Takdir Tuhan Siapa Yang Tau?

Takdir Tuhan Siapa Yang Tau?
Akhir


__ADS_3

Setelah perbincangan di teras waktu itu, akhir nya Yoga dan Tami sepakat untuk memutuskan hubungan mereka secara baik baik,


Yoga yang awal nya merasa yakin untuk melanjutkan hubungan mereka walau harus jadi pejuang LDR akhir nya memilih untuk tidak egois, ya, ini demi masa depan kita, kembali dia meyakin kan hati nya " jika kita berjodoh, kita pasti akan di persatukan kembali " itu lah keyakinan yang menguat kan nya. Seminggu setelah pertemuan perpisahan mereka, Yoga beserta keluarga berangkat ke Surabaya, kini mereka kembali ikut pemindahan tugas sang Ayah.


setelah menyelesaikan kuliah nya, panji kakak Yoga juga ikut menetap dan melanjutkan studi nya di sana.


Begitu pun dengan Tami, setelah yakin dan memutuskan untuk ikut pergi merantau ke kota dan meminta izin kakak kakak nya, hari ini, Tami bersama mba Eva akan berangkat ke Jakarta.


Skip...


Setelah melakukan perjalanan yang panjang dan melelahkan, kini Tami sampai di tempat kos teman nya mba Eva, ya.. ternyata dari kepulangan nya kemarin keluarga mba eva meminta nya untuk berhenti bekerja dan menikah dengan pria yang sudah lima tahun menjadi kekasih nya,yang berprofesi sebagai tenaga pengajar di kampung, dan niat nya, selain mengantar Tami untuk bekerja dan menggantikan nya, dia juga akan meminta ijin atasan nya untuk berhenti juga sekaligus berpamitan dengan sahabat sahabat nya di kota.


" Tam, sekarang kamu istirahat dulu ya, besok kita baru ke tempat kerja mba yang kemarin, dan semoga mba Megi atasan mba bersedia menggantikan posisi mba yang kemarin sama kamu "

__ADS_1


" Makasih ya mba, semoga saja. Jujur Tami masih merasa kurang percaya diri mba, Tami kan belum punya pengalaman apapun "


" Jangan gitu dong, harus optimis, rezeki kan nggak ada yang tau, o, ya sedikit cerita soal pengalaman mba dulu, jujur, untuk di posisi sekarang, mba juga berproses Tam, kerjaan sekarang itu bisa di bilang susah susah gampang, yaaa nama nya juga kerja ya kan? Dan beruntung pemilik nya juga baik ko' mba Megi orang nya sangat ramah terhadap karyawan, yabpokok nya setelah kamu kenal dan keterima kerja beaok pasti betah deh kerja disana."


" oh ya mba? Emm.. Emang kerjaan mba kemarin di bagian apa mba,? " Tami sangat antusias mendengarkan dan bertanya soal pekerjaan mba Eva kemarin.


" Emm mba tuh kerja nya cuma ngawasin barang, misal nya nih ya.. hari ini pesanan kain akan datang, nah kita tuh harus teliti kualitas kain yang datang sama yang di pesan. apakah sama atau tidak, begitu juga kalau kita akan bongkar atau pengiriman barang pada pemesan, disana kita juga harus bener bener cek pesanan dan yang di pesan sudah seauai atau tidak, pokok nya disini tuh ketelitian kita bener bener di andalkan karna disini adalah cerminan dari kualitas perusahaan dan juga kepuasan pelanggan "


" Susah susah gampang ya mba, tapi kaya nya seru "


" segitu nya ya mba, sampai sampai mba aja berat banget buat keluar "


" yaa begitu lah, kalau kita sudah mencintai pekerjaan kita Tam, seberat apapun beban pekerjaan nya, itu semua nggak akan terasa, apalagi punya teman dan yang se frekuensi dengan kita, nggak semua pekerja bisa dapetin kenyamanan itu Tam, tapi mba harap semoga nanti kamu juga bisa dapet keluarga baru yang bisa bikin kamu betah ya kerja disini "

__ADS_1


" semoga ya mba, semoga keberuntungan yang mba dapet juga nular ke aku "


" iya iya aamin, ya udah, kita istirahat yu, temen mba si vina udah Wa, katanya dia nggak pulang, mau ngambil lemburan, maklum dia ngerjar target buat modal nikah juga katanya "


" mba vina temen mba itu,yang sewa kos ini ya mba?"


" Iya, dia asal nya dari Jateng. sebulan lagi mau ngajuin surat pengunduran diri juga, kebelet kawin katanya hahaha "


" wahh bisa barengan gitu ya, semoga pada lancar ya mba niat baik kalian "


" iya aamin, ya udah ah, bobo yuk !"


Mba Eva segera merebahkan badan nya di atas kasur, di susul Tami yang kemudian ikut tidur, mengumpulkan kembali tenaga yang sehatian ini kelelahan akibat perjalanan, berharap hari esok memberikan kabar bahagia, mengabulkan harap dan Mimpi yang selama ini tersimpan dalam angan.

__ADS_1


Tami, si gadis manis berlesung pipi itu, mengerjapkan mata nya, dia hanya mengistirahatkan raga nya, tapi tidak dengan fikiran nya, jauh dalam lubuk hati nya, ia memanjatkan beberapa doa dan harapan kepada sang pencipta, setetes air mata terjatuh membasahi kulitbpipi nya mengingat ke dua orang tua nya yang telah tiada " bu, pak, semoga kalian bahagia, Tami akan beusaha hidup mandiri, tanpa harus mengharap belas kasih dari orang lain, Tami akan buat ibu sama bapak bangga, Tami pasti bisa, yakin bisa dan harus bisa" ia kembali menguatkan diri hati dan menghapus tetesan air mata di pipi nya. Alfatihah untuk bapak dan Ibu..


Sesaat setelah mengirim kan do'a untuk almarhum ke dua orang tua nya, gadis manis itu kemudian terlelap ke alam mimpi nya.


__ADS_2