yang di buang keluarganya dan memilih masuk The Kings karena kemauan sendiri tanpa paksaan siapapun.
Geng Black Rose juga sudah bangkit kembali bahkan kini kekuatannya sudah meningkat dari sebelumnya.
"Aduh capeknya hari ini!" ucap Arya keluar kamar mandi.
Arya baru selesai melakukan latihan di dongeon tingkat sedang.
"Mana hadiahku Ren?" tanya Arya.
[Selamat tuan berhasil menyelesaikan dongeon tingkat sedang!
Mendapatkan:
100.000.000.000.000 Exp
150 Poin Status]
"Status." ucap Arya.
Status
Nama: Arya Wiguna
Usia:18
Title: Ketua Geng The Kings, Pemilik Sistem
Job: Assassin, Master Strategi
Level:555 (19/100.090.000.000.000.100)
STR: 552
AGI: 440
DEF: 320
LUC: 75%
Poin Status: 750
Beladiri:
-Karate
-Taekwondo
-Muaythai
Teknik:
-Teknik Pedang Kuno
-Teknik Tangan Kosong Kuno
Jurus:
-Pedang Naga Api
-Hujan Pedang Petir
-Tinjuan Maut
-Tusukan Pemusnah
-Dinding Pelindung
Poin Sistem: Unlimited
Kekayaan:
-Rp 551.108.501.100.000
-700 Batang Emas
Inventori:
-Pedang Hitam
-Katana Merah
-Pedang Naga
-Dager Kematian
-Topeng Hannya
-12 tiket gacha
-10% diskon shop
-50% diskon shop
-8 kotak Misteri
-7 kotak emas
-10 kotak Perak
\=>Saham
\=>Properti
\=>Shop
\=>Gacha
Versi sistem 10.0
"Tambahkan 300 pada kekuatan, 225 pada kecepatan dan 225 pada pertahanan. Serta buka semua kotak hadiah yang aku punya." ucap Arya.
[Berhasil menambahkan poin sistem!]
[Membuka semua kotak hadiah yang ada!
Membuka 10 kotak perak mendapatkan:
4 pasang Harimau Jawa
Uang Rp500.000.000.000
Tiket gacha 10×
Diskon 50% di semua toko
Lahan 100 hektar di Wonogiri
100 ekor sapi Ongole jantan BB 800kg keatas
5 pasang singa Asia
100 hektar tanah di Tasik
5 Pedang tingkat menengah
10 pasang belati tingkat menengah
Membuka 7 kotak Emas mendapatkan:
25 pasang badak putih utara
200 hektar tanah di Kalimantan Selatan
__ADS_1
7 pasang harimau Sumatera
100 hektar tanah di Sumatera Selatan
500 sapi limousin asli Australia BB 900kg keatas
Sebuah peternakan sapi sebesar 150 hektar di Yogyakarta
5 ekor Hiu Putih
Membuka 8 Kotak Misteri mendapatkan:
100% Saham Draf Group
100% Saham Swis Group
Mobil Nissan Skyline GTR R34
Villa Mewah Di Puncak
Anjing German Shepherd betina umur 5 bulan
Perusahaan yang bergerak di bidang komunikasi
50 poin Status
Rp100.000.000.000.000]
"Status." ucap Arya mencoba untuk mencerna hadiah yang sistem berikan.
Status
Nama: Arya Wiguna
Usia:18
Title: Ketua Geng The Kings, Pemilik Sistem
Job: Assassin, Master Strategi
Level:555 (19/100.090.000.000.000.100)
STR: 552
AGI: 440
DEF: 320
LUC: 75%
Poin Status: 50
Beladiri:
-Karate
-Taekwondo
-Muaythai
Teknik:
-Teknik Pedang Kuno
-Teknik Tangan Kosong Kuno
Jurus:
-Pedang Naga Api
-Hujan Pedang Petir
-Tinjuan Maut
-Tusukan Pemusnah
-Dinding Pelindung
Poin Sistem: Unlimited
Kekayaan:
-700 Batang Emas
Inventori:
-Pedang Hitam
-Katana Merah
-Pedang Naga
-Dager Kematian
-Topeng Hannya
-22 tiket gacha
-10% diskon shop
-50% diskon shop
-50% diskon di seluruh toko
\=>Saham
\=>Properti
\=>Shop
\=>Gacha
\=>Hewan Peliharaan
Versi sistem 10.0
"Apa ada misi baru Ren?" tanya Arya yang mulai menyadari maksud sistem memberi hadiah hewan punah dan lahan yang sangat luas.
[Benar! misi sistem kali ini adalah tuan harus bisa mengembangbiakkan hewan yang sistem berikan agar bisa dilihat lagi oleh orang orang dan bisa menjadi pengalaman baru bagi tuan]
"Apakah ada hadiahnya?" tanya Arya.
[Untuk misi kali ini tidak ada hadiah dan tidak ada hukuman. Sistem hanya berharap tuan bisa mengembangbiakkan hewan diatas menjadi puluhan ribu dan kembali eksis seperti dulu lagi]
"Baiklah aku akan berusaha semaksimal mungkin." ucap Arya.
[Sistem juga sudah melepaskan semua hewan di tempatnya masing masing dan sistem juga sudah membuat penghalang bagi manusia agar tidak ada perburuan di lahan milik tuan]
"Baguslah kalau begitu, aku akan melihat kesana setiap tiga bulan sekali." ucap Arya.
"Oh ya dimana kau menempatkan 5 hiunya?" tanya Arya.
[Untuk hiu sistem masih simpan nanti tuan bisa membuat sebuah laut buatan yang bisa untuk eksekusi musuh tuan di masa depan]
"Kalau begitu keluarkan anjing betinanya." ucap Arya.
Tiba tiba muncul seekor anjing German Shepherd betina di depan Arya dan Ciko duduk.
"Woggg..woggg...grrrrr...." Ciko menggonggong sambil mengeram karena dimata dia anjing betina didepan tuannya adalah ancaman.
"Hey tenanglah ini adalah pasanganmu jadi jangan bermusuhan!" ucap Arya.
Ciko langsung diam dan duduk santai kembali seperti semula.
"Namamu adalah Cici." ucap Arya.
"Woggg..." Cici hanya menggonggong kecil.
Arya pergi ke dapur untuk menyiapkan makan dua anjingnya yang terlihat sangat lapar. Setelah memberikan makan dua anjingnya Arya langsung masuk kamar untuk tidur.
Keesokan harinya
Seperti biasanya Arya bingung pagi pagi untuk menyelesaikan misi dari sistem. Selesai mandi Arya langsung memasak untuk sarapan. Selesai makan Arya kemudian memberi makan dua anjingnya.
Setelah selesai Arya langsung berangkat ke kampus karena ada kelas pagi yang wajib di ikuti.
__ADS_1
Sesampainya di kampus Arya langsung memarkirkan motornya di tempat biasanya dia parkir. Selesai parkir Arya langsung berjalan menuju kelas dengan santai karena masih agak sepi.
'Ren siapa yang mengurusi peternakan ku di Jogja?' tanya Arya yang baru teringat.
[Sistem sudah membuka lowongan kerja untuk para petani sekitar dengan gaji yang lumayan dan yang sistem pilih adalah pekerja yang sudah berpengalaman dalam bidangnya]
'Syukurlah kalau begitu aku jadi lega.' ucap Arya.
Sesampainya di kelas Arya langsung duduk di tempat biasanya sambil bermain game di ponselnya. Arya selalu melakukan hal ini sembari menunggu tiga sahabatnya datang.
Tak lama Doni, Rizal dan Faris datang dengan pakaian rapi yang membuat Arya bingung.
"Tumben rapi!" ucap Arya.
"Wes, iya dong!" ucap Doni.
"Ada apa sih?" tanya Arya.
"Kamu belum tau kalau bakal ada mahasiswi baru yang masuk?" tanya Rizal.
"Emang masuk jurusan kita?" tanya Arya.
"Enggak sih." jawab Faris.
"Lah itu, orang bukan masuk ke jurusan kita kok kalian heboh sendiri!" ucap Arya.
"Sekali kali yak." ucap Doni.
"Hilih *****!" ucap Arya.
Mereka lanjut berbincang-bincang dengan di selangi canda tawa hingga dosen datang untuk mengajar mata kuliah.
.
.
.
.
Waktu istirahat datang, Arya dan tiga sahabatnya langsung berjalan menuju kantin karena sangat lapar.
Saat di kantin mereka langsung duduk di tempat biasanya yang ternyata Rosa dan yang lainnya sudah ada di sana duduk sambil makan siang.
"Tumben cepet." ucap Arya duduk di paling pojok.
"Kelas terakhir jamkos soalnya." jawab Rosa.
"Joni sama pacarnya belum keluar?" tanya Arya.
"Lagi pesen makan sama si Anggi juga." jawab Stella.
"Don biasa!" ucap Arya memberikan uang seratus ribu.
"Woke!" jawab Doni.
"Sekalian Don samain kayak Arya." ucap Rizal.
"Woke!" jawab Doni.
Doni dan Faris pergi membeli makanan yang dititipkan Arya dan Rizal serta membeli makanan untuk dirinya sendiri.
"Eh kenalin ini Desti mahasiswi baru yang jurusannya sama kaya aku dan Rosa." ucap Stella.
"Kenalin aku Rizal." ucap Rizal.
"Desti, salam kenal." jawab Desti.
"Arya." ucap Arya mengulurkan tangannya.
"Desti salam kenal." jawab Desti menjabat tangan Arya.
Saat itu juga Arya merasakan sesuatu yang familiar dengan perasaan saat itu.
[Hahahaha tuan ternyata jodoh Anda ada di depan mata!]
Arya hanya mengabaikan omongan sistem dan kembali bermain game di ponsel.
Tak lama Doni dan yang lainnya datang dengan membawa nampan yang diatasnya terdapat makanan dan minuman.
"Makasih Don!" ucap Arya.
"Yoi santai!" ucap Doni.
Kring..kring..kring..
Ponsel Arya berbunyi dan menampilkan foto Draco disana.
"Hallo ada apa?" tanya Arya.
"Bos Keny mendapatkan informasi jika nanti malam geng motor Cobra akan menyerang markas besar Black Rose. Jadi dia ingin meminta persetujuan bos untuk memusnahkan geng itu lebih cepat." jawab Draco.
"Sebentar aku tanya Doni dulu." ucap Arya.
Arya membisikkan sesuatu pada telinga Doni yang ada di sampingnya.
"Percepat saja, nanti aku kasih tau Mama tentang masalah ini." ucap Doni.
Arya mengangkat jempolnya dan menjawab iya pada teleponnya.
"Ya nanti malam tunggu aku di tempat biasa." ucap Arya.
"Oke bos!" ucap Draco.
Setelah menutup teleponnya Arya langsung memakan makanannya dengan santai.
Kring..kring..kring..
Tak lama setelah Arya selesai makan ponselnya berbunyi kembali dan menampilkan foto ayahnya.
"Hallo ada apa yah?" tanya Arya.
"Arya Putri sama Ani diculik geng motor!!!!" teriak Arif panik.
Arya langsung tegang dan emosinya memuncaki puncak paling tinggi selama ini. Arya terdiam sejenak karena menenangkan pikiran yang sangat kacau.
"Ayah tenang saja malam nanti mereka akan pulang." ucap Arya dingin.
"Ayah pegang kata katamu Arya!" ucap Arif penuh penekanan.
Arya menutup teleponnya dan menghubungi Keny.
"Hallo bos ada apa?" tanya Keny.
"Kau sudah membuntuti mobil yang membawa dua adikku?" tanya Arya dingin sedingin dinginnya.
"Ini aku sedang membuntutinya bersama 20 orang anak buahku." jawab Keny.
"Jangan sampai lepas dan pastikan dua adikku tidak terluka sedikitpun." ucap Arif.
"Siap!!!" jawab Keny dengan tegas.
Rizal dan Doni yang ada di samping Arya menjadi ketakutan karena secara tidak sadar Arya mengeluarkan aura kematian yang sangat pekat.
"Putri dan Ani di culik, nanti malam kita kepung markasnya." bisik Arya pada Doni.
Doni ikut emosi mendengar bisikan Arya, Doni dan Rizal sudah menganggap Putri sebagai adik kandung mereka dan jika ada masalah yang menyangkut Putri mereka tidak akan pernah memberikan ampun pada musuh.
"Kenapa by?" tanya Stella.
"Nanti malam kita gak jadi jalan ya by besok aja soalnya ada masalah mendadak." jawab Doni.
"Ya udah gak papa." ucap Stella.
"Kita juga besok saja ya jalan jalannya sayang." ucap Rizal yang sudah paham dengan situasi saat ini.
"Iya gak papa aku juga lagi males jalan hari ini." ucap Rosa.
Arya mengirimkan pesan pada Joni dan Faris tentang rencana malam nanti. Memang Joni dan Faris sudah masuk ke dalam geng The Kings dua bulan lalu dan kini mereka sudah bisa mengimbangi murid Draco yang berada di tingkat GrandMaster 3.
Desti sedari tadi hanya diam memperhatikan sikap semua teman barunya terutama Arya yang Desti sukai.
'Sikapnya mudah berubah ya ternyata.' batin Desti.
Waktu istirahat selesai, mereka semua kembali ke kelas masing-masing.
__ADS_1