Terikat Cinta Diponpes

Terikat Cinta Diponpes
surprise party


__ADS_3

kedatangan keluarga Fahmi bersama Galang kerumahnya engga lama sampai sampai,mereka disambut santri dan santriwati karena dulu Fahmi pernah membimbingnya.lalu mereka jalan kerumah Abi disana juga sengaja memasak banyak Laura kelihatan sangat canti walaupun banyak keringat yang menetes.


"jangan diliatin belum makhrom keasrama aja yuh kalau kau disini takut zina banyak santriwati disini"


"betul mi yuh, barang-barangnya sudah ditaruh kamar kan?"


"sudah lah yih cepat nanti keburu mereka melihat kita,aku engga mau nisa salah paham karena ada beberapa santriwati yang belum tau aku sudah menikah"


engga lama akhirnya sampai diasrama santri disana juga banyak yang sedang melantunkan Al-Qur'an hati Galang lebih tenang,ada juga yang sedang melukis dan sebagainya beberapa santri dan santriwati lulusan sini sekarang jadi ustazah.


"assalamualaikum ustadz dengan siapa baru kelihatan"


"wangakaikimusalam Lisa sedang membuat lukisan,ini Galang teman ku dulu sampai sekarang"


"iya tad udah lama engga ketemu sehat kan"


"Alhamdulillah sehat gimana dengan Lisa sehatkan?"


"Alhamdulillah sehat"


"permisi Lis mari"


mereka melanjutkan jalan kekamar kamar Andi dan istirahat disana akhirnya bisa istirahat juga.


"mi kayanya banyak deh yang belum tau kalau kau sudah menikah"


"kan belum dipublikasikan tunggu sampai 2-3 bulan lagi kalau sekarang takut Nisa kepikiran soal itu"


"tidur lah mi nanti aku mangunkan"


"eh salah lah kan harusnya kamu yang tidur bukan aku masih panjang waktu,Andi engga bakalan marah kalau ada orang yang tidur disini"


tiba-tiba Andi datang ke kamar dan masuk


"mi apa kabar baru keliatan sibuk yah banyak tugas"


"engga juga kenalin Galang temen ku pas kuliah bareng"


"Andi"mengulurkan tangannya


"Galang"menjabat tangannya

__ADS_1


"ndi boleh aku istirahat disini aku sangat lelah"


"boleh tidur lah kalau kau mengantuk tenang engga ada yang mengganggumu"


Galang tertidur dengan nyenyak Fahmi kembali kerumah Abi duduk dihalaman belakang disana engga ada santriwati yang datang kalau kesana cuma mengambil ikan yang sudah ditangkap santri.


"ustadz sendirian aja udah lama disini"


"iya Mel lumayan kenapa?"


"ustadz bis bantuin bawa ember bersama?mau kan bantuin kita?"


"maaf kalau engga kuat nggotongnya minta bantuan atau manggil santriwati lain untuk membantu kalian"


main ponselnya dan Nisa mendekatin syaminnya mbawa teh dan kue lapis legit kesukaan semua orang,santri pun sudah pergi duluan sebelum Nisa datang nyamperin Fahmi dan memberikan teh dek kuenya.


"ka kenapa ada masalah kah?diminum dan dimakan"


"duduk lah nis aku mau bicara engga peduli kata orang kira kan sudah sah jadi suami-istri"


lalu nis duduk disampingnya karena tadi sudah diminta untuk menemaninya.


"ka Fahmi engga usah takut nisa engga cemburu kalau ada yang dekat-dekat dengan mu,kan aku percaya ka Fahmi akan menjaga perasaan itu untuk Nisa ka uang yang diberikan kenisa masih banyak dadi bukan depan engga usah dikasih yah"


"engga bisa ka Fahmi akan memberikan tiap bulan kalau memang masih lebih,belihah keperluan Nisa seperti science,parfum tas atau yang lainnya"


"masih banyak ka jadi tiap bulan beli itu sebelum kerumah ka Fahmi Nisa sudah beli semuanya"


"udah deh nis ka Fahmi sedang engga setabil emosinya jadi harus mengetahui kapan aku marah,sedih emosi atau yang lain.bukanya ka Fahmi menyakiti perasaan Nisa kalau mau lebih tau tanyakan kesyfa,ibu dan ayah"


Nisa meneteskan air matanya karena ucapan Fahmi barusan


"Nis engga usah nangis dong maafkan ucapan tadi ka Fahmi tadi Nisa bisa mampir,nyubit,dan pukul asal Nisa mau maafkan ka Fahmi"


syfa datang menghampiri Nisa dan Fahmi lalu memeluknya sampai puas menangis.


"syf tolong jaga Nisa aku ada urusan mau ngecek Emil siapa tau ada order baju"


meninggalkan mereka kekamarnya masuk dan duduk dimeja kerjanya,ternyata engga ada yang order cuma ada beberapa yang menanyakan bisa dianter atau bisa bertemu deresto sahabat kita.


Engga kerasa sudah azan ashar semua orang maksanakan sholat akhirnya selesai Fahmi nyamperin istrinya dikamarnya akhirnya sampai didepan pintu langsung masuk,ternyata Nisa baru selesai mandi engga makai jilbab dan Fahmi melihatnya disitu juga ada syfa dan laura.

__ADS_1


memeluknya dari belakang sambil menyenderkan kepalanya di bahu Nisa,semakin Nisa memberontak maka semakin kenjang belukanya.


"ka lebasin takut ada orang yang datang,kalau engga lepasin Nisa akan marah dan engga mau bicara lagi dengan ka Fahmi"ancam Nisa


"engga bakalan sebelum Nisa memaafkan ka Fahmi,tenang engga ada yang bakalan masuk Ra syf keluar nanti amsuk lagi kalau aku sudah pergi"


tanpa mengatakan apapun syfa dan laura pergi tinggal mereka berdua,Dan pernikahan mereka sudah 14 hari atau setengah bulan pelukannya engga dilepas sama Fahmi.


"ka Nisa engga marah dan engga cemburu cuma kesal aja sama ka Fahmi,nisa sudah maafkan koh sebelum ka Fahmi minta maaf kenisa"


"makasih istriku"


mencium keningnyamereka juga sudah selesai menyimpan semuanya santri dan santriwati juga akan ikut serta dalam lamaran Galang dan Laura.Setelah sholat isya makanya sudah disiapkan mereka sedang menikmati makanannya ditengah-tengah itu Galang berdiri sambil berlutut dihadapan Laura.


"maafkan aku Ra soal kemarin mungkin perkataan itu seharusnya engga diucapkan"


"udah aku maafkan Lang tenang aja berdiri yuh tuh diliatin banyak orang malu tuh"


"engga mau Ra aku mau nunjukin sesuatu dulu baru aku berdiri mi mana itunya"


memberikan kado kecil seperti tempat perhiasan.....


diberikan kelaura dan memintanya untuk dibuka


"bukalah ini buat mu dari ku"


"isinya apa Lang ini bukan buat ku kan?berikan kecewemu bukan keaku?!"


menghampiri Laura engga jauh dari tempat duduknya


"Ra Galang pernah bilang mau tunangan kan sebenarnya ini sudah direncanakan buka lah isinya apa,itu buat mi"


"tapi mi pasti bohong kan?NIS ,Bu,yah ini buat Laura engga bercanda kan?"


"bukalah hadiahnya itu hak kamu aku sudah menyiapkan semuanya untuk mu"


Laura meneteskan air matanya begitu pula dengan Galang,engga lama kotanya dibuka dan mengambil isi lalu dipasangkan dipergelangan tangan sangat cantik.


"makasih Lang"


"sama-sama pakaian engga boleh dilepas mengerti"

__ADS_1


__ADS_2