Takdir cinta rara

Takdir cinta rara
18


__ADS_3

siang hari naura sudah selesai bekerja. saat ini dia tengah duduk di halte bis, dia lagi malas pulang kerumah, dia ingin pergi ke panti tapi dia belum ijin ke kevin. dia masih menimbang nimbang untuk pulang atau ke panti.



" naura?" kamu ngapain di sini?" tanya cristine dari dalam mobil nya.


" tante??" kaget naura, dia lalu menghampiri cristine.



" kamu ngapain di sini, ikut tante yuk?"ajak kristine sambil membuka pintu mobil.


"hm,,kemana tan?" tanya naura bingung



cristine tersenyum " nanti juga kamu tahu"


" tapi tante aku,," rara berusaha untuk menolak


" gak ada tapi tapian, ini.perintah bukan tawaran " ucap cristine tegas.



akhir nya naura hanya menuruti cristine, gak anak gak ibu sama sama bosy.



naura mengedarkan pandangan nya kaget saat mobil cristine berhenti di perusahaan nya rey.



" ayo turun" ajak cristine pada naura yang diam mematung.



" tante kita ngapain ke sini,?"


tanya naura yang hanya mengikuti cristine dari belakang.



" tante mau nganterin makan siang untuk rey, kasian akhir akhir ini dia sering telat makan" tutur cristine.



naura terus mengikuti cristine dari belakang, dengan perasaan takut. dia sudah berusaha untuk menolak agar tidak ikut masuk, tapi cristine terus memaksanya



sejak naura datang ke rumah rey waktu itu, mereka tidak pernah bertemu lagi. dan naura pikir ini yang terbaik, karna dia merasakan ada perasaan lain pada rey walaupun itu cuma sedikit.



" dylan rey ada di dalam kan? tanya cristine



dylan yang tengah sibuk dengan laptop nya, mengernyit bingung saat melihat cristine datang bersama naura.



kenapa naura bisa ada di sini? trus kevin? kalau rey lihat naura dan kevin gimana??"pikir nya



" dylan,,??" cristine setengah berteriak, karna dari tadi dia hanya melamun

__ADS_1



" i iya,, tan aada , masuk aja tan?" ucap nya gugup.



****



" anak momy kaya nya sibuk banget??" tanya cristine yang langsung melangkah mendekati rey yang di ikuti naura.




rey yang tengah memeriksa beberapa berkas hanya melirik pada sumber suara, , karna dia tahu pasti kalau itu adalah momy nya



tapi rey sedikit terkejut saat melihat cristine yang ternyata tidak sendiri, tapi bersama naura.



ada rasa senang di hati nya saat dia melihat naura, karna sudah beberapa hari ini dia tidak bertemu naura, dia begitu merindukan nya.tapi seketika dia berubah jadi kesal dan marah saat dia mengingat kalau sebentar lagi naura akan jadi milik orang lain.



rey kembali menatap berkas yang dia pegang.


" mom ngapain ke sini, aku lagi sibuk sekarang, mending mom pulang aja" ucapnya dingin tanpa menoleh pada mereka.



" naura,, kamu lihat kan,,rey gak sayang sama tante, dia ngusir tante dari sini" adu cristine pada naura sedih.



" momy mau apa sekarang??"



seketika cristine langsung tersenyum senang,


" momy cuma mau makan siang bareng kamu dan naura aja kok "



akhir nya naura dan rey hanya menuruti keinginan cristine.mereka makan siang di ruangan rey, karna cristine sudah membawa makanan dari rumah nya.



" ayo,,ra makan yang banyak " perintah cristine.



" iya tan pasti, soal nya masakan tante enak banget"



naura dan cristine terus berceloteh, sementara rey dari tadi cuma diam, dia bahkan tidak menyapa naura sejak naura datang.



" sebentar yah momy ke toilet dulu" pamit nya dan pergi meninggalkan mereka bedua.


__ADS_1


suasana nya jadi hening,mereka masih saling diam seakan tidak saling kenal.



naura menunduk, dia gak bisa menatap rey, karna posisinya mereka duduk saling berhadapan



" kamu yakin akan menikah dengan lelaki itu?" tanya rey dingin yang membuat naura langsung mengangkat wajah nya dan menatap rey



" kenapa kamu nanya itu? ya jelas lah aku yakin mau menikah dengan nya,,"



" kenapa? apa karna uang???


rara mengernyit bingung " maksud kamu? gumam nya pelan



" siapa dia? , apa kamu mau menikah sama dia karna dia jauh lebih kaya dari aku, apa yang dia punya dan aku gak punya? uang? perusahaan? aku punya segalanya. aku bisa memberikan apa pun yang kamu mau_



plakk



satu tamparan mendarat di pipi rey.



" dengar yah rey, aku memang gak punya apa apa, aku memang miskin, tapi kamu salah kalau kamu ngira aku menikah karna uang.


kamu gak tahu apa apa tentang dia, dia memang gak ada apa apa nya di banding kamu yang punya segala nya, dia hanya orang biasa " ucap rara terisak.



" tapi aku yakin mau menikah dengan nya karna aku mencintai nya!!"














__ADS_1


__ADS_2