System Tertinggi

System Tertinggi
21


__ADS_3

Alex melihat gerbang memasuki kota didepannya,kota itu merupakan ibukota tempat istana kekaisaran Wooden berada,dan dimana dia akan menemukan keluarganya.


Alex turun dari langit,karena dia lebih baik berjalan agar tidak menarik perhatian orang lain,dia juga tidak mau menjadi perhatian bagi orang lain.


Berjalan kearah gerbang dari tempatnya turun tadi,dia melihat 2 penjaga sedang mengecek identitas orang yang ingin memasuki kota.


Dia lupa kalau dia tidak mempunyai bukti identitasnya,karena tubuh ini saat diculik tidak membawa apapun sebelumnya,tapi dia juga melihat tidak mempunyai identitas dan disuruh membayar untuk memasuki kota.


Alex yang melihat itu menukar pointnya dengan koin emas,karena didunia ini mata uang sendiri dibagi menjadi tembaga,silver,dan emas.


Dia hanya menukar 100 Point saja untuk mendapatkan 1000koin emas yang menurutnya lumayan banyak.


Dia menghampiri penjaga itu,tapi sebelum dia bisa berbicara atau melakukan apapun.


"Memberi hormat kepada pangeran ketiga"Ucap penjaga itu membungkuk kearah dirinya.


Orang orang yang sedang mengantri mengalihkan perhatiannya kepadanya,dan langsung berbisik bisik diantara mereka.


Alex terdiam melihat penjaga itu mengenali dirinya,padahal dia sudah bersiap untuk membayar agar dibiarkan masuk kedalam kota,tapi karena nasi sudah menjadi bubur dia hanya pasrah karena menjadi pusat perhatian.


"Aku dengar pangeran ketiga diculik sebelumnya"


"Iya aku juga mendengar hal seperti itu".


Alex hanya mengabaikan gosip disekitarnya, dan hanya menatap penjaga itu dengan tatapan muram.


"Antar aku keistana,aku tidak ingin ada yang menggangguku dalam perjalanan"Perintah Alex,apalagi dia sudah menjadi pusat perhatian pasti ada saja orang yang ingin menganggunya nanti.


Penjaga itu berkeringat dingin melihat tatapan muram Alex,mereka tidak tahu apa kesalahan mereka,karena mereka hanya memberi hormat,apakah memberi hormat salah?pikir mereka.


Wosshhh..


Tiba tiba seorang pria muncul didepan Alex.


"Tidak perlu pangeran,biarkan mereka tetap melanjutkan pekerjaan mereka,dan biarkan aku yang akan mengantarkan pangeran"Ucap pria itu tersenyum.


"Kamu?"Tanya Alex penasaran.

__ADS_1


"Nama kode saya gagak,pangeran bisa memanggil saya seperti itu,dan saya merupakan penjaga pribadi ibu pangeran,ibu pangeran sebelumnya menyuruh saya untuk menyambut kedatangan pangeran di gerbang kota"Gagak menjelaskan kepadanya.


Alex mengangguk,dia juga tahu pasti ibu dan ayahnya mempunyai penjaga pribadi mereka.


"Pimpin jalan"Ucap Alex tenang.


"Mari pangeran"Gagak berjalan terlebih dahulu didepan.


Alex hanya mengikuti dibelakangnya dengan non melilit disekitar lehernya menggunakan tangkai kayunya seperti kalung dilehernya.


"Jadi apa yang terjadi selama aku tidak ada?"Tanya Alex,dia ingin mendapatkan informasi dari mulut gagak,karena sebelumnya dia hanya tinggal di hutan,bertemu manusia lain juga mereka hanyalah penduduk desa yang tidak mempunyai informasi.


"Kekaisaran yang menculik pangeran sudah hancur,kekaisaran disekitar tidak berani lagi menatap kekaisaran kita dengan tatapan lapar,pertandingan pemuda sebelumnya dikekaisaran ini dimenangkan oleh pangeran kedua,pangeran pertama seminggu yang lalu pergi kekaisaran tetangga untuk melakukan pertemuan disana,organisasi pembunuh bayaran diselatan dikabarkan hancur"Ucap gagak berbicara sambil sesekali mengingat kejadian selama sebulan ini.


Alex terdiam mendengar banyak kejadian selama sebulan ini,tapi dia tidak begitu peduli,karena menurutnya semua tidak bersangkutan dengannya,kecuali kekaisaran yang sudah dihancurkan yang sebelumnya menculik dirinya.


"Apakah ibu sudah tahu kalau aku sudah sampai?"Tanya Alex lagi.


"Ibu pangeran sudah tau,karena banyak bawahan ibu pangeran selain saya memantau disekitar gerbang,dan saya yang ditugaskan untuk mengantar pangeran sampai ketempat ibu pangeran"Ucap gagak memberitahu.


"Hey udik,,,".


Tiba tiba ada yang menepuk bahunya dan memanggil dirinya udik,dia merasa aneh karena dia merasa kalau bajunya lumayan bagus dan seharusnya dia tidak dipanggil udik,dan juga dia merasa aneh karena ada yang membuat masalah dengan dirinya saat dia bersama penjaga pribadi ibunya.


Rey berbalik dan melihat pemuda gemuk dengan 2 pemuda kurus lainnya sedang menatapnya dengan tersenyum.


"Hey udik kamu dari desa mana?,dan apakah orang tua didepanmu merupakan sesepuh didesamu?"Tanya pemuda gemuk penasaran.


Rey melihat mata pemuda gemuk itu,tapi tidak ada tanda tanda pemuda itu mengejek atau menghinanya,tapi kenapa dia memanggilnya udik,itu yang membuatnya aneh.


"Kenapa kamu memanggilku udik?"Tanya Alex penasaran.


"Temanku memberitahu, kalau memanggil orang dari desa harus dengan sebutan udik"Tanya pemuda gemuk itu aneh.


Alex terdiam melihat pemuda gemuk yang gampang dibodohi ini,dia kemudian melihat kedua pemuda kurus disamping pemuda gemuk itu.


Tapi sebelum dia bisa bertanya.

__ADS_1


Wosshhhh.


Tangan pemuda itu dikunci dan dijatuhkan ketanah oleh gagak,kedua pemuda kurus itu langsung ketakutan saat melihat gerakan gagak,karena mereka tidak menyangka kalau pria tua itu merupakan orang yang kuat.


"Akhhhh,,,sakit,,sakit,,paman bisakah kamu melepaskanku,tanganku bisa patah kalau kamu memegangnya seperti itu"Pemuda gemuk itu berteriak kesakitan.


Pejalan kaki yang melihat keributan langsung memperhatikan mereka,karena para pejalan kaki sangat jarang menemukan keributan dikota yang merupakan tontonan hiburan bagi mereka.


Alex menghela nafas lelah,dia kemudian melihat kelangit. 'tidak bisakah aku kembali dengan tenang,aku merasa sangat lelah hari ini'.


"Gagak lepaskan,kamu cari tau saja kedua pemuda kurus itu yang mengajarkan pemuda gemuk bodoh ini,hancurkan mereka sesudahnya".


"Ayo lanjutkan perjalanan,kamu bisa mencari tahunya nanti,abaikan saja mereka terlebih dahulu"lanjutnya.


Alex melihat kalau gagak ingin menangkap dua pemuda kurus yang melarikan diri,selama mereka tinggal di kekaisaran ini dia tidak khawatir mereka melarikan diri,mungkin dalam beberapa saat gagak bisa menemukan mereka.


"Baik pangeran"Gagak langsung memimpin jalan lagi sambil melemparkan pemuda gemuk itu kesamping.


Mata Alex berkedut melihat perlakuan gagak terhadap pemuda gemuk itu,dia merasa kasihan dengan sigemuk bodoh itu.


Berjalan lagi,kali ini dia tidak menemukan hambatan apapun,dan tidak ada orang bodoh lainnya yang menghalangi jalannya.


Alex menghela nafas saat melihat istana didepannya.'Akhirnya'.


Akhirnya dia sampai juga dirumah,tapi dia melihat seseorang wanita menunggunya didepan gerbang istana,dia yang melihat itu menjadi sangat takut.


Dia tidak tahu kenapa dia sangat takut saat melihat wanita tersebut,dia tahu kalau wanita itu adalah ibunya,tapi yang membuatnya takut adalah senyuman ibunya saat melihat dirinya.


Alex berkeringat dingin melihat senyuman ibunya. 'brengsek kenapa aku sangat takut?'.


Setelah sampai didepan ibunya sebelum dia bisa berbicara atau melakukan penghormatan formal,ibunya menarik kerah bajunya dan menyeretnya kedalam.


Alex terdiam,dia juga tidak bisa melawan,dia juga tidak tahu mengapa tubuhnya tiba-tiba tidak bisa digerakkan.


Para penjaga dan gagak yang berada didepan berkedut melihat pangeran mereka diperlakukan seperti kucing.


Alex hanya pasrah saat ibunya menyeretnya,dia ingin menangis saat pelayan atau penjaga yang dia lewati melihat dirinya seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2