System Tertinggi

System Tertinggi
38.


__ADS_3

Dihotel.


Alex sudah menyampai hotelnya dengan orang orang dari kekaisarannya,kekaisaran croos tinggal dihotel sebelah mereka.


Dikamarnya,ayahnya sedang melihatnya dengan mata menyipit. "Sekarang jelaskan kepada ayah kenapa kamu membuat taruhan seperti itu?,dan juga apabila John kalah apakah kamu ingin benar benar memberikan senjata tingkat seperti itu dari perbendaharaan kekaisaran?".


Alex mengangkat bahu dan menjawab. "Aku hanya ingin membantu John untuk berbaikan dengan Nuna,soal taruhan ayah tidak perlu khawatir karena aku mempunyai tombak peringkat (C) untuk diberikan apabila Logan memenangkannya."


Alex sudah bersiap sebelumnya,dia mengeluarkan tombak peringkat (C) yang dia beli dari toko system dengan seluruh warnanya yang hitam dari cincin penyimpananannya.


Ayahnya heran melihat dirinya mempunyai tombak tingkat (C). "Darimana kamu mendapatkannya?,apakah kamu mencurinya dari seseorang?".


"Tidak,aku menemukannya saat berada dihutan"Jawab Alex menggelengkan kepalanya.


"Baiklah kalau kamu mempunyainya,ayah lega dengan itu,karena ayah tidak mau kamu mengingkari janjimu apabila kamu kalah,karena paman Albertmu merupakan teman baik ayah,kalau kamu tidak mempunyainya aku berniat memberikanmu tombak tingkat (C) yang ada dipebendaharaan kekaisaran nanti untuk membayar taruhan"Ucap ayahnya menjelaskan.


"Tidak perlu khawatir ayah,aku akan melakukan sesuatu apabila aku mampu"Ucap Alex tersenyum.


"Baguslah kalau kamu seperti itu,kalau begitu ayah akan kembali kekamar ayah terlebih dahulu,kamu istirahatlah sampai pertandingan kakakmu dengan logan nanti kalau kamu ingin menonton,kalau tidak, kamu bisa memberikan tombak itu kepada ayah apabila Logan memenangkannya ayah akan memberikannya kepadanya"Ucap ayahnya.


"Aku akan menonton,karena aku yang mengajukannya sebelumnya,bagaimana aku tidak datang"Ucap Alex mengangguk.


Ayahnya mengangguk dan keluar dari kamarnya.


Dia menghela nafas dan memasukan kembali tombak itu kedalam cincin penyimpanannya


Dia kemudian kembali kedunia pribadinya,karena dia belum mengecek kondisi slimenya.


Setelah sampai didunia pribadinya dia langsung memasuki rumahnya,didalam dia hanya melihat Erika,dia hanya mengabaikannya dan berjalan kearah kamarnya.


Erika yang melihat Alex mengabaikannya merasa sedih,karena sudah 2 hari Alex mengabaikannya,dan hanya berbicara saat dirinya bertanya,itu juga dengan jawaban Alex yang singkat.


Didalam kamarnya dia melihat ketiga slime itu masih berhibernasi,tapi dia melihat kalau slime itu warnanya mulai berubah,dia juga tidak tahu yang mana Bi,Bu,Bo sekarang karena sebelumnya juga dia tidak tahu karena warna mereka sama.


Sekarang warna mereka sendiri,mempunya corak,merah,biru,dan,hijau tua,dia tidak tahu apa arti dari perbedaan warna warna tersebut,jadi dia bertanya kepada systemnya. "System kenapa warna mereka berubah,apa maksud dari warna-warna ini?"

__ADS_1


[Ketiga slime host mendapatkan kekuatan elemen baru,yang berwarna merah merupakan elemen api,Hijau tua merupakan tanah,dan berwarna biru merupakan air].


Mendengar jawaban systemnya dia mengangguk,nanti ketiga slimenya bisa menyerang menggunakan element baru mereka,karena sebelumnya mereka hanya menggunakan tubuh lentur mereka yang bisa berubah menjadi apa saja,dan hanya mempunyai skill penyembuh sebelumnya.


"Yah karena mereka tidak apa-apa aku akan kembali lagi kehotel"


Alex langsung menghilang dari kamarnya,dia tidak mau keluar terlebih dahulu dari rumahnya sebelum kembali kehotel,karena diruang tamu ada Erika yang sedikit dia hindari.


Kembali kehotel,dia keluar dan tidak beristirahat seperti yang ayahnya suruh,karena dia ingin sedikit berjalan jalan dikota.


Saat dia membuka pintunya dia melihat John didepan pintunya dengan tangan mengangkat seperti mau mengetuk pintunya. "Ada apa kamu kemari?".


"Aku mau berterimakasih karena kamu membantuku,tapi apakah kamu bisa membayarnya bila aku kalah?,karena ini hanya pertandingan persahabatan tidak mungkin aku menggunakan seluruh kekuatanku seperti pertarungan hidup dan mati"Ucap John khawatir.


"Tidak usah khawatir,aku sudah bilang kepada ayah,kalau kamu kalah nanti dia akan membayarnya"Ucap Alex membawa nama ayahnya, karena dia tidak mungkin bilang kepada John kalau dia yang akan membayarnya,mungkin John akan banyak bertanya nanti yang membuatnya pusing.


"Aku lega kalau seperti itu"Ucap John menghela nafas lega.


"Kamu mau kemana?,tumben kamu ingin keluar dari kamarmu?"Tanya John mengalihkan topik,dan juga dia penasaran karena Alex jarang keluar dari kamar dimanapun dia berada.


"Aku ingin berjalan-jalan dikota,apakah kamu mengetahui kota ini?,kalau kamu mengetahuinya kamu bisa menjadi pemanduku sebagai imbalan karena aku membantumu"Ucap Alex tersenyum.


".."


"Bagaimana kamu bisa mendapatkan Nuna kalau kamu masih seperti itu,aku tahu maksud tempat bagus yang kamu ucapkan,distrik lampu merah bukan?"Ucap Alex mengejek.


"Aku mulai menyesal membantumu sebelumnya"Lanjutnya.


John panik dan menggelengkan kepalanya. "Tidak,aku sudah berjanji tidak kembali ketempat itu tadi kalau aku bisa makan bersama Nuna,"


Alex mengangguk.


"Kalau begitu ayo,kita akan berkeliling kota,kamu minta izin keayah terlebih dahulu supaya ayah tidak mencari kita nanti"Ucap Alex menyuruh John.


John hanya menghela nafas saat Alex menyuruhnya,dia merasa kalau Alex adalah kakaknya dan bukan dirinya,dia kemudian berjalan kearah kamar ayahnya.

__ADS_1


Alex hanya menunggu didepan pintu kamarnya sampai John mendapatkan izin dari ayahnya.


Setelah beberapa saat John kembali dan mengangguk menandakan mereka disetujui oleh ayahnya untuk berkeliling kota.


Mereka keluar dari hotel berdampingan,didepan hotel mereka kebetulan melihat kesebelah hotel mereka ketempat hotel kekaisaran croos menginap.


Mereka berdua melihat Logan dan Nuna juga keluar dari hotel mereka,Logan dan Nuna juga melihat kearah mereka,mereka saling bertatap-tatapan saat mata mereka bertemu.


".."


"Kebetulan macam apa ini?"Gumam Alex terdiam.


"Halo kakak Nuna dan kakak Logan,apakah kalian ingin berjalan-jalan dikota juga?"Alex mengubah wajahnya dengan cepat dan menyapa mereka.


Nuna menganggukan kepalanya dan menjawab . "Iya kita ingin berjalan-jalan dikota untuk melihat,apakah kalian juga ingin berjalan-jalan?".


Alex mengangguk dan menjawab. "Iya,apakah lebih baik kita berjalan bersama?,kurasa semakin banyak orang semakin baik bukan?".


John hanya menatap Nuna dengan tatapan rindu.


Sedangkan logan,dia hanya diam mengamati dirinya,dia juga tidak tahu apakah logan berbelok arah atau tidak,tapi tatapannya membuat dirinya sedikit tidak nyaman.


"Kakak logan kenapa kamu menatapku seperti itu,aku merasa tidak nyaman"Ucap Alex canggung.


"Aku tahu kamu kuat,benarkan?"Ucap logan bertanya.


Nuna hanya menatap Alex dengan heran,karena ini kedua kalinya kakaknya menilai Alex dengan sangat tinggi.


"Tidak,aku hanya mempunyai level rendah,kalau tidak percaya tanya saja kepada kakakku John"Ucap Alex menggelengkan kepalanya.


"Tidak perlu,jangan menyembunyikannya terlalu dalam,mungkin kamu akan hidup dalam ketakutan nantinya"Ucap logan tiba-tiba.


Mereka bertiga tercengang mendengar ucapan logan,tapi Alex mengerti maksudnya,karena sebelumnya dia diculik dan tiba-tiba mendapatkan kekuatan,mungkin logan mengira dia menyembunyikan kekuatannya untuk mengelabui orang lain dan melakukan serangan mendadak saat ada orang yang ingin menculiknya lagi nanti.


"Ayo kita berjalan,karena malam aku ada pertandingan dengan John"Ucap Logan canggung saat mereka mentapnya seperti itu,dia langsung jalan, karena dia juga merasa malu mengucapkan kata-kata seperti itu.

__ADS_1


Alex dan John saling bertatapan dan mengangkat bahu setelahnya,Nuna juga sudah berjalan setelah Logan berjalan terlebih dahulu.


Mereka berdua kemudian mengikuti kedua orang itu berjalan untuk menjelajahi kota.


__ADS_2