Terikat Cinta Diponpes

Terikat Cinta Diponpes
1 Tahun


__ADS_3

setengah tahun berlalu sekarang ketiga murid teladan sekolah SMP negri Nusantara sedang melaksanakan ujian semester genap semua murid sedang bersungguh-sungguh mengerjakan soalnya.Sudah 2 Minggu berlu sekarang sedang pembagian rapot untuk murid kelas 10 dan kelas 11 sedangkan kelas 12 sedang melaksanakan perpisahan di puncak bogor.seperti semester 1 Nisa mendapatkan ranting 1,nata mendapatkan ranting 2 sedangkan nila mendapatkan ranting 3.memua teman-temannya Nisa sedang berlibur di pantai bersama keluarganya dusana berlibur 1 Minggu setelah 1 Minggu mereka pulang ke rumah masing-masing dan dianterkan sama keluarkan ya Nisa


Engga kerasa 1 minggu sudah terlewatkan mereka berkemas-kemas untuk pulang kerumah, keluarga Nisa sefang mengendarai mobil dengan kecepatan normal engga lama kemudian mereka sampai mengantar nata pulang sekarang sampai menganter nila kerumahnya baru pulang kerumahnya.


"ka tolong gendong nosa kekamarnya"pinta bunda


"iya Bun Kaka akan menggendong Nisa kekamarnya sekarang"jawab firman


Nisa digendong ala-ala Korea yang digendong depan masuk kerumah naik tangga lalu puka pintu kamarnya dan menidurkan dikasirnya,dan firman kembali luar mbabtu ayah membawa barangnya masuk kedalam firman sudah memasukan sebagian barang-barangbya kedalam rumah lalu ia membawa barangnya kekamar dan istirahat karena perjalanan jauh.


*keesokan harinya


mereka berkunjung kerumah Johan atau tepatnya ponpes miliknya,Johan adalah adik kandung dari istrinya yaitu Kirana keluarganya sengaja berkunjung kesini karena lama esngga ketemu Nisa dan firman sudah masuk mobil begitu pulan dengan bunda dan ayah,perjalanan mereka keponpes 3 jam engga lama kemudian sudah sampai diponpesnya mereka dikerumuni oleh santri dan santriwati.keluarga Lukman langsung masuk kedalam sedangkan yang ngangkat barang-barangnya Yuda dan laura menaruhnya kedalam rumah.


"udah lama engga kesini ka"ucap Lia


"iya de baru sempet karena anak-anak kebetulan sedang libur sekolah"jawab Kirana


"om Tante sehat kan"tanya firman sambil cium tangannya


"Alhamdulillah sehat"jawab Johan


"ini anak kalian sedang hamil yah betapa bukan"jawab bunda


"iya bude sudah 9 bulan"jawab Yuda


"enga terasa kalian mau punya cucu"ucap Lukman


"iya om,ini bisa kan"tanya Laura


"saya nisa,kalau nisa panggi anak adiknya bunda siapa dong"tanya Nisa


"panggil nama kalau miturut kelahiran tua Laura tapi menurut keturunan panggil nama"menjelaskan kepada Nisa

__ADS_1


"tapi Bun apa itu sopan"tanya Nisa


"engga papa kan aku panggil Nisa mba,jadi bisa panggi aku nama aja engga papa"ucap Laura


"baik lah Rara engga papa kan"ucap Nisa


"engga papa"jawab Laura


"mau ikut aku ke asrama santriwati"tanya Laura


"mau Ra jalan sekarang aja"pinta Nisa


"ayo yah,Bu,om,Tan,mas firman aku mau anter mba nisa jalan-jalan"ucap Laura


"tunggu aku juga mau ikut"ucap firman


"assalamualaikum"jawab bersama


mereka sudah ada dikawasan santriwati disini jawang ada santri karena banyak yang menjaganya baik ustadz atau pun ustadzah,karena Laura ikut mereka jadi banyak yang mengerti dan sudah paham dengan ustazah Laura dan banyak santriwati yang menyapa mereka.


"assalamualaikum ustazah ini siapa aku baru melihatnya"ucap nada santri disini


"wangalaikumusalam nada ini saudara ustadzah,kenalin ini Nisa dan ini firman"jawab Laura


"nama saya nada"ucap nada sambil jabat tangan Nisa


"nama saya Anisa Salsabila"ucap Nisa menjabat tangan nada


karena firman bukan makhrom,nada cuma menyebutkan nama dan menanggukan kepalanya Firman juga mengerti ia juga jarang menyentuh wanita yang bukan mahramnya kecuali ibu dan adiknya,mereka kembali jalan-jalan mengelilingi pondok ini benar saja pondok disini luas,bersih dan nyaman dibunibiayanya juga engga terlalu mahal bagi semua santri.swriap bulan juma membayar 50 ribu perbulan ,setiap tahun cuma mbayar 100 ribu yang itu juga buat para santri dan santriwati disini dibelakang ini ada sawah milik pesantren,ada kolam ikan dibelakang rumah ummi dan Abi pemilik pondok pesantren ini.setelah mereka cape Laura,Nisa dan firman kembali ke rumah Abi sebutan ini untuk para santri disini.


"mba Nisa amu kekama aku"tanya Laura


"boleh kekamar Rara"jawab Nisa

__ADS_1


"boleh kalau amu tidur juga boleh"ucap Laura


"beneran boleh,Bun Nisa boleh tidur sama Rara"tanya Nisa


"boleh nis engga usah ganggu Rara kalau sedang sibuk"pinta bunda


"siap Bun aku kekamar Rara"


barang-barang Nisa dibawa Laura karena agak berat walaupun cuma mendorong kopernya,engga lama sampai kamar Laura mereka mengucapkan salam kalau masuk kamar atau masuk rumah mereka sudah diajarkan sejak dini.


"wah Ra kamarnya lumayan besar,ada AC nya juga"ucap Nisa


"Alhamdulillah setiap ruangan disini pasti ada AC tapi kalau di pesantren cuma diruangan tertentu misal di ruang guru,diruang belajar khusus dan yang lainnya"ucap Laura


"mari rebahan kalau buka kerudung juga boleh"pinta Laura


"engga nyalakan AC aja nanti hilang sendiri kringetnya"jawab Nisa


engga lama kemudian ustadz Fahmi datang, ustadz Fahmi seangkatan dengan Laura orangnya baik,sopan,ramah,


murah senyum karena tadi sudah janji pada Laura mau kekebun mbantu mengawasi santriwati yang dihukunya.


"Laura ada nak Fahmi katanya sudah janji tadi"ucap Yuda


"iya ka bentar aku akan kesana


"mba Nisa mau ikut kebun"tanya Laura


"beneran boleh ikut"jawab Nisa


"boleh tuh jalan sekarang sudah ditunggu"pinta Laura


mereka jalan keruang tengah nyamperin Fahmi dan mau izin kekebun mengawasi santri yang terkena hukuman

__ADS_1


__ADS_2