
setelah melaksanakan sholat subuh berjamaah Zidan dan Zayan sedang membuat makanan untuk mereka makan karena nanti akan bertemu di pengadilan
Rena jalan kearah Zidan dan Zayan dan duduk ngeliatin mereka masak,Zidan menyadari bahwa Rena sedang melihat kearahnya lalu menunduk pandangan nya.
"maaf tadi aku mencium harum lezat dari sini makannya aku kesini deh maaf"
Zayan menoleh kearah Rena langsung menunduk pandangannya
"astaghfirullah Nana kalau kesini inggat dong ada kita?"tegur Zayan sambil menyelesaikan masakannya
"lalu ada apa Ka kan aku cuma sedang ngeliat doang engga ngapain-ngapain"
"maksud ka za kalau kesini gunakan selendang atau handuk juga bisa maaf bukannya maksu apa-apa kita kan bukan makhrom kamu jadi ingat itu juga na"
"maaf-maaf bentar aku akan kesini lagi"
jalan kearah kamarnya masuk mengambil handuk memakaikannya dikepala jalan kearah dapur dan duduk bersama mereka
"itu kan lebih baik dari pada tadi nanti inggat kan ada jadwal sidang tentang ayah mu masih ingat dengan janji mu semalam na?"
"masih za kenapa?buktinya ada dimana?"
"ada dilionting ini yang aku pakai ada semu sudah aku pindahkan"
"oke nanti sekitar jam 9 kita berangkat"
setelah selesai makan rena yang mencuci peralatan dapur engga lama akhirnya selesai jalan keruang tengah duduk bersama mereka
"makasih za sudah memperbolehkan tinggal disini"
"sama-sama sudah inggat kan yang dikatakan zi?"
"sudah kalau gitu aku amu kekamarjalab kekamar engga lama akhirnya sampai sedang rebahan tiba-tiba lionting menunjuk pesan
//ka za kapan pulang?kembar nyariin Kaka jaga diri Kaka dan ka zi disana//
langsung menjawab pesannya
//engga tau kalau urusannya sudah selesai kita akan pulang syf tenang aja doakan kita disini supaya bisa mempenjarakan ayah Reni//
//Kaka disana sudah makan kah?tinggal sama siapa saja maaf pertanyaan ini engga usah di bales ka//
//sudah tadi aku sama zi yang masak syfa mau tau disini ada siapa saja?ada aku,zi dan Rena saudarinya Reni dia juga muak sama kelakuan kakaknya nanti akan Kaka ceritakan gimana kondisi disana baik-baik saja kan?//
//Alhamdulillah ka kemarin sempat ada yang nyariiin kita tapi melihat kondisi rumah sepertinya sudah engga ada jadi mereka langsung pergi//
Kenapa tadi mendengar ada yang menginap dirumahnya aku merasa harah engga suka ada apa ini dengan berasaan aku...........batin syfa sambil mencari jawabannya engga tetemu-temu
atau jangan-jangan aku ada perasaan sama ka Zayan tapi kan kita cuma temen engga lebih lagi-lagi syfa menanyakan pada dirinya sendiri
mereka sudah pergi kepengadilan tinggi yang ada disitu engga lama keputusan hakim sudah diputuskan aka dipenjara selam 10 tahun
Zayan,Zidan dan Reni memikirkan supaya engga ada jamina untuk keluar dari situ sebelum 10 tahun,lalu mereka berkumpul disuatu tempat cuma mereka yang tau tempat rahasia itu semu orang sudah berkumpul sedang membangun rencana supaya ayah Reni engga mudah keluar dari situ
"ka gimana kalau kita data korban dari mereka satu-persatu?"
"kalau satu-persatu akan memperlukan banyak waktu"
"Nana kamu punya data tentang beaoa korban yang sudah dibunuh ayah mu?"
"tau cuma beberapa ada komputer atau laptop aku pinjam"
Zidan memberikan leptopnya Rena sedang mencari data orang yang pernah dibunuh sedangkan Zayan mencatat nama,usai,dan sebagainya engga lama akhirnya selesai.
"makasih data ini sangat membantu kita besok kita kan mengajukan ini kepengadilan tinggi supaya permohonannya tidak dikabulkan zi pulang sekarang"
__ADS_1
"makasih sudah membantu sampai besok"
Rena mengikuti langkah mereka masuk rumah Zayan dan Zidan pergi kekamar masing-masing sedangkan Rena sedang menonton televisi sendiri
karena Zidan bosan dilamarnya lalu pergi kekamar Zayan masuk dan menutup pintunya kembali lalu melihat Zayan sedang senyum bahagia karena bisa mempenjarakan orang yang membuat keluarganya hanjur dan keluarga orang lain ganjur
"ka sedang memikirkan apa syfa kan?atau memikirkan lain seperti bulan madu"ledek zidan
"astaghfirullah zi pikiran mu yang kotor-kotor dijauhkan,Kaka sedang memikirkan yang lain kaka bahagia,bangga dan lebih menikmati perjalanan ini"
"maksud Kaka karena sudah berhasil memasukan sialan itu kepenjara?"
"betul sekali zi"
tiba-tiba liontin Zidan ada yang mengirim pesan
//Kaka aku rindu pada mu🥰🥰//
pesan itu langsung dihapus dari lionting syfa
"ada apa ka?siapa yang kirim pesan?"
"dari lionting syfa sudah Kaka baca cuma langsung dihapus"
*keesokan harinya
setelah sholat subuh Zayan dan Zidan sedang memasak didapur Rena datang menggunakan handuk seperti kemarin lalu duduk diruang makan sambil melihat Zidan
ternyata Zidan ganteng juga Sholeh mengerti agama bahkan kemarin bertemu timny aarang memandang cewe lebih banyak memandang cowok ketimbang cewe.............batin Reni sambil ngelamun mikirin yang kemarin
"jangan ngelamun sambet malah repot sudah selesai silahkan dimakan na"
"iya zi makasih"
"aku za bukan zi?"protes Zayan sambil memakan nasi sama lauk-pauknya
"makan nanti kita akan pergi jangan sampai perut mu kosong nanti merepotkan aku"
engga lama akhirnya selesai makannya Rena seperti kemarin lalu Zidan datang membawa papar bag Rena juga sudah selesai
"ini ada baju+hijab untuk mu semoga kamu bisa berubah menjadi lebih baik na"
"amin makasih zi,tau dari mana kalau agamaku?"
"dulu kan pernah melihat mu mengaji tapi engga ada yang menyadari bahwa kamu itu cantik kalau memakai hijab dan pada usia 17 tahun semuanya sudah dilupakan benar kan?"
"benar makasih zi akan aku coba dan gunakan setiap hari"
engga lama mereka sudah siap untuk pergi lalu pengajuan laporan penahanan diterima kalau ada yang mengajukan banding dan sebagai akan ditolak,karena banyak pasal-pasal yang sudah dilanggar nya bahkan bisa ditambahkan 5 tahun lagi jadi 15 tahun penjara.
setelah itu mereka pergi kerumah engga lama akhirnya sampai Zidan dan Zayan masuk kamar masing-masing sedang merapikan baju-bajunya
Rena datang kekamarnya Zidan dan langsung masuk
"zi mau kemana?pergi meninggalkan aku sendirian disini?"
"iya kita akan kembali kenusantaraan menenangkan diri disana kenapa na?"
"boleh aku ikut sama kalian?kalau disini pasti Kaka kaan mencari ku boleh kan olis zi"
"maaf tapi kan sama saja kalau dirumah pasti za akan marah lagian disana hukumnya berbeda sama disini na,kalau disini perempuan boleh menginap semaunya sampai bertahun-tahun kalau disana perempuan engga boleh menginap tanpa keluarga yang ikut cobalah mengerti"
"tapi zi kalau disini pasti aku akan sama seperti Kaka,Kaka akan memantau ku dari jauh kalau engga aku bisa di pesantren kenalan kalian ada kan?"
"ada sih mau ikut?nanti akan aku anterkan cuma kamu kan sedang kuliah juga disini?gimana dengan kuliahmu?"
__ADS_1
"tenang aku sudah bicara dengan pengacara ku untuk meminta surat pertukaran mahasiswa kenusantaraan kan?"
"iya benar kapan surat selesai?"
"lusa kayanya sudah dikirim"
"baik lah siap-siap dulu Sanah nanti za akan marah kalau kelamaan"
"makasih zi"
"sama-sama"
engga lama mereka sedang naik mobil menuju bandara dan sedang pemeriksaan paspor,lalu dipersilahkan masuk naik pesawat Zayan baru menyadari bahwa Rena juga ikut kenusantaraan
"zi kenapa dia ikut kita?kau tau kan fukum disini dan disana berbeda?"
"iya ka tadi Nana memaksa untuk ikut sudah aku jelaskan semuanya dan tentang kuliahnya akan pindah kesini pengacaranya sedang mengurus surat itu"
"Nana akan tinggal dimana?dirumah kita atau mau ngekos aja nanti kau yang tanggung jawab soal itu"
"tapi ka?dia kan sudah membantu kita?engga ada salahnya kan kalau kita membantu Nana"
"terserah pokoknya za engga mau ikut campur masalah itu oke"
pesawat sudah mendarat dengan selamat Fahmi yang menjemput mereka engga lama akhirnya sampai rumah Fahmi langsung masuk kedalam dan duduk diruang tengah
"assalamualaikum ayah ibu"ucap Zidan dan Zayan bersamaan
"wangalaikumusakam zi za gimana kondisi kalian baik-baik saja kan?"
"Alhamdulillah yah baik-baik saja maaf yah ini Renayang membantu kita disana"
"rena om Tan sama seperti zi pertukeran mahasiswa"mencium tangan ibu
rangan Rena sudah hampir menyentuh tangan ayah lalu ayah melipat kedua tangannya didada
"ayah Rahmat"
"Rena ayah sama seperti mereka engga bersentuhan dengan yang makhromnya"ibu memberikan pengertian kepada Rena lalu Dyan dyon datang bersama syfa,syfa mengejar mereka hampir jatuh kelantai dengan sigap Zayan menangkap syfa lalu melepaskan tubuhnya
"maaf-maaf lain kali engga usah lari-lari kalau jatuh engga papa untuk kebal-kebal tubuh"
"ma___kasih Ka maaf karena engga melihat jalan asal lari aja"
"iya,Dyan Dyon om za kangen sini-sini peluk"
Dyon Dyan mendekat kearah Zayan lalu memeluknya untuk melepas rindu dengan mereka
"sama om zi engga kangen?"
"engga karena om lupa akan traktir kita beli jajan sepuasnya"
"maaf karena sibuk om sampai lupa gimana kalau nanti sore mumpung terang masih ada matahari sambil menikmati senja?"
"baik lah akan kita maafkan om zi kita kangen"
sambil memeluk kembar melepas rasa letihnya disana engga lama akhirnya kembali ketopik pembicaraan
"Rena mau tinggal dimana nak?"
"tinggal dikos-kosan tapi malam ini mau tinggal dimana zi?"
"tinggal disini sama boleh kan yah?besok akan mencari kos-kosan yah"
"boleh lagian Fahmi juga engga disini nanti tidur dikamar tamu aja Bu"
__ADS_1
"baik yah makasih"
"makasih om"