
Dari jauh naura melihat kevin yang tengah berbicara dengan seseorang yang naura tidak tahu, karna posisi orang itu yang membelakangi naura.
dia melangkah mendekati kevin, dan betapa terkejut nya naura saat dia melihat rey ada di hadapan nya dan bicara dengan kevin.
, orang yang selalu membuat dia sakit hati, dan orang yang tidak ingin dia temui lagi untuk selama nya.
begitu pun rey, dia juga terkejut melihat naura bersama kevin, dia menatap naura tajam
mereka berdua saling tatap tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.
" ra,,kenalin ini bos aku, nama nya pak reyhan"
ucap kevin pada naura
" pak ini naura calon istri saya" kevin memperkenalkan naura sebagai calon istri nya.
dengan ragu ragu naura mengulurkan tangan nya untuk menyalami reyhan, dan reyhan membalas uluran tangan naura dengan pandangan yang tak lepas dari nya.
" vin,,ayo pergi,!"ajak naura ke kevin.namun kevin masih asik bicara dengan rey.
" sebentar yah ra!!"
tak selang berapa lama dylan masuk ke dalam cafe, dia mengedarkan pandangan nya ke seluruh cafe untuk mencari reyhan.
" mampus deh" umpat nya pelan saat dia melihat rey berada di satu meja bersama kevin dan naura.
" kevin kamu kok bisa ada di sini?" tanya dylan canggung.dylan langsung menduduki kursi yang ada di sebelah rey.
" iya pak,, kita mau fiting baju untuk pernikahan kita" jelas kevin ke dylan.
" oh gitu,,? memang nya kapan kalian akan menikah? " tanya dylan sambil melirik reyhan.
dia bisa melihat kalau saat ini rey sedang marah, rey memegang gelas dengan begitu kencang dan rahang yang mengeras sehingga urat urat nya dapat terlihat
tiga minggu lagi pak"
__ADS_1
" vin,,,ayo, kita pergi sekarang!!" ajak naura, dia merasa tidak nyaman untuk berada di sana karna sedari tadi rey terus menatap nya dingin.
" iya,sayang iya,,!!"
rey semakin marah,,apa lagi mendengar kevin memanggil naura dengan kata. sayang,,,!!dia senakin panas, api amarah dan cemburu telah menjalar ke seluruh tubuh nya.
sedari tadi dia berusaha sekuat tenaga untuk bersikap tenang di depan kevin, walau bagai mana pun dia harus memperlihatkan wibawa nya sebagai seorang atasan pada karyawan nya.
" rey?? tanya dyan pelan setelah naura dan kevin pergi.
arghh,,,_!!! teriak rey dan membanting gelas yang dia pegang. membuat semua yang ada di sana kaget dan melihat ke arah rey. tapi dia tidak perduli.
rey langsung pergi dari cafe yang langsung di susul dylan.
" rey,!!?" dylan terus mengejar rey dan memanggil nya, namun rey tetap melangkah meninggalkan dylan di belakang.
" rey gue_"
bugh bugh,
rey memukul dylan dengan membabi buta,
" brengsek loe!! loe tahu semua ini dan loe gak bilang sama gue!!!" umapat rey ke dylan
" rey dengar dulu penjelasan gue,,!!"
" gue gak butuh penjelasan loe,,!!"
dylan membiarkan dirinya jadi sasaran kemarahan rey, tanpa membalas nya, karna dia juga merasa bersalah pada rey karna telbaruah menyembunyikan kenyataan ini.
__ADS_1
****
kevin tengah menunggu naura ganti baju, dia berada di sebuah kursi yang tersedia di butik itu
tiba tiba naura keluar dengan memakai gaun pengantin nya,
seketika kevin melongo melihat naura, dia begitu cantik walau tanpa balutan make up.
dia tersenyum senang pada kevin,
" bagus gak sih vin??" tanya rara dengan memutar memutar tubuh nya di depan sebuah kaca besar.
kevin langsung bangkit dari duduk nya dan menghampiri naura.
dia memeluk naura dari belakang dan menghadap ke cermin, mereka tersenyum bahagia, saling tatap melalui cermin yang ada di hadapan mereka.
" kamu sangat lah cantik, aku merasa menjadi lelaki paling beruntung di dunia ini, karna mendapat kan calon istri yang bukan hanya cantik tapi juga sangat lah baik" ucap kevin dan mencium peliis naura,
" justu aku yang merasa beruntung,mendapatkan calon suami yang baik, dan selalu sabar menghadapi sikap ku yang selalu kekanak kanakan, makasih yah vin,,"
" i love u ra,,"
i love u more kevin bagaskara"
tanpa mereka sadari ternyata dari luar butik ada sepasang mata yang menatap gak suka pada mereka.
siapa yah??
komen dong,, biar author semangat buat lanjut,,
__ADS_1