
" aku tidak pernah mencintai kamu, aku hanya mencintai kevin" lirih naura menunduk.
jujur naura memang punya perasaan lebih pada rey, tapi tidak sebesar cinta nya pada kevin
"ra,ulangi sekali lagi dan liat aku!!" ucap rey
tapi naura menghiraukan nya.
tangan rey memegang dagu naura agar naura melihat ke arah nya." ulangi sekali lagi" gumam rey pelan saat manik mata mereka saling bertemu.
naura langsung menepis tangan rey
" rey tolong jangan seperti ini, aku cinta sama kevin, aku gak mau nyakitin dia,, tolong biarin aku dan kevin bahagia, aku mohon!!
ucap rara dengan merapatkan ke dua tangan nya pada rey di sertai tangisan
hati rey seakan tercabik cabik melihat naura memohon pada nya untuk kevin. apa cinta naura memang begitu besar pada kevin? apa hebat nya kevin? dia jauh lebih baik.
apa mungkin sekarang rey memang harus belajar mengikhlaskan naura?.
selama ini dia tidak pernah kalah dalam memenangi sebuah tender perusahaan
tapi kini dia kalah dengan karyawan nya sendiri untuk memenangkan hati seorang wanita
ke dua tangan rey mengusap air mata naura, dia tersenyum hampa pada naura.
" kalau kamu memang bahagia bersama kevin, aku rela,,aku gak akan lagi ganggu kamu," gumam rey.
cup
dia mengecup kening naura lama, sebelum dia bangkit dari hadapan naura.
rey menjauh dari naura yang masih duduk di sofa, dia terlihat mengetikan sesuatu di ponsel nya.
sepuluh menit kemudian tiba tiba ada seorang yang mengetuk pintu, setelah mendapat perintah masuk dia langsung masuk ke dalam ruangan rey.
" naura?? kamu kenapa?" tanya kevin, dan langsung menghampiri naura.
__ADS_1
ya orang itu kevin. tadi rey menyuruh dylan untuk memberitahu kevin kalau naura ada di ruangan nya
" tadi dia terjatuh dan kaki nya sedikit terluka" ucap rey datar yang sudah berada di kursi nya.
" kamu gak papa, apa perlu ke dokter? kening kamu juga merah?" tanya kevin panik.memegang kening naura.
naura melirik rey sekilas" aku gak papa vin, aku cuma mau pulang sekarang" gumam naura.
" kamu yakin??"tanya kevin yang di angguki naura.
" ya udah, kita pulang sekarang"
kevin menggendong naura ala pengantin baru untuk keluar dari ruangan rey
" pak terima kasih sudah menolong naura, saya permisi dulu" pamit kevin pada rey yang hanya di balas anggukan oleh rey.
dari balik bahu kevin naura terus menatap rey,sampai mereka keluar dari ruangan rey.
" vin,,bisa gak kamu minta pada perusahaan untuk memindahkan kamu ke luar kota" gumam naura pada kevin saat mereka sudah berada di kontrakan naura, kevin mengolesi kaki dan kening naura dengan salep.
" emang nya kenapa? kamu mau kita pisah lagi??" tanya kevin heran menatap naura
" nggak, maksud aku nanti aku ikut kamu ke sana, kita tinggal di luar kota, nggak di sini" ucap rara yang membuat kevin tambah heran
" kenapa sih? kamu ada masalah sama teman kamu sampai kamu mau pindah segala??"
ng nggak vin,,nggak!!" ucap nya gugup
naura memang ingin pergi jauh, dia tidak mau bertemu rey lagi, dia takut kalau rey akan mengganggu hubungan naura dan kevin, apa lagi nanti setelah mereka menikah,
dan hal yang paling di takuti nya dia tidak mau kalau perasaan nya pada rey akan bertambah besar jika dia terus bertemu dengan nya.
__ADS_1
***
" rey,,, rey, loe bilang mau lupain naura, tapi kenapa loe masih seperti ini??" gumam dylan.
entah sudah berapa botol minuman yang sudah rey habis kan malam ini.sampai sampai kini rey sudah mabuk berat.
naura,, aku cinta sama kamu
aku lebih baik dari kevin
naura ,,naura,
begitulah racau rey saat ini, alhasil dylan harus membawa nya pulang saat ini.
yuhu guys,,kalian team mana
Naura _ kevin
atau
naura _ reyhan ??
__ADS_1