System Tertinggi

System Tertinggi
27.


__ADS_3

Dua pria berotot menaiki podium sambil menyeret pria lainnya dengan kalung dilehernya.


"Tawaran awal adalah 5 Koin emas,setiap kenaikan berupa 1 koin emas"Wanita itu tersenyum mengumumkan.


Para peserta lelang langsung menawar budak tersebut dengan cepat,mungkin karena levelnya yang lumayan tinggi untuk dijadikan pengawal makanya banyak peserta yang langsung menawar.


Alex tidak tertarik dengan budak tersebut,dia hanya menonton para peserta lain menawar,kakaknya juga tampak tidak tertarik,dia juga heran kenapa kakaknya tidak tertarik, padahal budak itu levelnya lumayan tinggi disini.


"Kenapa kamu tidak menawar?"Tanya Alex penasaran.


"Aku hanya ingin membeli budak petarung wanita,aku tidak tertarik membeli budak petarung pria yang dipenuhi banyak otot"Ucap John sambil mengamati para peserta menawar.


Alex berkedut mendengar penjelasan john,apakah John bodoh,namanya juga budak petarung pasti mempunyai otot, apalagi kalau budak itu seorang lelaki,dia juga yakin kalau ada budak petarung wanita dijual,budak itu juga mempunyai sedikit otot.


"Kamu mencari budak petarung apa mencari budak penghangat ranjang?"Alex mencibir.


"Ekhm,kalau bisa Keduanya"Jawab John terbatuk menjawab cibiran Alex.


"..."


Alex terdiam mendengar jawaban John. "Lupakan,aku tidak tau seperti apa isi otakmu".


"20koin emas".


Akhirnya budak itu dijual dengan harga 20 koin emas,wanita itu mengumumkan pemenangnya."Selamat karena telah memenangkannya,kamu bisa membayar dan membawa budak itu setelah pelelangan ini selesai"


Peserta pria yang memenangkan budak itu hanya mengangguk,karena dia tahu peraturan di pelelangan ini.


Kemudian kedua pria berotot membawa budak baru lagi setelah menurunkan budak sebelumnya,budak yang dibawa adalah seorang pemuda dengan bekas luka bakar di tangan kanannya.


"Budak selanjutnya adalah seorang buronan yang ditangkap oleh orang kami,dia mempunyai level 100 dan mempunyai fisik bawaan yang bisa merubah tubuhnya menjadi sekeras batu"Wanita itu mengumumkan.


Para peserta yang mendengar itu, langsung melihat pemuda dengan tatapan semangat dan serakah. "Cepat tentukan harganya,dan biarkan kami menawar".

__ADS_1


Alex tidak mengerti kenapa para peserta itu tampak bersemangat hanya karena pemuda itu mempunyai fisik bawaan yang membuat tubuhnya sekeras batu.


"Kenapa mereka begitu bersemangat?"Tanya Alex penasaran.


"Karena dengan mempunyai tubuh fisik bawaan,orang itu lebih unggul dan lebih kuat di level yang sama,dan apabila ada orang gila disini,mungkin mereka bisa mengambil atribut fisik bawaan pemuda itu dan menjadikan fisik tersebut menjadi milik mereka"


"Bukankah seharusnya tidak bisa?".Alex bertanya lagi,karena menurutnya atribut fisik bawaan seharusnya tidak bisa diambil sampai pemuda itu mati sekalipun.


"Tadi kan sudah aku sebut orang gila,karena orang gila tersebut akan meneliti tubuh pemuda tersebut hingga ketulangnya sampai mendapatkan atribut fisik bawaan itu"Ucap John.


Alex merasa ngeri dengan para orang gila tersebut,dia juga tidak tahu hasil akhir apa yang didapatkan oleh orang yang tubuhnya di teliti. "Adakah yang berhasil?".


"Banyak yang sudah berhasil"Ucap John mengangguk.


"Kamu tidak perlu khawatir,karena yang diperlakukan seperti itu hanyalah seorang budak,biarpun warga sipil mempunyai fisik bawaan tidak ada yang berani meneliti mereka secara terang-terangan"Ucap John.


"Berarti dalam kegelapan tidak ada yang tahu bukan?"Alex mencibir.


John hanya mengangguk mendengar cibiran Alex,karena dia juga tidak tahu apakah ada yang melakukan penelitian terhadap warga sipil dalam kegelapan?.


"Harga awal budak ini adalah 5 koin emas,dengan kenaikan tawaran sebesar 2 koin emas"Wanita itu tersenyum mengumumkan.


"7 koin emas".


"10 koin emas".


Alex tidak menawar,dia hanya menonton dengan tenang acara tersebut,dia juga sudah mempunyai bawahan yang memilki fisik bawaan,apalagi menurutnya fisik bawaan bawahannya jauh lebih kuat.


Harga budak pemuda itu laku terjual dengan harga 50 koin emas yang menurut Alex sangat murah,karena di toko systemnya sendiri bawahan yang mempunyai fisik bawaan dihargai sangat mahal.


Pelelangan kembali dilantutkan dengan berbagai jenis budak dari level berbeda yang dijual.


Alex tidak menawar sama sekali,karena tidak ada yang menarik minatnya dari budak tersebut, kebanyakan budak tersebut berasal dari tawanan perang,dan dalam pelelangan tersebut ada budak wanita yang dijual.

__ADS_1


John langsung menawar salah satu budak wanita tersebut yang mempunyai wajah lumayan cantik dan level lumayan tinggi berlevel 120.


Sedangkan dirinya,dia masih belum menawar, karena menurutnya sangat membosankan,pelelangan sendiri sudah menjual total 10 budak dan masih ada 10 lagi untuk dijual,jadi dia berharap bisa mendapatkan budak dari salah satu 10 lagi yang akan dilelang.


Apabila nanti tidak ada yang menarik minatnya dia akan membeli budak terakhir yang akan dilelang untuk menyelesaikan misi,karena biasanya barang terakhir merupakan barang yang bagus saat terjadi pelelangan,walaupun nanti budak terakhir tidak menarik dia akan tetap membelinya,yang penting misinya selesai.


Tok..Tok..Tok...


Alex memberikan John tiketnya untuk membuka pintu,dia tahu kalau itu adalah orang yang mengirimkan budak yang dibeli oleh John,karena budak yang dibeli oleh orang dari ruang Vip,budak tersebut akan langsung dikirim keruangan mereka berada.


John membuka pintu dan melihat pelayan membawa budak wanita yang dibelinya,dia mengambil uang dari sakunya dan memberikan tip kepada pelayan tersebut karena sudah mengantarkan budak tersebut keruangannya.


"Terimakasih tuan"Pelayan itu memberikan budak itu dan kertas dengan pola rumit kepada John,pelayan itu pergi setelah menyelesaikan tugasnya.


John membawa budak wanita itu masuk keruangan dan menutup pintu,dia kemudian meneteskan darahnya kertas denga pola rumit didalamnya.


Wosshhh..


Kertas itu berubah menjadi abu setelah John meneteskan darahnya,dan terlihat juga segumpal energi memasuki tubuh John dan budak itu yang menandakan mereka adalah tuan dan budak sekarang.


Alex hanya mengamati proses kontrak budak itu,dan tidak melakukan apapun,dia juga melihat John bertanya kepada budak itu namanya.


Budak wanita itu sendiri bernama Ella,dia sebelumnya seorang jendral dari kekaisaran yang hancur,Ella juga tampak tenang saat menjawab pertanyaan John,dia memperkirakan kalau Ella tampaknya tau selama dia berguna dia tidak akan disiksa,jadi Ella tidak menunjukan wajah takut dan hanya bersikap tenang.


"Aku sudah membeli,sekarang giliran kamu,tapi dari wajahmu kelihatan kamu tidak tertarik dengan semua yang dijual"Ucap John kepada Alex.


"Mungkin nanti ada yang menarik dibagian akhir"Jawab Alex santai,karena pelelangan belum berakhir,jadi dia tidak tahu apakah ada yang menarik minatnya atau tidak.


"Jangan lupa perkataanku sebelumnya,kalau kamu tidak membutuhkan pelayanmu di istana,kamu bisa memberikannya kepadaku"Lanjut Alex mengigatkan.


John hanya mengangguk sedikit,sedangkan Ella yang mendengar Alex menyebut istana tampak kaget,karena orang dari keluarga kekaisaran saja yang biasanya memiliki istana.


Alex tidak peduli dengan ekspresi kaget budak John,dia hanya mengamati pelelangan yang sedang berlangsung.

__ADS_1


Budak ke11 sendiri masih tidak menarik minatnya,dan yang dijual merupakan pemuda buron yang ditangkap untuk dijadikan budak,walaupun pemuda itu mempunyai level tinggi tapi dia tidak tertarik.


__ADS_2