
"Yo."
"Kenapa kamu mencariku?,tumben kamu mencariku tidak seperti biasanya"Ucap Alex kepada Gordon.
Dia melihat Gordon sedang menyerap energi untuk meningkatkan levelnya didepan rumah buatan milik Gordon,Gordon sebelumnya tidak mau tinggal bersama dirinya,dan hanya meminta izin untuk membuat tempat tinggal sendiri.
Gordon membuka matanya melihat Alex,dia kemudian membungkuk sedikit dan menyapa. "Tuan".
"Bukankah sudah kubilang untuk tidak membungkuk saat bertemu denganku?"Tanya Alex menyipit.
"Maaf tuan saya lupa"Ucap Gordon malu.
"Jadi kenapa kamu mencariku?"Tanya Alex ketujuan utama dia datang kesini.
"Aku ingin keluar dari sini tuan,karena disini tidak ada yang bisa aku lakukan, selain menyerap energi untuk meningkatkan levelku"Ucap Gordon sedikit mengeluh.
"Nanti,sekarang aku sedang dalam perjalanan kekaisaran lain,saat sudah sampai disana aku akan mengeluarkanmu"Ucap Alex.
"Terimakasih tuan"Ucap gordon berterimakasih.
"Apa hanya itu saja?"Tanya Alex,karena dia ingin kembali kekamarnya dikapal,dia melihat kalau John sedang berjalan kearah kamarnya.
"Itu saja tuan"Ucap gordon mengangguk.
Alex kemudian mengangguk. "Kalau begitu aku akan kembali dulu".
Tok..Tok..Tok...
Dikapal John mengetuk pintu kamar Alex,dan tidak lama kemudian Alex membukan pintu,setelah pintu terbuka John langsung memasuki kamar Alex dan duduk dikasurnya.
Alex berkedut,dia menghela nafas ,kemudian di menutup pintunya.bertanya. "Jadi kenapa kamu mencariku?"
"Tidak bisakah seorang kakak menemui adiknya"John menyeringai menjawab.
"Kalau begitu lebih baik kamu keluar,karena aku malas berbicara denganmu"Ucap Alex mencibir,sambil menyeret John keluar.
"Ayolah kamu tidak asik,baik baik lepaskan aku,aku akan memberitahu tujuanku menemuimu"Ucap John yang diseret oleh Alex.
Alex melepaskan agar John berbicara tujuannya.
__ADS_1
"Bisakah kamu menggantikanku untuk mengikuti turnamen?"Tanya John setelah dilepaskan oleh Alex.
"Alasannya?"Alex balik bertanya,karena tidak mungkin John melepaskan kursi pemain kepada dirinya,lagian masih ada 4 orang lagi selain dirinya yang mengikuti turnamen,kenapa tidak menyuruhnya menggantikan salah tau dari keempat itu?.
"Karena aku mendengar kabar baru, kalau ada pemuda mempunyai level 160 dari kekaisaran tingkat 2 lainnya, yang mengikuti turnamen nanti,aku juga tidak tega membiarkan 4 orang lainnya menggantikanku,karena mereka tampak bersemangat untuk mengikuti pertandingan,jadi aku mengalah dan bertanya kepadamu"Jawab John canggung.
"Bukankah aku bilang sebelumnya aku tidak tertarik?,kalau soal level nanti aku akan membantumu untuk meningkatkan levelmu."Ucap Alex.
Alex kemudian memindahkan 20 Pill peningkatan kedalam cincin spasial yang dia gunakan,kemudian dia memberikan John Pill itu.
"Makanlah,Pill itu bisa meningkatkan levelmu sampai level 165 dengan cepat,dan tidak mempunyai efek samping".
John kaget mendengar efek Pill itu,dia juga penasaran darimana Alex mendapatkannya.
"Darimana kamu mendapatkannya?,dan Pill tingkat berapa ini?"Tanya John penasaran.
"Hanya Pill tingkat 4,kamu tidak perlu tahu darimana aku mendapatkannya"Jawab Alex santai.
John berkedut mendengar Alex menyebut Pill tingkat 4 dengan hanya,karena dibenua ini Pill tingkat tinggi yang dibuat oleh alkemis disini hanya Pill tingkat 3,Pill tingkat 4-5 sendiri biasanya hanya ada di benua tengah dimana kakeknya berada.
"Sudah?,lalu kenapa kamu masih disini?"Ucap Alex.
"Tidak bisakah kamu sedikit menghormati kakakmu?"Tanya John mengeluh.
John tidak tersinggun dengan perkataan alex,dia hanya pura pura lesu saat Alex berbicara seperti itu.
"Tidak usah berpura-pura,kamu makanlah Pill itu dikamarmu cepat,karena aku tidak mau menggantikanmu karena kamu terlambat nanti saat menyerap Pill itu"Ucap Alex membukakan pintu.
John hanya mengangkat bahu dan berjalan keluar dari kamar Alex.
Bukk...
Pintu ditutup dengan keras oleh Alex saat John telah keluar dari kamarnya,dia malas berurusan dengan kakaknya yang satu itu,dia tahu alasan sebenernya John tidak ingin mengikuti turnamen karena dia ingin pergi kedistrik lampu merah di kekaisaran opex dan bersenang-senang disana,dia tahu karena sebelumnya dirinya memergoki John pergi kedistrik lampu merah dikekaisarannya secara diam-diam.
...
3 hari kemudian.
Tinggal 2 hari lagi sebelum mereka sampai di kekaisaran opex,saat ini dirinya sedang makan bersama John,dan ayahnya di ruang makan yang ada dikapal.
__ADS_1
Orang lain yang ikut disini termasuk penjaga atau orang yang mengemudikan kapal mempunyai ruang makan mereka sendiri.
Dering..Dering..
Saat sedang makan,Tiba tiba alarm dikapal berbunyi yang menandakan ada penyerangan,ayahnya dan John masih melanjutkan makan seperti tidak mendengar suara alarm tersebut.
Dirinya yang melihat mereka seperti itu juga mengabaikan alarm tersebut dan melanjutkan makannya juga.
Setelah selesai makan alarm masih berbunyi yang sedikit mengganggu Alex.
"Ayah kenapa kita tidak keluar?,bukankah ada penyerangan diluar?,suara alarm itu sangat menganggu"Tanya Alex mengeluh.
"Tidak perlu khawatir,paling cuman monster terbang yang menyerang,alarm terus berbunyi karena pelindung kapal ini sedang aktif,nanti saat para penjaga telah menyelesaikan penyerangan diluar alarm juga akan mati sendiri nanti jadi tahan saja"Ucap ayahnya santai.
Tok..Tok.Tok..
Tiba-tiba pintu ruangannya diketuk,ayahnya mengreyitkan alis,karena biasanya penjaga tidak akan mengetuk pintunya apabila mereka bisa menyelesaikannya.
"Masuk"Ayahnya berucap.
Penjaga masuk dengan wajah penuh keringat.
"Lapor yang mulia,diluar terjadi penyerangan sekelompok monster elang,tapi disana ada elang yang mungkin merupakan pemimpin mereka,pemimpin elang itu mempunyai level 250,saya melaporkannya karena kami sudah tidak sanggup menahan serangan kelompok elang diluar"Ucap penjaga itu langsung melapor kejadian diluar.
Sigh..
Ayahnya menghela nafas berdiri. "Baiklah ayo kita keluar,aku akan membunuh pemimpin elang itu,kalian selesaikan sisa elangnya nanti.
Alex dan John juga berdiri untuk membantu ayahnya,dirinya paling akan membunuh gerombolan elang selain pemimpin,dia tidak khawatir kepada ayahnya,karena ayahnya mempunyai level 300 lebih kuat dari elang itu.
Mereka keluar dari ruang makan,saat sampai didek,Alex melihat para penjaga sedang bertarung dengan gerombolan elang,terlihat juga para peserta yang mengikuti turnamen juga ikut membantu.
Kemudian dia melihat keatas lebih tinggi,karena disana ada elang dengan panjang 5meter dengan lebar kepakan sayapnya sepanjang 10meter yang sangat besar menurutnya.
Dia juga tidak tahu apakah elang itu sudah bermutasi dan berevolusi,kalau elang itu sudah bermutasi dan berevolusi,mungkin ayahnya sedikit kesulitan untuk melawan elang tersebut.
Ayahnya terbang menghampiri elang tersebut. "Kenapa kamu menyerang kapal kami?".
Ayahnya tau kalau elang itu bisa berbicara,karena saat monster mencapai level 150 mereka akan mendapatkan sedikit kecerdasan,dan saat mereka mencapai level 250 mereka bisa berbicara selayaknya makhluk cerdas walaupun suara mereka kasar,dan saat mereka mencapai level 500 mereka bisa merubah tubuh mereka menjadi setengah manusia dan monster,dan saat mencapai level 1000 mereka akan sangat mirip seperti manusia dan tidak ada yang bisa membedakannya kecuali orang tersebut mempunyai level lebih tinggi
__ADS_1
Berbeda dengan monster yang bermutasi,saat mereka mencapai level 150 mereka sudah bisa langsung berbicara,dan saat mencapai level 350 mereka akan bisa merubah tubuh mereka menjadi setengah manusia dan monster,dan saat mencapai level 800 mereka bisa merubah tubuh mereka menjadi sangat mirip seperti manusia.
"Bawahanku kelaparan,aku membutuhkan makanan untuk bawahanku,karena kamu melewati wilayahku maka orang orangmu dan dirimu akan menjadi makanan kami"Ucap elang itu dengan suara serak.