
rara berlari sekuat tenaga agar segera sampai di cafe tempat nya bekerja. sesekali dia melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan nya.
"mampus,,gue telat lagi,siap siap deh di marahi pak arya.
" siang kak?" sapa rara pada bunga,saat dia baru aja sampai di cafe sambil ngos ngosan.
bunga adalah teman kerja rara,dan hubungan mereka cukup dekat
bunga berdecak," sana cepat ganti baju,sebelum pak arya datang " perintah bunga,
" jadi,pak arya belum datang? tanya rara senang " syukurlah kalau gitu" ucap rara lega sambil mengelus dada.
kali ini dia gak akan kena semprot pak arya karna dia telat masuk kerja lagi. ini bukan pertama kalinya rara terlambat masuk kerja.dan arya sudah sering kali memarahi rara karna dia sering datang terlambat.
rara bukan nya malas bekerja,justru dia sangat membutuhkan pekerjaan ini.tapi jarak dari kampus nya ke cafe yang cukup jauh di tambah lagi dengan kemacetan nya.
setelah berganti pakaian,rara memulai pekerjaan nya sebagai pelayan.
****
"senang bekerja sama dengan anda"
rey dan dylan baru aja selesai meting bersama clien di cafe,
" kita akan untung banyak dengan proyek ini" ucap dylan antusias
" gue serahin semua nya sama loe" ucap rey sambil menyesap kopi nya
__ADS_1
silahkan,, mau pesan apa mba?
rey tertegun mendengar suara seorang pelayan wanita yang begitu pamiliar di telinga nya.
pelayan itu berada tidak jauh dari meja nya.sehingga dia bisa mendengar suara wanita itu.
rey memandang pelayan itu dengan penasaran,karna posisi nya yang membelakangi rey,dan saat wanita itu berbalik badan, rey tersenyum tipis,sangat tipis
pasal nya dia bertemu lagi dengan perempuan yang menarik perhatian nya.perempuan yang beberapa hari lalu di temui nya.
selama beberapa hari ini,rey sengaja tidak mencari tau tentang rara, dia yakin kalau rara akan datang sendiri untuk mencari nya,
alasan nya? tentunya karna uang nya.
tapi ternyata feling nya salah, rara gak kunjung menemui nya
" ayo pergi!" ajak dylan setelah dia selesai membayar
" loe balik kantor duluan,gue masih ada urusan"
jam delapan malam rara baru selesai kerja,saat ini dia ada di halte bis menunggu bis yang menuju ke arah rumah nya.
rara mengambil ponsel yang ada di tas karna ada yang menelpon nya.
halo?
__ADS_1
ya,,aku baru mau pulang
iya ,,gak papa,,
kamu juga hati hati ya.
tiba tiba sebuah mobil berhenti di depan nya,saat rara mematikan ponselnya dan menaruh nya kembali ke dalam tas
lalu keluarlah seorang pria dari dalam mobil, dia melangkah menghampiri rara.
bukan nya dia pria yang hampir nabrak itu? ngapain dia di sini?
" kamu? orang yang gak bertanggung jawab itu kan?" ngapain kamu di sini?"
" justru aku mau nanya tentang anak itu? gimana keadaan nya sekarang?" ucap nya dingin
" dia baik baik aja sekarang," jawab rara jutek, tiba tiba ada bis yang berhenti,
" permisi,aku harus pulang sekarang" pamit rara,tapi sebelum rara melangkah masuk ke dalam bis,rey memegang tangan rara,yang membuat rara menengok ke arah nya,
" ada apa lagi?"tanya rara setengah kesal.
" aku anterin kamu pulang," jawab rey yang menarik tangan rara untuk masuk ke dalam mobil nya.
rara berontak,dia berusaha untuk melepaskan cengkraman rey namun sia sia,akhir nya dia menuruti rey untuk masuk ke dalam mobil rey,
__ADS_1