
Dengan langkah gontai, naura masuk ke dalam ruangan, tubuh naura lemas seketika bagaikan jelly, saat melihat kevin yang sudah terbujur kaku di atas bankar. rey mengikuti naura dari belakang, dia takut kalau terjadi apa apa pada nya.
" kevin, bangun!! kamu jangan tidur di sini, ayo kita pulang !!" lirih naura.namun hanya keheningan yang dia dapat.
naura mengusap pipi kevin, " vin,,ayo bangun!! kamu jangan ngerjain aku!! ayo pulang, kita harus urus pernikahan kita!!
hiks, hiks,,,naura mencium kening kevin dan ke dua pipi kevin.
" aku udah cium kamu, sekarang ayo bangun vin kita pulang!! kamu marah sama aku?? maafin aku vin, kamu jangan kaya gini??"
" vin, kamu lupa?? pernikahan kita tinggal seminggu lagi lho!! ucap nya lirih.
" ra!! kamu harus kuat yah!!"gumam rey pelan dia mengusap punggung naura.
dylan langsung keluar dari sana, dia tak kuasa melihat naura yang begitu terpukul.
" kevin bangun!! " ucap rara setengah berteriak, dia mengguncang kan tubuh kevin.
" bangun vin!! bangun! kamu gak boleh tinggalin aku! keviinnn!!" teriak nya.
" rey, suruh kevin bangun rey, dia pasti nurut sama kamu!! ayo rey, aku mohon!!" mohon naura, dengan merapatkan ke dua telapak tangan nya di depan rey.
rey langsung membawa tubuh naura ke dalam pelukan nya, menenggelam kepala nya di ceruk leher naura dan memeluk naura erat.
" maafin aku ra, maafin aku" gumam nya.naura merasakan leher nya basah,rey menangis??
__ADS_1
" kenapa ini terjadi pada ku, kenapa tuhan memisahkan aku sama kevin?? kenapa??" lirih nya.
tubuh naura melemas di pelukan kevin, dia sudah tidak sadarkan diri sekarang.
***
reyhan duduk di sebuah kursi, pandangan nya tidak pernah lepas dari naura yang tengah berbaring dan menutup mata nya di atas bankar, dengan tangan nya yang memegang tangan naura.
" ra,!! kamu jangan seperti ini, kamu gadis kuat, kamu pasti bisa menghadapi cobaan ini!!" gumam rey.
" rey, sudah dua hari ini kamu di sini! kamu pulang yah, istirahat!! biar momy yang jaga naura" ucap cristine saat dia baru masuk ke dalam ruangan, dan mengelus pundak rey.
memang sudah dua hari ini naura tidak sadar kan diri. dan rey tidak pernah pergi dari samping naura. dia selalu ada di samping naura. sementara kevin sudah di makam kan oleh pihak keluarga nya.
" tapi rey_
" mom!! " ucap rey menaikan volume suara nya, dan menatap cristine tajam.
" kevin!!" gumam naura yang masih menutup mata nya.
" naura?!" panggil rey pelan.
perlahan naura membuka mata nya, dia menatap rey dan cristine sekilas, dan mengedarkan pandangan nya ke semua arah.
__ADS_1
" sayang! kamu mau sesuatu? kamu mau minum??" tanya cristine.namun tidak ada respon apapun dari naura.pandangan nya kosong.
" ra,,!! " panggil rey, dia mengusap puncak kepala naura.
seketika naura teringat tentang kevin, yang membuat air mata nya kembali menetes, dia kembali menangis dalam diam.
dia masih gak percaya dengan semua yang terjadi, kenapa kevin pergi meninggalkan nya? kenapa tuhan mengambil kevin dari nya?
ingin rasa nya dia tidak percaya dengan semua yang terjadi, semua nya begitu cepat.
dia masih terbayang saat terakhir mereka bersama, kevin memeluk nya begitu erat dan lama, seakan dia tidak ada kesempatan lagi untuk memeluk naura.
ingat, jangan kangen sama aku.
kamu harus baik baik aja, kalau aku gak ada di samping mu.
aku selalu memcintai kamu selama nya.
ucapan kevin seakan terus terngiang di telinga nya.dan senyuman kevin masih tergambar jelas di mata nya.
__ADS_1