
Alex terus melihat budak lain,dia tidak peduli dengan penculik itu,dia juga merasa aneh kepada toko ini karena menjual budak dengan kondisi seperti itu,dan dia merasa kalau tidak bakal ada yang akan membelinya.
"Level 90, komandan Kekaisaran Jordan tingkat 2, kalah dengan Kekaisaran Envil saat berperang"Alex membaca tulisan tentang identitas budak didalam salah satu sel yang menurutnya menarik,ternyata toko budak ini juga berhasil menangkap seorang komandan,mungkin toko ini juga memiliki seorang jendral.
Komandan itu sendiri adalah seorang pria paruh baya dengan bekas tebasan pedang dipipi sebelah kirinya, wajah pria paruh baya itu tampak sangat menurut Alex apalagi dengan bekas luka pedang di wajahnya.
Alex melanjutkan melihat lagi,karena komandan itu tidak berharga dimatanya,dia mencari budak yang mempunyai kegunaannya sendiri walaupun itu merupakan misi dari system,dia tidak mau asal memilih budak.
Tiba tiba resepsionis menghampiri dirinya dan berbicara kepadanya. "Tuan apakah ada yang ingin tuan beli?,kalau menurut tuan disini tidak ada yang menarik tuan bisa melihat budak yang akan dilelang nanti".
Alex merasa tertarik mendengar pelelangan budak. "Dimana pelelangan itu diadakan?,dan apakah kaisar tahu tentang ini?".
"Di bawah tanah gedung sebelah,Kaisar tahu tuan,karena 20% yang didapatkan akan kami serahkan kepada kaisar"Ucap resepsionis itu.
Dia tidak marah kepada ayahnya,karena didunia ini hukum perbudakan sangat normal,dan tidak mungkin untuk mengubah semuanya,kalau dia bisa mengubah semuanya,dia juga tidak ingin melakukannya,karena budak-budak ini 50% penjahat.
Didunianya dulu walaupun tidak ada hukum perbudakan,tapi dia yakin bahwa disana masih ada perbudakan yang dilakukan secara diam diam,dan kalau diperhatikan juga bukankah orang miskin yang bekerja dengan orang kaya diperlakukan seperti budak,yah walaupun tidak semuanya seperti itu.
Didunia ini juga sama,tidak semuanya seperti yang terlihat walaupun dia belum menjelajahi dunia ini dan dunia sebelum dia kesini secara keseluruhan.
"Kapan pelelangannya dimulai?"Tanya Alex.
"Sekitar dua jam lagi pelelangan akan dimulai tuan,tuan bisa membeli tiketnya terlebih dahulu"Ucap resepsionis.
"Tiket apa saja yang masih tersisa,apakah ada kursi VIP yang tertutup?"Tanya Alex.
"Ada tuan,apakah tuan ingin membelinya?"Tanya resepsionis tersenyum,karena jika Alex membeli tiket darinya,dirinya akan mendapatkan komisi 5% dari harga penjualan tiket tersebut.
Alex mengangguk. "Berapa harganya?".
"8 koin emas tuan"Ucap resepsionis tersenyum profesional.
Alex berpura-pura mengambil dari cincinnya,dan mengeluarkan 9 koin emas lalu memberikannya kepada resepsionis itu. "1 koin emas tip untukmu".
"Terimakasih tuan"Ucap resepsionis senang, resepsionis itu kemudia memberikan tiket berwarna emas dengan tulisan 4 di tiket tersebut.
Alex mengangguk mengambil tiket itu,dia kemudian melanjutkan untuk melihat budak yang ada disini lagi,karena waktunya masih ada dua jam dan tidak ada yang bisa dia lakukan,jadi dia lebih baik untuk terus melihat budak disini,siapa tau dia menemukan sesuatu yang baik dari budak tersebut.
Tapi setelah melihat semuanya dia tidak menemukan yang menarik,jadi dia hanya diam menunggu pelelangan akan dimulai,dia juga sudah memberitahu John bahwa dia membeli tiket pelelangan,John masih mencari sampai ujung untuk membeli budak,tapi dia tidak tahu apakah John menemukan budak yang ingin dia beli atau tidak.
__ADS_1
'system tidak bisakah kamu membantu aku untuk memilih?'Tanya alex dalam hati kepada systemnya,dia yakin kalau system yang memilih dan pasti akan langsung membelinya walaupun budak yang dipilih system mempunyai cacat pada tubuhnya saat dibeli,dia bisa membeli Pill dari toko untuk memperbaiki cacat tersebut.
[Tidak,host harus memilih sendiri,karena kalau system yang memilih,lebih baik host membeli bawahan dari toko system].
Alex tersenyum kecut mendengar jawaban dingin dari systemnya,dia juga yakin kalau systemnya memberi misi seperti ini memiliki alasan tertentu.
Dia membuka toko systemnya dan melihat lihat,dia juga melihat harga bawahan ditoko systemnya,bawahan berlevel 100 saja sudah dihargai 10.000.000 Point yang membuatnya terdiam saat melihatnya.
Dia terus menggulir kebawah sampai harga bawahan mendapatkan nol yang banyak pada Point yang dibutuhkan,dia tidak tahu jumlah pasti dari nol tersebut,karena dia malas menghitungnya karena terlalu banyak,dia tidak tahu sampai kapan sampai dia mendapatkan point dengan nol sebanyak itu.
Satu setengah jam kemudian.
John sudah kembali dan duduk bersama dirinya,John juga tidak mendapatkan budak sesuai keinginannya.
Resepsionis datang menghampiri mereka dan berbicara dengan sopan. "Tuan karena pelelangan akan dimulai sebentar lagi,saya sarankan tuan untuk menunggu ruang vip disana,karena bisa saja pelelangan dimulai lebih cepat dari waktunya".
"Pimpin jalan"Alex mengangguk dan menyuruh resepsionis itu memimpin jalan.
Resepsionis mengangguk dan mulai memimpin jalan keluar dari toko.
Alex dan John hanya mengikuti dibelakang resepsionis itu dalam diam.
"Penyamaran yang bagus"Ucap Alex pelan.
Resepsionis itu hanya tersenyum mendengar ucapan alex,karena sudah banyak client baru yang berbicara seperti itu kepada dirinya.
Alex dan rombongan memasuki gedung,resepsionis itu kemudian menuntunnya kearah belakang gedung tersebut,di bagian belakang gedung berupa jalan buntu dan hanya tembok disekelilingnya,kemudian resepsionis itu memencet salah satu tembok dan.
Weeeeng...
Tembok itu terbelah dua,dan sebuah tangga muncul dari belakang tembok itu.
Alex melihat sekeliling dengan penasaran dan bertanya. "Kenapa hanya kita berdua?,dimana orang lain yang mengikuti pelelangan?".
Karena tidak mungkin pelelangan hanya dilakukan dengan mereka berdua,kalau hanya mereka berdua dia lebih baik membeli tiket biasa.
"Jalan menuju pelelangan bukan dari sini saja tuan,banyak jalan lainnya yang menuju tempat pelelangan"Ucap resepsionis menjelaskan
"Mari tuan ikuti saya"Kemudian resepsionis itu melanjutkan perjalanannya kebawah melewati tangga.
__ADS_1
Alex dan john memasuki tangga yang cukup untuk 5 orang memasukinya secara bersamaan,dia juga memegang tembok dikiri dan kanannya,tapi tidak ada sesuatu yang menarik.
"Apakah kamu pernah mengikuti pelelangan disini?"Tanya Alex kepada John yang sedari tadi diam.
"Tidak,aku baru pertama kali kesini,mungkin kakak pernah datang kesini"Ucap John,kakaknya sering berkeliaran dikekaisaran dan kota kota lain,jadi mungkin kakaknya tau tentang pelelangan ini.
Alex mengangguk dan tidak melanjutkan pembicaraan,dia hanya mengikuti resepsionis itu dengan tenang.
Setelah melewati tangga terakhir,didepan mereka ada sebuah pintu berwarna hitam,kemudian resepsionis membuka pintu tersebut dan menyuruh mereka untuk terus mengikutinya.
Dari dalam pintu,dia melihat ruangan besar seperti lapangan sepak bola,dia mengira kalau pelelangannya akan berada disini, tapi resepsionis itu masih melanjutkan perjalanannya.
Beberapa menit kemudian mereka melewati pintu lagi,dengan jalan lorong didalamnya,Alex juga sudah mendengar suara-suara berisik dari orang yang mengikuti pelelangan.
Kemudian Alex dan rombongannya mengikuti resepsionis sampai ruangan tempat mereka membeli tiket melalui jalan lorong tersebut. "ini merupakan ruangan tuan,tuan tinggal menempelkan tiket itu ke knop pintu,didalamnya sudah disediakan kebutuhan untuk tuan".
"Kalau begitu saya permisi dulu tuan,tuan bisa melewati jalan tadi kalau tuan ingin kembali,semoga tuan mendapatkan apa yang diinginkannya"Ucap resepsionis itu untuk pamit dengan sopan,kemudian resepsionis itu pergi melalui jalan lain,yah mungkin untuk mengantar client lainnya.
Alex mengikuti instruksi resepsionis dan menempelkan tiketnya di knop pintu.
Plok..
Suara kunci terbuka,dia kemudian membuka pintu dan menemukan ruangan lumayan besar dengan sofa dan buah buahan dimeja,dia menutup pintu kembali dan menguncinya menggunakan cara yang sama.
Dia melihat kekaca bersama John untuk melihat orang orang yang mengikuti pelelangan,dia melihat orang orang duduk dengan wajah ditutupi topeng.
Alex berkedut,karena dia merasa bahwa hanya dirinya dan John yang tidak memakai topeng disini.
Tap...Tap....Tap...
Seorang wanita cantik menaiki podium dan berbicara. "Selamat datang di acara pelelangan bulanan toko rusa kami,kami hari ini akan melelang 20 budak yang dijamin kualitasnya".
Tepuk...Tepukk..Tepukk....
Tepuk tangan terdengar saat wanita itu menyelesaikan ucapannya.
"Untuk budak pertama yang akan dilelang,budak itu merupakan tawanan perang dari kekaisaran Jordan,dan merupakan jendral dikekaisaran tersebut,dia mempunyai level 130"Ucap wanita itu mengamati wajah peserta yang tampak bersemangat,dia tersenyum melihat mereka bersemangat.
"Tawaran awal adalah .....
__ADS_1
Bersambung~