
sedari tadi rara diam,dia memilih untuk main di ponsel nya,dan membiarkan rey fokus menyetir,
kenapa tiba tiba dia mau nganter aku pulang? kenal juga nggak,tau nama nya aja nggak,?
aku harus hati hati nih,, mungkin dia mau jahatin aku batin rara.
dimana tempat tinggal mu" tanya rey datar
" lurus aja nanti aku kasih tahu." jawab rara,yang masih menatap ponsel nya.
rey melirik rara yang terlihat asik dengan ponsel nya,dia gak suka kalau ada ada orang yang mengabaikannya, dia marah,, apa yang dilihat Rara sampai sampai dia mengacuhkannya
rey merampas ponsel rara dan melempar nya ke luar mobil,dan seketika ponsel itu hancur.
" hey,,,apa yang kamu lakukan? itu ponsel ku!!"' marah rara,
walaupun itu bukan ponsel mahal tapi ponsel itu rara dapat dengan hasil jerih payah nya sendiri,tapi rey dengan seenak nya membuang ponsel itu.
" aku bisa memberi kan yang lebih bagus lagi dari itu" ucap Rei dingin.
" apa maksud kamu?"
rey menepikan Mobilnya di pinggir jalan.
dia menatap rara tajam.
" Aku nggak suka diabaikan" ucap nya dengan sedikit menaikan nada bicaranya.
" apa mau kamu sebenarnya? aku gak kenal sama kamu,, jadi jangan ganggu aku oke,,,!!" ucap Rara marah
rara membuka pintu mobil, dan buru buru pergi dari sana ,dia sediki berlari karena takut Rey akan mengejarnya.
rey marah,, dia mengacak rambutnya frustasi karena baru kali ini ada ada perempuan yang mengabaikan nya,
__ADS_1
kamu akan jadi milikku klaimnya
bugh,,rara membanting pintu dengan keras,saat dia baru sampai di rumah kontrakan nya.
"dasar lelaki gila,,,dia pikir dia itu siapa? kenapa dia membuang ponsel ku?" umpat nya
.aahh,,,, teriak Rara, Dia mengacak rambutnya frustasi memikirkan kan ponselnya yang sudah Innalillahi
tok tok tok
" rara melangkah dengan malas untuk membuka pintu.
" ya ampun rara,ini jam berapa loe baru bangun jam segini?" kesal bunga yang menunjuk jam yang ada di pergelangan tangan nya
" loe ngapain sih pagi-pagi ke sini?"
"pagi apa? ini sudah siang Naura sayang,,,,," jawab bunga yang udah mendaratkan tubuh nya di atas tempat tidur rara.
" ra dari semalam ponsel loe mati yah?" mendengar itu rara jadi keingat ponsel nya yang mungkin udah hancur sekarang.
" kenapa emang?"
" calon laki loe nelponin gue mulu dari semalam, dia nanyain loe,kata nya hp loe mati"
" ponsel gue rusak " jawab nya sedih.
'" rusak kenapa? kok bisa?"
" panjang cerita nya" jawab nya msalas
__ADS_1
" nih,,telpon dulu,kasian dia pasti khawatir banget sama loe" devi memberikan ponsel nya ke rara.
" lagian yah ra, kenapa loe gak minta beliin sama dia sih? "
" ,bunga ,,,kevin kan lagi nabung buat pernikahan kita,jadi gue gak mau minta ini itu ke dia." jelas rara
ya kevin adalah pacar rara,mereka berencana menikah dalam waktu dekat,rara sangat mencintai kevin begitu pun sebalik nya.
kevin bukan lah orang kaya,dia cuma seorang karyawan biasa,tapi karir nya sangat baik.saat ini kevin bekerja di luar kota,perusahaan pusat yang memintanya untuk pindah.
mereka rela pacaran jarak jauh karna gaji kevin di sana lebih besar,karna kevin ingin segera menikahi rara.
rara mengambil ponsel bunga untuk menelpon kevin
halo vin?
iya maaf yah,ponsel ku rusak kemarin,
oh ya,kamu serius?
kapan?
aku seneng banget
ya udah bye,,
" kenapa? seneng banget kaya nya? tanya bunga penasaran
,bunga kamu tahu nggak? kevin akan pindah lagi ke sini,dia akan kerja lagi di sini," jawab rara
senang,,,
" oh yah,? kapan?"
" kata nya dua atau tiga hari lagi dia balik,gue gak sabar, gue kangen banget sama dia"
__ADS_1