
jalan kekamar Zidan menenggok kondisi sahabatnya dan juga Ryan ternyata engga ada lalau Zayan mengeluarkan kacamata dan juga liontin pelacak yang bisa mendeteksi orang yang engga kelihatan.
"yuf ini aku Zayan ka Ryan kalain dimana tenang musuk itu belum sampai aku amu memastikan aja"
tiba-tiba mengejutkan Zayan dari belakang
"kita dibelakang mu"
"astaghfirullah ngagetin aja aku tadi melacak dengan ini kalian engga ada dimana sebenarnya?kalain sudah kebagian kan yang zi berikan?"
"sudah kita akan membantu mu apa yang aku tau akan disampaikan"
"oke kalain besa mengirimkan sinyal ke aku Aray zi tanpa sepengetahuan sialan itu mengerti kan?"
"oke tapi kalau komputer kan engga mungkin kayanya Reni besa melacak sesuatu kan?"
"benar tapi dikalung yang kalain pakai ada komponen seperti komputer kalau kalian tempelkan kebuku atau apapun bisa sampai keaku arau Zita tanpa mereka tau, sepertinya mereka sedang menuju kesini sembunyikan kalian seperti tadi benda apa pun engga akan kelihat kalau kalian sentuh aku mau telepon melabuhi mereka Babay"
Zayan sengaja telepon ke orang yang tidak dikenal atau musuh mereka juga lalu orang suruhannya pergi kemuduhnya dan membunuh orang itu.
pergi kekamarnya dan membangun Zaidan lalu siap-siap pergi kehukum tertinggi dunia kejahatan engga lama akhirnya selesai sebelum mereka datang sudah dipastikan kalau engga ada orang dan sudah diubah seperti ada orang yang mendahului mereka,Zayan sudah mengatur sisa yang Zidan berikan setelah itu pergi menggunakan teleportasi kesitu akhirnya sampai banyak tim yang bergabung bersamanya.
"kakain sudah tau brengsek itu kerumah kita yang ada di Nusantara?sudah dengarkan tadi aku sudah jebak dan terpancing kita harus cepat sebelum mereka kembali kesini"
"ka di sini ada yang lebih kejam dari ini dan disini engga akan lama pidanannya gimana kalau kepengadilan tertinggi dinegara ini kalau cuma daerah belum seberapa kalau 2 ajuan pasti sudah gimana yang lain setuju kan?"
"benar kalau mau tambah satu lagi atau dua?"
"aku setuju 4 aja lebih pantas"
"oke kita bagi-bagi tugas ingat orang yang pernah aku tinjukin itu musuh kita kalau yang lain sahabat kita kalian harus pergi sekarang tetap waspada aku akan pergi kekepala negara"
engga lama Zayan sampai kepala negara yang ada disitu ternyata dia kerja sama dengan ayahnya Reni akhirnya semua dibatalkan dan memilih hukum paling berkuasa di Asia mereka pergi kesana akhirnya sampai pengajuan surat dan bukti akhir diterima nanti sore akan di penjara.
"Inggat ini belum selesai masih banyak anak buah dari brengsek itu kita akan penjarakan semuanya aku sudah ada bukti yang kuat akan aku ajukan juga,hukum disini sangat ketat dan cepat diproses semoga saja kita berhasil dan tidak ada lagi yang mengancam kita"
"amin tapi kan cuma bertahan 10 tahun ka memang kita mau memanfaatkan itu untuk terbebas dari sini"
"betul hukum disini cuma 10 tahun sebelum itu kita akan memastikan anaknya juga akan dipenjara tapi nanti mereka harus melihat kondisi ayahnya dulu meninggal iya kan zi?"
"iya ka tapi ka memang mereka bisa membangun semuanya dari nol?kan otomatis perusahaan akan hancur berkeping-keping?"
"sangat mudah mereka kan berkuasa tapi engga tau kedepannya kan sudah selesai kalai bisa pulang dan awasi anak itu lapokan ke aku atau zi lewat liontin aja supaya engga ada yang tau"
"siap ka makasih sebelumnya sudah membantu kita juga"
__ADS_1
"sama-sama kita kan 1 tidak akan ada yang memisahkan kan zi"
"kita tau kalian sama seperti kita kan? orang tua kalau dibunuh didepan kalain kan?"
"betul ka kalau gitu kita akan memantau 10 tahun kita akan memusnahkan semuanya siap"
"siap dong"
"assalamualaikum semuanya"
"wangalaikimusalam"
Zidan dan Zayan pergi kerumah mereka karena masih harus dipantau sampai 1 Minggu sebelum benar-benar pulang kenusantaraan.
mereka ada dikamar masing-masing sedang bersantai Rena datang dengan wajah Sanga marah penuh emosi langsung masuk ke dalam rumah.
"zi aku tau kamu ada disini tunjukan lah dirimu"
"ka sudah lah kita harus membereskan ayah aku engga mau kalau ayah kenapa-napa disana"
Zidan turun kebawah memeriksa siapa yang datang
prak
"kurang nih aku berikan pipiku kalau mau nampar bisa koh!kalian inggat ga kejadian 10 tahun yang lalu dimana ayah dan ibu ku kecelakaan mobil kalian inggat kan aku juga inggat kalian ada dimobil itu!!!!mau ngelak apa lagi ha masih belum terima ayah nya amsuk penjara?!!"
"diam dulu kata ayah keluarga ayah mu yang mengusik keluarga kita!!aku atau semuanya!!iya kan Ra!!"
"i_ya ka"
"koh jawabannya aga mencurigakan bentar aku panggilkan kaka dulu"
engga lama keluar membawa Kakanya Zayan menggunakan celana panjang sedangkan bajunya entah kemana
"ada apa zi kan bisa minta baik-baik!"
"tuh liat musuh kita datang marah-marah engga jelas katanya keluarga kita yang mengusik keluarga meteka itu salah kan ka?"
"salah besar kalau mau tau semuanya bentar aku ambilka leptop nonton bersama"
engga lama akhirnya keluar membawa laptop miliknya dan masih menggunakan handuk untuk menutupinya
"lihat baik-baik jangan sampai kelewatan kalau kalian berusaha menghapus sesuatu Yang ada dileptop ini,sudah disambungkan ke hukum Asia kalau kalian macam-macam aku pastikan kalain akan menyesal"
Rena Reni sangat serius melihat semua video yang ada dileptop sampai 15 Vidio dan durasinya berbeda-beda,sekarang mereka sedang memikirkan sesuatu yang masuk akal untuk mengelak Vidio ini
__ADS_1
"masih kurang akan aku perjelas tanya pengasuh kalain jari alamat,tanyakan tentang ayah mu itu dulu pas kalain lahir ayah mu sangat marah pada ibu mu karena apa kalian bukan laki-laki Tapi melainkan perempuan saat itu ibu kalan mengalami troma sangat besar,lalu pengasuh itu datang pada usia mu 4 tahun sampai usia mu 17 tahun lalu pengasuh itu diusih dan dijauhkan dari kalain pada usia 18 tahun ayah mu datang sebagai orang yang paling baik sedunia kalain percaya kalau ayah mu sangat baik dan penyayang"
"kalai engga inggat atau perlu zi jelas lagi dulu pada usia 8 tahun Kalai dibuli sama teman sekolah sampai usia 15 tahun kan?dan kalain mengalami troma sangat luar biasa sama seperti ibu mu cari lah bukti-bukti itu dirumah mu pasti ada masih tersimpan rapi disuatu tempat yang engga ada orang menemukan"
"mau dengar lagi?tanya orang-orang yang pernah ayah mu bunuh maksud ku keluarga mereka pasti tau semuanya Sanah pergi sebelum kemarahan ku mulai menambah"
"udah Ka benar yang dikatakan ka za dan zi aku pernah mendengar sedikit diruangan ayah pada usia 18 tahun hati ku sangat hancur lalu aku pergi kekamar Kaka tapi sayangnya Kaka menghiraukan aku saat itu juga aku menyadari bahwa sifat Kaka sama persis seperti ayah EGOIS,jadi aku membantu mereka menyiapkan bukti-bukti yang kuat untuk mengalahkan ayah dipersidangan nanti.Cukup ka aku sudah besar engga usah diperlakukan seperti anak kecil dan aku muak sama Kaka seenaknya sendiri membentak aku, marah-marah engga jelas kadang melampiaskan keaku.Ka aku manusia bukan pelampiasan Kaka aku juga tau pada usia 10 tahun pengasuh ku cerita semuanya lalu aku diam saja karena engga percaya kalau ayah yang melakukannya semua ini,sampai usia 17 tahun aku bertemu mereka salah satu korban dari ayah keluarga mereka hancur karena kita ka"
"betul nenek dan kake meninggal karena kalah dalam persidangan dulu melawan kake mu sekarang ayah ku meninggalkan aku usia 10 tahun dan masih terlihat sangat jelas di otak ku belum puas oke kalau belum akan kita hadapi bersama pasti kamu akan kalah nanti liat aja"
Rena jalan kearah zidah mereka menjadi satu tim mengalahkan ayah Reni yang sangat berkuasa dimana-mana dan ditakuti semua orang
"tenang na kamu aman disini hukum disini sangat ketat dan kalau ada pemuda seperti kita tinggal serumah engg akan ada masalah"
Reni pergi meninggalkan adiknya disana karena sangat marah sampai-sampai pergi kebar disana banyak orang yang menjauhi karena ulah ayahnya,lalu pergi kerumah masuk kedalam engga ada orang sama sekali kecuali dirinya sendiri karena ayahnya sudah engga ada lagi dirumah itu.
"Nana maafkan kita engga ada baju untuk mu disini kalau kau mau bisa ambil mool zi'mool nanti kita kedana mau kan?kalau engga aku akan meminta salah satu pegawai perempuan kesini ini hp ada nomor pegawai cewe mau aku hubungi sekarang?"
"boleh zi makasih sudah memperbolehkan aku tinggal disini akan aku pastikan ka Reni engga akan macam-macam"
"ini sudah kesambung bicarakan nanti akan dikirim kesini"
Zidan nyusul kekamar Zayan menengok kabar kakaknya karena tadi langsung masuk
"ka engga papa kan?mau aku buatkan apa?"
Zayan engga menjawab pertanyaan adiknya karena sedang memikirkan yang lain jadi engga fokus
"ka mau aku ambilka sesuatu?"tanya Zidan memastikan kondisi kakaknya
"iya tenang aja sana kemari mu dan inggatkan Reni jangan sampai masuk kamar ini aku engga suka kalau ada yang masuk kamar ini selain kamu"
"iya ka"
Rena jalan keluar mengambil bajunya yang Adi sudah dipesan dari mool Zidan lalu jalan kekamar Zayan
mengetok pintu kamarnya Zidan jalan kearah pintu dan membukakan pintunya
"iya ada apa na?hpnya sudah kan?mau tanya kamar kan?mari akan aku tunjukan,ka tidurlah"
zidah menunjukkan kamar tamu yang akan menjadi kamarnya sekarang ada dibawah depan ruang tengah
"ini kamae mu sekarang ingat jangan masuk kamar Kaka dia engga suka kalau ada cewe di kamarnya oke"
"oke makasih"
__ADS_1