
Makanan mereka datang 30 menit kemudian.
Dia langsung mencoba daging rusa panggangnya,saat menggigit daging itu,daging itu serasa meleleh didalam mulutnya,dia tidak menyangka kalau rasa dari daging rusa akan seenak ini,dia terus memakannya dengan cepat tidak peduli dengan sopan santun yang harus dipakai saat memakan.
Yang lainnya hanya mengabaikan Alex saat melihat Alex memakan seperti itu,mereka hanya pura-pura tidak mengenalnya.
"Ahhh, enaknya"Ucap Alex setelah selesai memakan daging,dia kemudian mengambil minumnya yang seperti air jeruk dan meminumnya.
Glup..Glup..
"Mantap,kamu hebat kakak Nuna dalam memilih minuman"Ucap Alex mengacungkan jempol kearah Nuna.
"Aku hanya memilih secara acak,jangan terlalu berlebihan"Nuna memutar mata kearahnya.
Dia melihat makanan mereka masih banyak,jadi dia hanya bersender didekat jendela untuk melihat pemandangan dikota ini.
Alex tiba tiba terdiam saat melihat sesuatu dikota.
".."
Karena apa yang dilihatnya membuatnya ingin tertawa terbahak-bahak,karena seorang bocah sedang dikejar pria paruh baya,tapi bocah itu ngumpat didekat tempat sampah,pria paruh baya yang mencari disekitar tempat sampah tidak dapat menemukannya,yang membuat Alex ingin tertawa adalah,karena pria paruh baya itu berhadap hadapan dengan bocah itu tapi dia tidak dapat menemukan bocah itu.
Alex melihat bocah itu keluar dari tempat persembunyiannya setelah pria paruh baya itu pergi,dia juga melihat bocah itu mengambil roti dari masih baru dari sakunya dan langsung memakannya.
'jadi semua itu cuman gara-gara roti?'Batin Alex menggelengkan kepalanya.
Dia kemudian melihat kelompoknya sudah selesai makan,jadi dia bertanya kepada mereka. "Siapa yang akan membayar?"
"Biar aku saja yang membayar"Ucap Nuna.
"Tidak,biarkan aku saja,anggap saja ini traktiran dariku"Ucap John menolak.
Terjadilah pertengkaran akibat siapa yang mau membayar.
Alex dan logan hanya saling memandang dan menonton pertunjukan,karena menurutnya itu sangat menarik,apalagi dia melihat John sedikit menciut kalau Nuna meninggikan suaranya.
"Sepasang kekasih sedang berantem gara gara memperebutkan membayar makanan,betapa romantisnya"Ejek Alex,karena mereka sudah berdebat seperti itu hampir 10 menit yang membuang-buang waktu.
Mereka berdua merasa malu saat Alex mengucapkan itu,kemudian logan menyela mereka. "Aku saja yang membayarnya,kalian terlalu ribet hanya karena ingin membayar,padahal kalian berdua bisa patungan untuk membayar apabila ingin mentraktir kami"
Alex mengangguk setuju dengan logan,karena menurutnya ucapan logan sangat benar.
Nuna dan John malu mendengar perkataan logan.
Setelah itu mereka menuju meja resepsionis untuk membayar makanan yang mereka pesan sebelumnya.
"Totalnya 9 koin emas tuan"Ucap resepsionis.
Logan mengambil koin emas dari sakunya dan memberikan kepada resepsionis,dia juga tidak lupa memberikan tip kepada resepsionis itu karena mengantarnya keruangan VIP sebelumnya.
"Terimakasih banyak tuan"Ucap resepsionis itu mendapatkan 1koin emas yang merupakan tip dari logan,Logan hanya menganggukan kepalanya.
__ADS_1
"Kembali?"Tanya Alex yang melihat logan selesai membayar.
"Lebih baik kita kembali,logan dan John juga ada sparing nanti,jadi mereka membutuhkan istrihat"Ucap Nuna menyarankan.
Mereka mengangguk setuju dan berjalan kembali kearah hotelnya,dalam perjalanan mereka mengobrol dan bercanda dengan santai.
Tapi tiba-tiba dia melihat bocah sebelumnya sedang dikejar oleh orang lain.
".."
Alex terdiam melihat bocah itu berlari kearah kelompoknya.
"Tangkap,tangkap pencuri itu!"Teriak paman paruh baya.
"Abaikan saja"Bisik Alex kepada kelompoknya,kelompoknya hanya mengangguk dan membiarkan bocah itu melewati mereka,tapi saat bocah itu melewati Alex terdengar suara dari bocah itu pelan.
"Terimakasih"ucap bocah itu pelan disamping Alex,setelah itu bocah itu berlari dengan sangat cepat kekejauhan.
"Kalian!,,Kenapa kalian tidak menangkapnya,dia mencuri daging dariku,seharusnya kalian menagkapnya dan aku akan memenjarakannya nanti!"Teriak paman paruh baya itu ke kelompok mereka.
"Kalau kami tidak mau menangkapnya emang kenapa?Apa urusanku?,aku tidak peduli dengan urusanmu,kalau kamu bisa, tangkap lah sendiri,jangan berteriak didepan kami atau aku akan membunuhmu disini"Ucap Alex dingin dan sedikit mengeluarkan auranya.
Paman paruh baya itu merasa tertekan saat Alex mengeluarkan auranya,dia sebelumnya karena marah tidak melihat pakaian mereka,setelah ketakutan dengan aura yang dikeluarkan Alex dan melihat pakaian mereka,dia tahu kalau dia dalam masalah.
Nuna juga sedikit kaget dengan aura yang dikeluarkan oleh Alex,karena dia tidak menyangka kalau apa yang dikatakan kakaknya merupakan kebenaran.
Sedangkan logan?,dia hanya mengangguk tersenyum karena tebakannya benar.
"Enyalah,apabila aku melihatmu lagi,aku akan memotong kakimu agar kita tidak pernah bertemu lagi"Ucap Alex dingin.
Paman pria paruh baya itu langsung terbirit-birit melarikan diri,dia juga sangat takut kalau dia berlama-lama disitu salah satu anggota tubuhnya ada yang hilang nanti.
"Kenapa kamu membantu bocah itu?"Tanya John penasaran,John juga sedikit mengetahui sifat Alex,tidak mungkin dia tidak membantu kalau tidak mempunyai alasan.
"Sebelumnya dia membuatku merasa terhibur,anggap saja tadi bayaran untuk hiburannya"Ucap Alex tersenyum.
"Aku tidak menyangka kalau perkataan kakak benar,dari auramu saja,bisa dibilang kamu sangat kuat,apalagi aura tadi seperti aura yang banyak membunuh makhluk hidup"Ucap Nuna memuji.
"Aku hanya malas bertarung,itu saja sebenarnya alasanku"Ucap Alex canggung,karena mereka sudah bisa memperkirakan kekuatannya,dia hanya memberikan alasan lainnya saja.
Nuna mengangguk paham mendengar alasan Alex.
"Tidak"Sebelum logan selesai berbicara Alex sudah memotongnya duluan,karena dia tahu apa yang akan dibicarakan logan.
Logan berkedut,dia belum berbicara tapi Alex sudah menolaknya.
"Hahahaha"Nuna tertawa melihat kakaknya seperti itu.
"Ayo kembali,aku ingin merebahkan tubuhku dikasur sebentar,sebelum menonton pertandingan kalian"Ucap Alex langsung berjalan.
Setelah sampai di hotel,Alex melihat ayahnya berdiri didepan hotel.
__ADS_1
"Sedang apa kamu ayah,apakah kamu menunggu kami??"Tanya Alex.
"Oh tidak,tadi kaisar opex mengunjungiku,aku hanya mengantarnya keluar setelah selesai berbicara kepadanya"Ucap ayahnya menjelaskan.
"Dia mengundang untuk menghadiri perjamuan yang diadakan nanti,apakah kamu ingin ikut?"Tanya ayahnya.
"Tidak,aku hanya akan berada di hotel saat perjamuan itu dilakukan,ayah sama John saja yang pergi kesana"Jawab Alex.
"Sigh,,baiklah,setelah pertandingan John dan logan,kita akan langsung berangkat nanti,sedangkan kamu bisa langsung kembali kehotel"Ucap ayahnya mengangguk.
"Tapi jangan berkeliaran sendirian saat ayah dan John sedang berada diperjamuan oke?"Ucap ayahnya tegas.
"Baik ayah,aku hanya akan dihotel tidak kemana-kemana"Jawab Alex menganggukan kepalanya seperti anak yang patuh.
Ayahnya masih menatap curiga kepadanya,karena ayahnya tidak yakin omongannya nanti benar atau tidak.
Alex hanya mengabaikan dan berjalan memasuki hotel menuju kekamarnya.
Setelah sampai dikamarnya dia langsung merebahkan dirinya,kemudian dianmengecek statusnya karena sudah lama dia tidak mengeceknya.
"Status"
[Nama : Alex Wooden
Asal : Kekaisaran tingkat 2
Level : 180(2.500/40.000xp)
Element : Gravitasi
Kondisi : Sehat
Mana : 200.000
Skill : Pedang angin (D), Mendorong (B),Tembakan proyektil (B), Terbang (A),Melahap (-),Meteor (S),Manipulasi Element (SS)
Point : 12.500.000
Istri : -
Bawahan : Gordon (250)
Hewan peliharaan : 3 slime Bo,Bi,Bu level (102),Bunga mawar Non (195)
Inventori :700 Pill peningkatan (4),Pedang Darah (S). ]
Alex mengangguk melihat statusnya.
Dia tiba tiba merasa ngantuk setelah berdiam diri seperti ini.
"Sigh,lebih baik aku tidur terlebih dahulu,nanti juga John akan membangunkanku saat waktu pertandingan ingin dimulai"Gumam Alex memejamkan matanya dan tertidur.
__ADS_1