Takdir cinta rara

Takdir cinta rara
27


__ADS_3

naura mengedarkan pandangan nya ke semua arah, dia menatap heran saat mobil rey berhenti di depan sebuah rumasakit.



" ayo turun!!" ajak reyhan yang langsung keluar dari mobil, sementara naura, dia tidak beranjak dari duduk nya, dia masih gak ngerti, kenapa rey membawa nya ke sini??



" ra,,ayo" ajak rey lembut yang sudah membuka pintu mobil.


naura menggeleng " aku gak mau!!, tadi kamu bilang mau ngajak aku bertemu kevin?!! ayo rey bawa aku ke kevin!!" ucap naura yang mulai ketakutan.


sekilas mimpi buruk nya tentang kevin terbayang di ingatan nya.



" sebentar aja yah ra!" ujar rey membelai surai naura. " tapi setelah ini kita bertemu kevin yah??"



rey memegang tangan naura erat untuk masuk ke dalam rumasakit. sepanjang jalan rey hanya diam, dia masih memikirkan cara untuk memberi tahu naura, bagaimana reaksi naura nanti nya.



" rey,,tangan aku sakit!" gumam naura, tapi rey seolah tidak mendengar nya, dia masih setia dengan pikiran nya.



naura yang merasa ada yang aneh dengan rey, dia berhenti berjalan, sehingga rey menengok ke arah naura yang ada di belakang nya.



naura menatap rey tajam.


" kamu kenapa sih rey ? sebenar nya ada apa?" ucap naura setengah berteriak.



manik mata rey menatap naura, mungkin ini saat nya naura tahu' pikir nya.


__ADS_1


" jawab rey?? ada apa? kenapa diam!!?? bentak naura.


rey menghela nafas panjang sebelum mulai bicara. dia memegang ke dua bahu naura dan menatap nya.



" ra,aku mau ngasih tahu kamu sesuatu, tapi kamu harus kuat yah!!!" rey diam sejenak sebelum kembali bicara.



" mobil yang di kendarai kevin bertabrakan dengan mobil lain, dan sekarang_



" di mana kevin sekarang!! aku mau ketemu sama dia!!?" naura memotong ucapan rey dengan suara bergetar.



rey membawa naura ke depan sebuah ruangan, dan di sana sudah ada dylan yang menunggu mereka.



" kevin di mana??" gumam naura pada dylan dengan air mata yang entah sejak kapan menetes dari pelupuk mata nya.




" kamu ngerjain aku?? mana mungkin kevin ada di dalam!!?!" teriak naura, pasal nya dia melihat tulisan kamar jenazah di pintu itu.



naura menarik narik tangan rey yang hanya diam.


" rey,,,bawa aku bertemu kevin,,aku gak mau di sini, aku takut rey,,aku mohon!!" mohon naura lirih.



rey langsung membawa tubuh naura yang sudah menangis ke dalam pelukan nya.


" rey,,aku mau pulang, kevin pasti sudah nunggu aku di rumah" ucap naura di dalam pelukan rey.

__ADS_1



tiba tiba seorang dokter keluar dari dalam ruangan. " kami sudah selesai mengautopsi jenazah nya, sekarang , kalian sudah bisa membawa nya pulang" ucap dokter itu dan langsung melangkah pergi.



mendengar ucapan sang dokter, naura memeluk rey erat, sangat erat. mimpi buruk nya menjadi kenyataan, dunia nya seakan hancur seketika, tubuh nya seakan melayang, antara mimpi atau nyata. di pelukan rey dia menangis lirih. dia tidak mengeluarkan suara nya.



pagi sebelum berangkat kerja mereka masih bersama, tapi sekarang ??



aku pergi dulu, jangan kangen sama aku



aku cinta sama kamu selama nya.


l love u naura sayang



ingatan tentang kevin seakan terus berputar di kepala naura, bagaikan sebuah rol film.



rey melepas pelukan nya, dia menatap naura sayu. dia begitu khawatir pada naura, karna naura hanya diam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, tapi air mata nya gak berhenti menetes.



" ra,,tolong jangan seperti ini, katakan sesuatu ra,,jangan buat aku khawatir!!"





__ADS_1




__ADS_2