TAKUT SENDIRI

TAKUT SENDIRI
NEGO


__ADS_3

"Jangan senyum-senyum,"geram Bos dengan wajah memerah.


"Senyum doang Bos."Nesya tersenyum geli melihat Bos nya yang uring-uringan seharian ini.


"Saya tidak suka.Brrakk..."Bos menutup pintu dengan keras.


Nesya tersenyum semakin lebar.Bahagia sekali dia hari ini.Mencoba mengambil keuntungan sebesar-besarnya dari Bos nya.Tak apa sesekali dia memberi Bos nya pelajaran.Biar Bos tak semena-mena lagi pada bawahan seperti Nesya ini.


💚💚💚


Flashback sejam yang lalu


"Gimana ini?"Bos mengacak rambutnya frustasi.Permintaan mamanya sungguh mengganggu pikirannya.Bagaimana bisa dia membawa pacar secepat itu.Gebetan saja tak punya,apalagi pacar.


Nesya hanya diam sambil melirik ke arah Bos nya.Nesya tak menyangka Bos nya yang ganteng badai ini tak memiliki pacar.Dan lebih parahnya lagi selama hidupnya tak pernah merasakan apa namanya itu pacaran.


"Ckk...sungguh malang nasibmu Bos.Rugi punya wajah oke,penampilan oke,duit segudang tapi tak punya pacar,"batin Nesya sok prihatin padahal dia juga jomblo abadi.


"Nes,kamu harus bantuin aku kali ini."Bos menatap Nesya dalam.


"Bantuin apa sih Bos?"tanya Nesya balik menatap Bos nya.


"Kamu harus bantuin aku cari cewek."


Nesya melongo kaget."Lho kok saya?"


"Siapa lagi?"tanya Bos balik.


"Ya siapa kek,yang penting bukan saya."

__ADS_1


"Ayolah,"bujuk Bos kini memasang wajah memelas.


"Maaf Bos saya gak bisa."


"Tolonglah."Bos menarik lengan Nesya seperti anak kecil.


"Eh...Bos apaan sih."Nesya melepas genggaman tangan Bos.


"Ayolah bantuin saya.Kamu tega apa melihat saya nanti diomeli mama."


"Bodo amat."


"Kok kamu tega banget sih sama saya?"


"Bos juga tega kok pekerjakan saya kaya kerja rodi.Mau istirahat sebentar saja susah,mau makan siang juga susah.Rasain tu omelan mama Bos,"batin Nesya dalam hati.


"Nes!"panggil Bos membuyarkan lamunan Nesya.


"Ayolah bantuin saya.Kamu mau apa?Hp baru,make up,tas,sepatu?ngomong sama saya nanti saya beliin buat kamu."


"Ye...nyogok."


"Bukan nyogok Nes.Ini kerjasama saling menguntungkan."


"Tapi maaf saya tak tertarik tu,"kata Nesya bohong padahal dalam hati ngiler juga mendengar tawaran itu.Kapan lagi coba bisa porotin uang Bos.


Bos mendengus napas kesal."Terus kamu maunya apa?"


Nesya berpikir sejenak."Ehm....saya mau...Bos bayarin saya liburan ke Bali selama seminggu.No kerja,no telpon saya dan biarkan saya free selama di Bali."

__ADS_1


"Seminggu?"Bos memelototkan matanya tak percaya.Bagaimana bisa Nesya minta itu.Sehari saja tanpa Nesya kerjaannya kacau apalagi ini seminggu.Bisa-bisa perusahaannya tutup mendadak gara-gara sekretarisnya ini.


"Bagaimana Bos?"tanya Nesya masih menunggu jawaban.


"Jangan minta yang aneh-aneh deh.Kamu mau tinggalin saya kerja sendirian."


"Cuma seminggu ini Bos."Nesya mengerucutkan bibirnya.


"Itu terlalu lama bagi saya."


"Ya udah deh 5 hari kalau begitu."


Bos menggeleng tak setuju.


"4 hari?"


"2 hari."


"Ya Allah kurang lah Bos."Nesya protes.


"3 hari atau tidak sama sekali."putus Bos tanpa bisa di ganggu gugat.


"Ya udah deh tapi Bos tetap traktir sepatu,tas dan hp ya?"minta Nesya dengan tidak tahu dirinya.


"Kamu mau memeras saya?"Bos benar-benar tak habis pikir dengan Nesya.


Nesya nyengir lebar."Itupun kalau Bos mau."


"Sial!"umpat Bos tak berkutik.

__ADS_1


❤❤❤


__ADS_2