
Slash..
Bilah angin langsung muncul saat ayahnya menyerang monster itu menggunakan pedangnya,terlihat juga angin tajam disekitar tebasan itu.
Elang itu bermanuver menghindari serangan itu.
"Manusia memang tidak tahu malu"Ucap elang itu mengejek,saat dirinya berhasil menghindari serangan tiba-tiba ayahnya.
Ayahny tidak peduli dengan ejekan elang itu dan hanya terus menyerang menggunakan pedangnya.
Tebas..Tebas...
Tebasan tebasan yang dibuat ayahnya meluncur kearah elang itu,elang itu kemudian mengepakan sayapnya,dan dari kepakan sayapnya angin seperti tornado keluar disekitar elang itu,tebasan pedang mengenai angin tornado dan langsung menghilang seketika.
Ayahnya mengreyitkan alisnya melihat elang itu bisa menggunakan skill seperti itu,apalagi angin tornado itu lumayan kuat menurutnya.
"Kamu sudah bermutasi?"Ayahnya bertanya penasaran
"Haha,apakah kamu takut sekarang?"Elang itu tertawa menjawab.
"Tidak,karena dengan seperti itu pertarungan akan menjadi semakin menarik"Ayahnya tersenyum.
Elang itu yang mendengar jawaban ayahnya tampak merasa terhina,dia langsung meluncur kearah ayahnya dan menggunakan cakarnya untuk menyerang.
Traang..
Ayahnya menangkis cakar itu menggunakan pedangnya,terlihat juga ayahnya sangat kuat karena tidak mundur dari serangan itu.
Alex yang melihat pertarungan ayahnya diatas hanya menggelengkan kepalanya,karena tampak ayahnya belum menggunakan semua kemampuannya.
Kemudian dia mengalihkan perthatiannya kepada elang yang menyerang kelompok penjaga dan peserta turnamen.
"Tekan"Alex menggunakan kemampuan manipulasi gravitasinya kepada elang elang disekitarnya.
Semua elang yang terkena kemampuannya langsung terjatuh karena merasa tekanan ditubuh mereka meningkat.
Alex kemudian membuat peluru gravitasi dari tangannya mengarahkan kearah para elang yang terjatuh.
Jleeb..
Tubuh para elang langsung tertembus peluru gravitasinya,mereka tidak bisa menghindar karena dia menekan mereka menggunakan gravitasinya.
[Ding!].
'matikan notifikasinya,dan beritahu bila urusan disini sudah selesai'Sebelum systemnya sempat memberikan pemberitahuan Alex memerintahkan systemnya untuk mematikan notifikasi.
[Baik host]
__ADS_1
Alex mengeluarkan pedang darah dari inventorinya dan menebaskan kearah gerombolan elang dari jauh.
"Tebasan melengkung"Gumam Alex menebaskan pedangnya.
Slash...
Terlihat dunia disekitarnya sedikit melengkung saat dia menebaskan pedangnya dengan campuran elemen gravitasi.
Brakkkh..
Elang yang terkena tebasan pedangnya langsung hancur menjadi kabut darah.
Orang orang didek kapal melihatnya seperti melihat monster karena mempunyai teknik menakutkan.
Ayahnya yang sedang bertarung juga tercengang saat melihat Alex menggunakan tekniknya,karena dia juga yakin akan susah membuat dunia melengkung seperti itu dengan teknik biasa.
"Orang ini berbahaya,untungnya dia hanya mempunyai level rendah."Elang itu melihat kearah Alex dengan tatapan sedikit waspada.
Slash..
Elang itu menghindari serangan yang tiba-tiba saat dia memperhatikan Alex.
"Jangan mengalihkan perhatianmu,karena lawanmu adalah aku"Ucap ayahnya Alex.
Trang Trang Trang.
"Angin tornado"Elang itu menciptakan angin tornado menyerang ayahnya.
Ayahnya mendengus dingin melihat serangan elang itu. "Aku juga merupakan pengguna element angin,apa kamu kira aku tidak bisa membuatnya?".
Ayahnya langsung membuat angin tornado seperti yang dipunya pemimpin elang.
Booom.
Ledakan terjadi saat angin itu saling beradu,tiba tiba elang itu muncul dari ledakan tersebut didepan ayahnya.
Elang itu menyerang ayahnya menggunakan paruhnya untuk menusuk kearah ayahnya.
Mendengus,ayahnya menggunakan teknik gerakan dan menghindar kesamping,saat elang itu melewati ayahnya,ayahnya menebas elang itu.
Slasshh..
Darah memercik dari tubuh elang itu saat tebasan ayahnya mengenai tubuh elang itu.
"Hoh,tidak terbelah dan hanya mendapatkan luka dalam saja?,sepertinya tubuhmu sangat kuat"Ayahnya sedikit heran dengan ketahanan tubuh elang itu.
"Brengsek,aku akan membunuhmu"Elang itu menyerang ayahnya seperti orang gila.
__ADS_1
Ayahnya dengan tenang menghindari sambil sesekali membuat luka tebasan di tubuh elang tersebut.
Karena elang itu hanya fokus menyerang dan melupakan pertahanannya,dia mendapatkan banyak luka dari tebasan ayahnya.
"Yah kita akhiri disini atau aku akan terlambat dalam perjalanan"
"pedang raksasa"Ucap ayahnya menebas.
Slash!
Bilah pedang raksasa menyerang elang tersebut,elang tersebut yang melihat serangan mematikan tersebut merasa ngeri,dia berusaha menghindar,tapi dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya,dia melihat kebawah dan melihat tubuhnya diikat menggunakan tali dari element angin.
Dia berusaha melepaskan tali tersebut,tapi setelah berhasil melepaskan tali tersebut,bilah pedang itu sudah didepannya dan dia tidak bisa menghindarinya.
Sreettt...
Tubuh elang itu langsung terbelah menjadi dua,hujan darah juga tercipta saat elang itu terbelah menjadi dua.
Alex juga sudah selesai membunuh gerembolan elang disekitar dek kapal,dari membunuh banyak monster elang, levelnya juga naik menjadi level 190.
Para penjaga sedang membersihkan bangkai kapal yang dibunuh didek,mereka menyimpannya karena bangkai elang tersebut masih berguna untuk dijual atau dijadikan makanan,dan inti binatang tersebut juga berguna untuk membuat Pill.
"Darimana kamu mendapatkan teknik kuat itu?,teknik itu merupakan teknik tingkat B bukan?"Tanya John penasaran.
Alex hanya tersenyum tidak menjawab,tidak mungkin dia menjawab kalau semua tekniknya berada di tingkat A keatas,atau mereka mungkin tidak mempercayainya nanti.
Ayahnya turun setelah mengambil potongan tubuh pemimpin elang tersebut dan memasukan kedalam cincinnya.
"Kalian bisa mengambil setengahnya untuk kalian,dan sisanya kalian taruh di gudang kapal"Ucap ayahnya memberi perintah.
Para penjaga yang mendengar itu langsung senang,karena setengahnya dari elang tersebut bisa membuat mereka mempunyai koin emas yang banyak.
Ayahnya mengangguk kealex dan John. "Kerja bagus kalian,untuk Alex temui aku nanti didalam".
Ayahnya langsung masuk kedalam kapal saat mengatakan itu.
Alex hanya mengangkat bahu,karena dia tahu apa yang akan ditanyakan ayahnya nanti.
Mungkin ayahnya akan bertanya tentang tekniknya,atau tentang element yang dia punya,karena sebelumnya tubuh ini tidak memiliki element.
Yah dia juga melupakan untuk memberitahu keluarganya kalau dia mempunyai element sekarang.
"Hahahaha,lebih baik kamu memberitahu kepadaku sekarang,ayah juga pasti akan menanyakan tentang teknikmu nanti"Ucap John merangkul bahu Alex.
Alex menampar tangan John.
"Yah kamu bisa bertanya kepada ayah nanti saat aku sudah memberitahu ayah,mungkin ayah juga tidak akan memberitahumu"Alex mencibir.
__ADS_1
"Cih"decak John kesal,karena Alex tidak mau memberitahu tingkat berapa teknik bertarungnya.