System Tertinggi

System Tertinggi
23.


__ADS_3

Didalam kamarnya Alex hanya merebahkan dirinya dikasur dan bergumam. "Sungguh hari yang menguras mental".


"Yah setidaknya aku sudah memastikan perasaan tidak nyaman sebelumnya".


Dia kemudian ingin memasuki dunia pribadinya,non sendiri masih dilehernya diam sejak tadi.


...


Didalam dunia pribadinya.


"Non kamu bisa mengurus monster yang kamu tangkap disana,disana juga tempat kamu boleh Melakukan apapun,tapi ingat tidak boleh ada pembunuhan disini"Ucap Alex menunjuk,dia juga mengingatkan karena dia takut non lupa untuk memerintahkan monster yang ditangkap,walau monster itu sudah terhipnotis,tapi insting berburu mereka masih ada,dia tidak mau nanti penduduk desa sebelumnya ada yang dikabarkan mati diterkam monster didunia pribadinya.


"Baik tuan,"Non kembali kebentuk awal,dia langsung pergi ketempat para monster yang dia tangkap,karena dia ingin membuat kota untuk para monster,walaupun didalam dunia tuannya sekalipun.


"Hewan peliharaan baru lagi?".


Tiba tiba erika datang bertanya kepadanya, yang membuatnya kaget saat dia tiba tiba muncul.


"Jangan mengagetkanku seperti itu,untung kamu tidak aku serang"Ucap Alex menggelengkan kepalanya.


"Emangnya kamu berani?"Ucap Erika mengejek.


"Tunggu sampai kamu mempunyai tubuh,saat itu aku akan menyerangmu"Ucap Alex menyeringai,dia langsung melarikan diri saat melihat wajah Erika yang memarah.


"Tunggu bajingan"Erika mengejar Alex,kedalam rumah.


Didalam rumah Alex duduk disofanya,dia melihat Erika masih memelototinya sampai didalam,dia mengalihkan perhatian dan berbicara. "Apa kamu sudah tau dengan penduduk yang baru datang?,dan apakah ada anak kecil yang kesini?".


"Aku sudah tau penduduk baru yang datang,tapi tidak ada anak kecil yang datang kesini,lagian mereka masih membangun rumah di wilayah yang kamu kasih."Ucap Erika menggelengkan kepalanya,dia memang tidak melihat anak kecil yang datang kemari.


"Kalau ada anak gadis kemari,biarkan saja kalau dia ingin tinggal disini,karena aku yang menyuruh dia sebelumnya"Alex memberitahu Erika,karena dia tidak ingin terjadi salah paham saat Jasmine datang kesini,dia juga tidak tahu apakah Erika menyukai anak kecil atau tidak.


Erika menganggukan kepalanya,tapi kemudian dia menatap tajam Alex dan bertanya. "Apakah dia anakmu?".


"Kenapa?,apakah kamu cemburu?"Alex menggoda,dia tidak peduli dengan tatapan tajam Erika,karena dia sudah terbiasa ditatap seperti itu olehnya.


"Siapa yang cemburu kepada laki-laki sepertimu"Erika mendengus,tapi terlihat dari wajahnya yang sedikit kemerahan kalau dia malu.


"Dia bukan anakku,dia anak pemimpin desa dari warga itu,dia juga anak yang diadopsi oleh pemimpin desa,pokonya rumit kalau aku menjelaskannya"Ucap Alex bingung,dia bingung karena mau menjelaskan seperti apa.


"Ngomong-ngomong,dimana Gordon?,apakah dia masih membantu penduduk itu?"Tanya Alex tidak melihat gordon,kalau ketiga slimenya dia melihat mereka sebelumnya saat mau memasuki rumah,makanya dia tidak bertanya soal mereka.

__ADS_1


"Aku tidak tahu,mungkin dia masih disana"Jawab Erika mengangkat bahu.


Alex mengangguk,tapi dia memutuskan untuk melihat kondisi warga yang dia pindahkan kesini,dia juga ingin melihat cara mereka membangun rumah,kalau menurutnya lama dia akan membelikannya saja dari toko systemnya,toh harganya tidak mahal.


"Aku mau melihat kesana,apa kamu mau mengikutiku?"Tanya Alex kepada erika.


Erika menggelengkan kepalanya secara langsung. "Tidak ada yang menarik,paling disana kamu ingin melihat mereka membangun rumah".


Alex mengangkat bahu,dia tidak akan memaksa Erika kalau dia tidak mau ikut dengannya.


Dia berdiri dan langsung berjalan ketempat para penduduk itu berada.


Setelah sampai disana dia melihat kalau penduduk desa sedang membangun rumah,ada yang membawa kayu ada yang sedang mengetukan palunya,dia juga melihat anak-anak seperti Jasmine bersama jasminenya sedang membagikan air minum kepada para penduduk.


Alex memindahkan mereka kewilayah didekat danau,karena tidak mungkin dia membiarkan warga desa itu kehausan tanpa sumber air yang ada.


"Tuan Muda"


Gordon menghampirinya dan memberi salam kepadanya,dia hanya mengangguk kepada Gordon dan bertanya. "Apakah kamu sudah memberikan makan kepada para penduduk?".


"Saya tidak berani mengambil makanan dirumah Tuan Muda,karena sebelumnya Tuan Muda tidak memberikan izin/perintah kepada saya"jawab Gordon secara langsung.


Untungnya manusia disini mempunyai tubuh yang lebih kuat daripada dibumi,kalau tidak dia yakin kalau penduduk desa itu akan pingsan saat membangun rumah dalam keadaan mereka belum makan apapun.


Alex mengambil makanan dari inventorinya, dia menaruh makanan itu didalam cincin terlebih dahulu lalu dia memberikannya kepada Gordon. "Ini bagikan kepada mereka,didalam cincin itu ada makanan untuk mereka cukup untuk sebulan,sisanya suruh mereka untuk bertani,bila mereka tidak mempunyai benih untuk ditanam suruh Hector datang kepadaku".


Gordon mengambil cincin dari Alex,kemudian dia menjawab perintah Alex. "Baik tuan muda,nanti akan aku sampaikan kepada Hector tentang ucapan tuan muda".


Alex mengangguk,dia kemudian berjalan kearah Jasmin yang sedang memberikan minum. "Jasmine kesini".


Jasmine menoleh kearah Alex dan tersenyum menghampiri Alex. "Kakak".


Alex mengangguk dan menepuk-nepuk kepala Jasmine. "Kamu istirahat,dan suruh anak lainnya juga beristirahat,kakak tadi sudah memberikan makan kepada Gordon untuk diberikan kepada ayahmu,kamu makanlah terlebih dahulu bersama yang lainnya,setelah itu kamu baru membantu orang dewasa lagi".


"Hore makan,,"Jasmine langsung berlari dengan senang untuk memberitahu anak anak lainnya.


Alex hanya tersenyum melihat tingkah laku Jasmine,dia merasa sangat disayangkan bagi orang tua yang tega meninggalkan Jasmine,apalagi Jasmine menurutnya mempunyai wajah yang lucu,untungnya Hector mau merawat dia dengan senang hati.


Yah dia tidak begitu peduli dengan orang tua kandung Jasmine,mungkin mereka membuangnya karena mempunyai masalah sendiri.


'kurasa ibu juga pasti akan mau mengadopsi jasmine'Batin Alex.

__ADS_1


Tapi kemudian dia menggelengkan kepalanya,dengan begitu dia seperti merampas Jasmine dari Hector,dia tidak mungkin merampas anak orang lain,walaupun anak itu merupakan anak angkat mereka,kecuali mereka sudah tidak merawatnya,mungkin dia akan merampasnya.


[Ding!]


[Host mendapatkan misi biasa]


[Misi : Membeli budak di toko budak rusa.


Hadiah : Pedang peringkat (S), peningkatan level sebesar 10 level,


Hukuman : Tidak ada]


Alex heran melihat systemnya memberikan misi secara tiba-tiba,setelah membaca isi misi itu dia menjadi tambah heran.


'tidak bisakah kamu memberitahuku secara spesifik budak seperti apa?,berapa banyak budak yang harus aku beli?,'Tanya alex dalam hati.


[Itu sesuka host ingin membeli budak berapa banyak dan seperti apa gender dan bentuknya,yang pasti host harus membelinya dari toko budak rusa]


Alex bertanya-tanya kenapa systemnya menyuruhnya membeli budak,apakah systemnya mempunyai fetish budak?.


Alex menggelengkan kepalanya,karena tidak mungkin systemnya mempunyai fetish,suara systemnya saja seperti robot yang tidak mempunyai perasaan, bagaimana bisa mempunyai fetish kalau tidak mempunyai perasaan.


"Baiklah aku akan membelinya besok"Ucap Alex memutuskan.


"Membeli apa kakak"Tanya Jasmine bingung,dia baru datang dan melihat Alex berkata begitu membuatnya bingung.


"Oh tidak,kakak mau membeli kue,apakah kamu mau?"Ucap Alex tersenyum,dia juga tidak menyangka kalau dia sedang berbicara dengan systemnya, tiba tiba Jasmine sudah didepannya.


"Aku mau"Ucap Jasmine menganggukan kepalanya dengan penuh semangat.


"Kenapa kamu tidak makan?"Alex.


"Paman Gordon sedang membagikannya untuk yang tua terlebih dahulu,karena saya males untuk menunggu jadi saya mau meminta kepada kakak saja"Ucap Jasmine malu,sambil mengulurkan satu tangannya.


Alex terdiam,dia tidak menyangka Jasmine akan melalui jalur belakang untuk meminta makanan.


"Sigh,,baiklah ini dia"Ucap Alex menghela nafas sambil memberikan makanan.


Jasmine langsung lari ketempat para anak-anak sambil memamerkan kepada anak-anak makanan yang dia dapat.


Melihat itu Alex langsung melarikan diri kembali kerumah,dia tidak ingin dibilang pilikasih oleh anak-anak tersebut,walau dia merasa dirinya memang pilih kasih untuk Jasmine.

__ADS_1


__ADS_2