Takdir cinta rara

Takdir cinta rara
16


__ADS_3

pagi pagi sekali naura sudah di sibukan dengan aktifitas nya di dapur, dia memasak berbagai macam makanan, karna rencana nya dia mau memberikan makanannya untuk bos nya kevin sebagai tanda terima kasih nya atas hadiah yang dia kasih ke kevin



"hhm,,,wangi banget masakan nya,pasti enak nih!!" ucap kevin yang baru keluar dari kamar dan sudah siap dengan pakaian kerja nya.


naura menoleh dan tersenyum tipis.



kevin melangkah menghampiri naura yang lagi menyiapkan masakan nya,untuk di bawa kevin ke kantor dan di berikan pada bos nya. tiba tiba kevin memeluk naura dari belakang, dia menenggelamkan kepala nya diceruk leher naura.



" hebat banget sih gadis cantik ini, calon istri nya siapa sih??"



" calon istri nya kevin bagaskara dong,,"jawab rara yang masih sibuk dengan makanannya.



"ra,,,kalau misal nya kita gak jadi nikah gimana?" gumam kevin pelan.dengan raut wajah serius.



deg,,



seketika naura menghentikan aktifitas nya saat mendengar ucapan kevin.



dia membalikan tubuh nya untuk menghadap kevin, dia menatap kevin dalam, mata nya sudah berkaca kaca menahan tangis



" maksud kamu apa?" tanya rara dengan suara bergetar. hening. kevin diam,dia tidak menjawab pertanyaan naura, dia masih setia memandangi wajah rara yang kini berubah pucat.



" kevin,, ??" lirih naura.



seketika kevin tergelak melihat ekpresi naura, yang membuat naura bingung



" kevin,kenapa tertawa? apa maksud kamu??"



" maafin aku sayang ,,aku cuma bercanda,," ucap nya yang masih sedikit tertawa.



" apa???" jadi kamu bercanda,?? bercanda kamu gak lucu tau gak??" marah naura,,dia pergi meninggalkan kevin ke kamar nya dia benar marah ke kevin.



kevin masuk ke dalam kamar, dan mendekati naura yang tengah menangis di atas tempat tidur.



" ra,,maafin aku, aku cuma bercanda sayang" bujuk kevin membelai rambut naura.



" bercanda kamu gak lucu vin,,kamu gak tahu gimana perasaan ku saat kamu bilang itu??

__ADS_1


vin,,,aku gak tahu gimana jadi nya kalau kamu gak ada di samping ku, aku gak bisa bayangin. itu vin" lirih naura di sertai tangis nya.



kevin langsung membawa tubuh naura ke dalam pelukan nya, " maafin aku yah,,aku janji gak akan lakuin ini lagi, aku janji gak akan pernah pergi dari kamu,aku juga gak bisa tanpa kamu "



****



tok tok



kevin berdiri di depan pintu ruangan rey, untuk memberikan titipan dari naura.


setelah terdengar ada perintah masuk kevin langsung masuk ke dalam



" permisi pak" ucap kevin sopan saat dia sudah ada di hadapan rey.



" ada apa vin?" tanya rey datar



kevin menyerahkan kotak makan pada rey.


" ini titipan dari calon istri saya pak,kata nya sebagai ucapan terima kasih, "



rey cuma melirik kotak makan itu,' " iya, terima kasih"




selang berapa lama dylan masuk ke ruangan nya rey, " rey ini harus loe tanda tangani sekarang" ucap dylan dengan memberikan beberapa maf pada rey.



" makanan siapa nih, kok di anggurin sih?"



" itu dari calon istri nya kevin, loe makan aja kalau mau " ucap rey yang lagi memeriksa berkas yang harus dia tanda tangani.



dylan lalu membuka dan memakan makanannya


" wah,,enak banget, calon isrti nya kevin pintar masak juga yah!"



dylan menemukan sebuah kertas yang di tempel di atas tutup kotak makan



" terima kasih yah pak atas hadiah yang anda kasih untuk kevin, saya gak tahu makanan apa yang anda suka,jadi saya buat beberapa macam makanan.semoga anda suka.


kalau gak suka buang aja lah pak ok."


dylan membacakan isi kertas itu. dan rey dia tidak menanggapi nya.


__ADS_1


" loe yakin gak mau,ini enak lho?


" gak"



dylan terus memaksa rey untuk makan, sampai akhir nya satu suap makanan masuk ke dalam.mulut nya.



'" makanan ini ,? rasanya seperti yang di buat rara" batin nya.


rey lantas mencoba nya lagi sampai makanan itu habis






























__ADS_1



__ADS_2