
hari sangat cerah pemandangan sangat sejuk sedang bersiap-siap pergi bertamu kerumah Zayan engga lama akhirnya sampai
"ka ini beneran rumahnya ka Zayan?"
"iya tuh orangnya sedang berkebun"
"assalamualaikum Yan sedang berkebun kelihatannya sudah agak banyak bunga disini"
"wangakaikimusalam eh kalain sudah Dadang maaf aku sedang berkebun silahkan masuk"
masuk kedalam bersama pemilik rumah dan duduk diruang tengah
"bentar aku ganti baju sekalian ambilkan minum mau jus buah naga baru saja panan"
"boleh kalau engga merepotkan"
"tentu engga ka kanza dengan senang hati tapi tunggu sebentar akan aku buatkan"
"tunggu apa aku boleh membantu mu ka?"
sedah berjalan kearah kamarnya lalu langkah kaki Zayan berhenti
"engga perlu syf biar aku aja tunggu disini!duduklah bersama yang lain"
engga lama akhirnya Zayan keluar jalan kearah dapur sedang membuat jus buah naga tiba-tiba tangannya terluka terkena pisau
"ahhh......kenapa harus sekarang terkena pisaunya"
"kenapa terkena pisau kan sini biar aku bantu"
suara itu seperti syfa............
"engga usah sudah berhenti darahnya tenang aja syf"
karena sebelum syfa datang tangannya sudah di cucup darahnya jadi engga perlu dibersihkan tinggal di oleskan obat nyerinya
"makasih sudah memerban lukanya padahal tidak usah"
"sama-sama daripada infeksi malah lebih sakit kan"
"iya deh syfa!dah puas bantuin aku membawa ini kemereka nanti aku akan mbawakan cemilannya"
"oke ada lagi misal hati"
jebbbbbb
apasih kenapa bicara kaya gitu padahal aku cuma minta tolong batin Zayan sedangkan tangannya sedang membuat cemilan sederhana buat mereka engga lama akhirnya selesai dan dianterkan kemereka
"silahkan cuma makan sederhana disini engga nyetok makanan ringan kalau rumah Magelang banyak makanan"
"serius engga bercanda kan hal ini punya siapa?"
"punya ku dari ibu semua kalau aku cuma numpang tidur disini karena aku belum punya rumah masih nabung ka Galang"
"beneran nih engga bercanda kan sama aja ini milik mu kan yan?"
"engga dong ka punya ku cuma numpang hidup sampai aku lulus kuliah kalau sudah lulus tinggal kerja dan mbangun rumah kalau ada tanah yang disini bisa alu beli dan dibangun rumah disana"
__ADS_1
"terserah deh yan ka Fahmi pasrah kalau debat dengan mu pasti kalah"
"ka kalian masuk lama disini?atau tinggal beberapa hari lagi mau pulang biar bareng sekalian aku juga mau pulang"
"rumah dimana lagi?"
"didekat komplek rumah ka Fahmi jarak lima rumah dari situ"
"aku baru tau kau ada rumah mu disana Yan"
"iya ka firman kan nama Kaka,karena aku ngekos nyari tempat yang lebih dekat dengan kampus"
"tau dari mana kalau aku namanya firman?"
"tau lah gini-gini juga tau isi hati Ka firman"
"katakanlah yan penasaran tau"
"beneran mau tau kalau ka kanza mau minum es coklat buatan aku kan betul ga ka kanza?"
mengangguk pelan"benar sekali tau dari mana tentang itu yan"
"bentar ka akan aku buatkan ada yang mau lagi"
"kita om boleh kan"
"boleh sebentar akan aku buatkan"
pergi kearah dapur engga lama akhirnya jadi memberikan memereka"silahkan diminum engga ku kasih racun koh tenang aja kalau enggak percaya tanya ka Galang sama ka fahmi benar kan ka"duduk kembali ketempat duduknya
"aku aka ceritakan sedikit dentang kelebihan yang aku miliki?!aku tau kalau kalian menginjakkan kaki kelantai kalau engga aku engga bisa aku baru menyadarinya pas SMA kelas 2 kalau enggak salah"
"beneran Yan dulu kan pernah main bareng sama kita tapi Adit engga bicara dengan kita?iya kan Lang?"
"betul tuh tapi engga disalah gunakan kan tentang kelebihan mu yan"
"engga dong ka jarang aku pakai karena aku agak males berusaha dengan orang lain yang belum aku kenal,mau aku cerita kan lagi tapi maaf lain kali untuk hari ini sudah cukup silahkan dihabiskan makanan dan minumannya mubasir"
...****************...
masih disitu dan sudah melaksanakan sholat duhur berjamaah tadi sekarang duduk di sofa ruang tengah sambil nonton televisi bersama
"kalian laporkan mau makan apa biar aku pesankan tenang aku yang bayar kan"tawar Zayan sopan kemereka
"engga usah ka kia masih kenyang tadi kan sudah makan"
"bohong karena aku tau kaki mu nampak dilantai dan kamu juga sebenarnya laperkan? ucapkan aja sekalian aku juga laper"
"disini engga ada sayuran atau bahan makanan kah?"
"engga ka lauar kan aku kesini cuma nengok rumah doang dadi engga sempat untuk belanja makanan,katakan lah atau kalian enggg mau berbicara mana aku tau mau makan apa kaki kalian juga engga menyentuh lantai"
Zayan sudah kehabisan kata-kata yang mau diucapkan lagi karena sudah engga ada yang mau bilang akhirnya inisiatif untuk memesan pizza 5 boks ukuran sedang engga lama akhirnya datang
"paket"teriak kurir pizza
"iya tunggu sebentar"jalan menghampiri kurirnya menerima pesanannya"jadi berapa mas?!"
__ADS_1
"250 ribu mas ini sudah seluai yang mas minta"
"baik lah tolong pegang dulu mas sebentar"mengambil uang dalam dompet 300 ribu dan mememberikan lagi pizza-nya
"kembaliannya ambil aja mas saya ikhlas"
"makasih mas untuk tipsnya sangat banyak"
"sama-sama kan masnya juga mau mengantarka makanan sesuai yang saya minta"
kurir pun pergi Zayan masuk kedalam dan menyiapkan minuman untuk mereka engga lama akhirnya selesai
"silahkan dimakan mubasir loh kalau engga dimakan atau aku bagikan ke orang-orang yang ada di kebun teh kasihan kan belum pernah coba makanan selezat ini"
mereka langsung mengambil satu potong lalu dimakan
"ini untuk keluarga kalain dan yang 2 untuk orang-orang yang ada di kebun teh"
"makasih sudah merepotkan kamu yan"
"tenang aja ka,Kaka ka Larisa kan ibunya kembar?"
"iya pasti aku sedang menyentuh lantai"
"betul sekali kalau sudah selesai aku mau kebun teh maaf kalau kalian juga tetap disini engga papa cuma sebentar"
"engga usah Yan kita juga mau pulang mau istirahat makasih untuk semuanya yanx
"sama-sama Ka dengan senang hati mari"
mereka keluar dan pulang ke rumah sedangkan Zayan,kembar,dan syfa sedang ada dikebun teh bertemu dengan Adit dan Lala.
"maaf pak,Bu,mba dan mas mari kesini sebentar sudah diizinkan om Adit"
mereka berkumpul didepan rumah Adit sedangkan zayan membuka pizza untuk dimakan bukan dilihat.............
"silahkan dimakan ini untuk kalian kita sudah kebagian tadi makan aja om Tante juga"
"makasih den baik sekali sama kami"puji ibu sudah lama kerja disitu
"sama-sama Bu kalau ada rezeki pasti akan saya bagi untuk orang yang sedang berada di samping ku walau jarang bertemu"
"iya nak kamu baru kelihatan dari mana aja udah lama engga kesini pasti sudah punya calon istri kan"
"belum pak saya sedang fokus untuk menyelesaikan pendidikan sarjana dan fokus kedunia bisnis"
"cocok tuh sama mbanya yang bareng sama mu kapan nikahnya Yan"ledek mas Dito petani
"mas Dito bisa aja dia masih sekolah mas sedangkan aku juga masih kuliah belum punya penghasilan tetap kalau memang jodohku pasti engga akan kemana"
"amin"
"ka pulan aja yuh kasihan kembar kayanya ngantuk berat tuh lihat aja sudah sempoyongan"
"biar aku yang mbawa Dyon mari semua saya permisi assalamualaikum"
"makasih banyak Zayan sudah memberikan makanan sangat lezat untuk kami wangalikumusalam"
__ADS_1