
rey harus pulang terlebih dahulu karena dia harus balik ke kantor, tadi Dilan menelponnya karena ada meeting mendadak
sedangkan naura masih ingin belama lama di sana.
" kamu yakin tidak mau pulang bareng aku aja" tanya Rey memastikan saat dia akan masuk mobil untuk pergi dari panti
" iya,,aku masih mau di sini" ucap rara, entah kenapa sekarang pandangan Rara terhadap rey berubah. Rey tidak seburuk yang Rara pikirkan
" kamu hati-hati ya,,,," pesan rara ke Rey
' iya,,kamu juga" setelah itu rey melajukan mobil nya menuju kantornya.
rara dan bu mirna tengah berada depan teras panti.sambil nunggu Kevin datang menjemputnya, dia bercerita panjang lebar pada Bu Mirna tentang rencana pernikahannya dengan Kevin
Saat tengah asyik bercerita tiba-tiba Kevin datang, Dia turun dari motornya dan menghampiri mereka.
" nak kevin apa kabar?" sapa bu mirna.
" aku baik bu" jawab kevin ramah dan mencium punggung tangan bu mirna.
" ra, mau pulang sekarang?" tanya Kevin ke Rara
Rara mengangguk" ya udah sekarang aja,lagian ini udah malam" jawab rara, dia langsung berdiri dan berpamitan pada bu mirna.
" rara pulang dulu yah bu" pamitnya sambil memeluk bu mirna
" saya juga permisi bu" pamit kevin
" iya,,kalian hati hati yah,,ibu titip rara yah nak kevin tolong jagain rara." pesan bu mirna
kevin tersenyum" pasti bu"
****
sejak pertemuan rey dengan rara kemarin,dia terus memikirkan rara,dia merasa nyaman saat dia berada di dekat rara, katakan lah saat ini dia sudah benar benar jatuh cinta pada nya.
dia ingin memilikinya.dia akan berusaha membuat rara mencintai nya.
__ADS_1
tanpa dia sadari dia terus tersenyum mengingat kejadian kemarin,mengingat wajah rara yang begitu manis,tawa nya,dan semua tentang naura.
" rey sebentar lagi loe ada meting penting dengan perusahaan dari luar"
tiba tiba dylan masuk dan berhasil membuat lamunan rey buyar.
rey cuma melirik dylan tanpa menjawab nya.
dylan yang merasa ada aneh dengan sahabat nya ini merasa curiga.
dia langsung duduk menghadap rey dan menatap nya tajam
" kenapa tuh muka? ada apa hah?" tanya nya dan mengangkat alis nya.
" maksud loe?"
"rey gue kenal loe bukan sehari dua hari,gue tahu loe,apa ini ada hubungan nya dengan gadis itu?" selidik dylan
rey tersenyum tipis" mungkin gue udah jatuh cinta sama dia"
" apa!??? loe jatuh cinta sama naura?" tanya dylan setengah teriak,siapa tahu dia salah dengar.
seorang reyhan yang selalu menutup diri dari seorang perempuan kini dia bilang dia jatuh cinta??
" ternyata loe masih suka sama perempuan juga,gue pikir loe udah_"
" brengsek,,, gue masih normal,," umpatnya ke dylan yang membuat dylan tertawa.
" oh ya,,tentang bonus yang loe janji kan tempo hari buat karyawan itu bagaimana?" tanya dylan mulai serius
" ntar gue urus"
****
" kevin kamu di panggil bos keruangan nya sekarang" kata salah satu teman kerja nya kevin
" ada apa yah? perasaan aku gak buat salah?" heran kevin,gak biasanya bos pemilik perusahaan mau bertemu karyawan seperti dia.
__ADS_1
" mana aku tahu" ucap teman nya mengangkat bahu nya.
kevin buru buru pergi menuju ruangan bos nya,
dengan ragu dia mengetuk pintu berwarna coklat itu.
setelah ada ada jawaban dari dalam kevin membuka pintu dan masuk ke dalam
"permisi,bapa panggil saya?"ucap kevin saat dia sudah ada di hadapan bos nya.
" iya kevin ,silahkan duduk".perintah sang bos.
segitu dulu yah,,kalau kalian suka like dan comen yah
biar author nya tahu kalau ada yang menyukai cerita ini dan ingin terus lanjut.
kalau gak ada yang ngelike artinya gak ada yang suka dan author jadi males untuk lanjut
__ADS_1