
kevin memeluk naura posesif sebelum dia berangkat ke kantor.
dia mencium ke dua pipi naura, cup,,ciuman itu pindah ke kedua mata naura, lalu kevin mengecup kening naura.
" vin,,hari ini kamu gak usah kerja yah??" rengek rara, yang masih dalam dekapan kevin.
" emang nya kenapa? kamu mau jalan jalan sama aku??"
naura menggeleng " aku gak tahu vin, tapi perasaan ku gak enak"
" gak akan ada apa apa ra, kamu tenang aja yah" ucap kevin.
'" ra,,aku cinta sama kamu,sampai kapan pun" gumamnya.
naura tersenyum " iya,,aku tahu"
tangan kevin memegang dagu naura, dia mendekat kan wajah nya dan mencium bibir naura, menyesap dan melumat nya lembut,
naura membuka sedikit mulut nya, mempersilahkan lidah kevin memasuki nya.kevin melepas pagutan nya saat dia merasa naura kesusahan untuk bernafas.
" aku pergi dulu yah,,oh, yah,jangan kangen aku yah" ucap kevin saat dia melepas pelukan nya.
naura mengantar kevin menuju mobil nya, dan kevin kembali memeluk naura erat, sangat erat dan lama seolah dia tidak punya kesempatan lagi untuk memeluk naura, sebelum dia masuk ke dalam mobil nya.
entah kenapa hari ini rasa nya naura begitu berat melepas kevin pergi
****
" aku mau bikin makanan kesukaan kevin ah" ucap naura, sore hari setelah dia berbelanja bahan masakan, dia langsung pergi ke dapur untuk memasak,
" kevin pasti suka" ucap naura senang saat masakan nya telah selesai.
naura mengambil ponsel nya untuk menelpon kevin, soal nya ini sudah jam pulang kerja kevin.
__ADS_1
" vin,kamu di mana? aku sudah masakin makanan kesukaan kamu lho!!"
" oh gitu yah, ya udah deh ga papa, biar nanti aku hangatin lagi kalau kamu pulang" ucap naura lesu.
pasal nya kevin bilang kalau hari ini dia harus lembur jadi mungkin pulang nya malam.
sedari tadi naura begitu gelisah, ini sudah jam sebelas malam dan kevin masih belum pulang,dia sudah mencoba menelpon kevin, namun ponsel nya tidak aktif.
kamu di mana sih vin?? gumam nya
*****
seperti malam malam sebelum nya, rey selalu menghabis kan waktu nya di room private di sebuah club.
" rey, ayo kita pulang, loe jangan terlalu banyak minum, besok pagi kita ada meting penting" ucap dylan memperingati rey.
" biar gue aja yang nyetir" ujar dylan saat mereka sudah berada di parkiran untuk pulang.
" gue masih bisa bawa mobil, gue gak mabuk!!" ucap rey setengah membentak dylan
" tapi rey,,!! gue aja ok!!"bujuk dylan
tapi rey tetap kekeh untuk menyetir mobil nya, dan dylan hanya bisa nurut.
" rey,,kemarin naura hubungin gue" gumam dylan pelan, namun masih bisa rey dengar.
" buat apa?" tanya rey datar, tanpa menoleh pada dylan.
" dia meminta gue untuk bilang ke elo, kalau bisa dia ingin kevin di pindah kan ke luar kota. setelah mereka menikah" ucap dylan hati hati.
karna saat ini rey begitu sensitif kalau menyinggung tentang kevin dan naura.
__ADS_1
" jadi dia mau menjauhi gue, dan tidak ingin bertemu gue lagi?"
" menurut gue ini yang terbaik buat loe dan naura" saran dylan
" , atau jangan jangan loe berniat buat jadi pebinor?" ucap nya bercanda sambil menahan tawa.
" nggak,,gue gak akan ganggu naura lagi, gue udah kalah dari kevin sekarang!!, loe urus aja kepindahan kevin" perintah nya.
rey melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi, walau mulut nya berbicara bisa ikhlasin naura, tapi isi hati nya berbeda.
dia begitu mencintai naura, walau pun beratus ratus wanita mendekati nya, dia tetap akan memilih naura.hanya naura.
dukk
tiba tiba mobil rey menyenggol sebuah mobil.
" rey hati hati dong loe!! maka nya jangan ngebut" marah dylan
mobil yang rey senggol itu hilang kendali dan menabrak mobil lain yang melaju dengan kecepatan tinggi
brakkk
suara tabrakan itu begitu keras. dan itu terjadi di depan mata kepala rey dan dylan.
__ADS_1