Takdir cinta rara

Takdir cinta rara
7


__ADS_3

" siang ini aku mau ke panti yah" ijin rara ke kevin saat mereka tengah sarapan.


kevin yang tengah memasukan sesendok nasi ke mulut nya menatap rara bingung.



" panti? apa gak bisa besok besok aja? aku gak enak kalau aku harus ijin dari kantor"



" aku gak minta kamu temenin aku vin,aku cuma mau ngasih tahu kamu aja" jelas rara.



" kamu yakin mau pergi sendiri? atau weekend aja yah kita ke sana"



" nggak ah aku mau hari ini,aku udah kangen banget sama bu mirna,aku juga mau ngasih tahu dia tentang pernikahan kita, boleh yah vin?"


bujuk rara


kevin mengangguk," iya,boleh"



sebelum berangkat ke kantor,kevin mengantarkan rara ke cafe.


" kamu hati hati. yah nanti,nanti sepulang dari kantor aku jemput" pesan kevin setelah mereka sampai di cafe tempat rara bekerja.



" ok ,,siap" jawab rara menampilkan senyum nya.


" aku pergi dulu yah" pamit kevin dan mencium kening rara sebelum dia pergi.



" cie,,,yang di anterin calon suami" ledek bunga saat rara baru tiba di depan pintu cafe.


" iya,dong,,," jawab rara sambil berlalu meninggalkan bunga.



****


"satu jam lagi loe ada meting,dan nanti siang loe harus pergi ke panti asuhan" tutur dylan memberi tahu jadwal rey hari ini.


__ADS_1


rey berdecak" kenapa gak loe aja yang ke sana?"


" sory bos siang ini gue udah ada janji" tolak dylan



akhirnya rey pergi ke panti asuhan itu, setiap bulan dia selalu memberikan sejumlah uang untuk kebutuhan anak anak di sana. biasa nya dylan lah yang selalu pergi ke sana setiap bulan nya.karna hanya dylan lah yang dia percaya.dia harus memastikan anak anak di sana tidak kekurangan apapun.



mobil rey akhirnya tiba, saat dia keluar dari dalam mobil dia di suguhkan dengan pemandangan anak anak kecil yang tengah bermain dan tertawa senang.



tiba tiba wanita separuh baya datang menghampirinya.


" maaf,,ada yang bisa saya bantu?" tanya bu mirna ramah


" perkenalkan saya reyhan,saya mau bertemu dengan ibu mirna" rey mengulurkan tangan nya.


yang di sambut baik oleh bu mirna



" saya ibu mirna,,oh, jadi anda tuan rey? maaf saya tidak mengenali anda,"




bu mirna membawa rey ke ruangan nya,dan memberi tahu rey perkembangan anak anak di panti asuhan itu.



tok tok


saat mereka tengah berbicara,tiba tiba ada yang mengetuk pintu.


" masuk" ucap bu mirna



saat pintu terbuka tiba tiba rara langsung menghampiri bu mirna dan memeluk nya, tanpa ia sadar kalau bu mirna tidak sendiri.



" rara kangen banget sama ibu" ucap nya yang masih memeluk mirna.


rey begitu kaget melihat naura ada di sana,bahkan dia terlihat begitu dekat dengan ibu mirna.

__ADS_1



ekhm,,



suara deheman itu berhasil menyadarkan rara,dia melepas pelukan nya dan menoleh ke sumber suara.



rara begitu terkejut melihat rey ada di ruangan nya bu mirna


'" kamu?? ngapain kamu di sini??" bentak rara.


sementara yang di bentak terlihat tenang.



" rara kamu kenal sama pak reyhan?"


" ibu kenal sama dia?"


" pak reyhan ini donatur tetap panti asuhan kita" jelas mirna yang membuat rara melongo gak percaya.



seriusan? aku kira orang kaya dia cuma bisa nya buang buang uang untuk hal gak penting,nyatanya kepedulian sosial nya tinggi juga batin rara.



" ibu serius??" tanya rara gak percaya.


" iya,, untuk apa ibu bohong."



" pak reyhan perkenalkan ini naura,naura dulu juga tinggal di sini,tapi sekarang dia udah bekerja,dan tinggal sendiri" tutur bu mirna memperkenal kan naura ke reyhan,







__ADS_1


__ADS_2