
setelah melaksanakan sholat ashar Lala dan Adit datang vila akhirnya sampai disana mereka disambut oleh Galang dan Fahmi.
"BI ini beneran vila punyanya Galang dan Fahmi?"
"kayanya benar dulu-dulu banget pernah kesini waktu kuliah tapi sekarang jarang karena sibuk dengan tugas masih-masing"
Fahmi dan Galang nyamperin kearah mereka
"silahkan masuk sudah ditunggu didalam"
"makasih pasti ngerepotin kan?"
"engga papa masuk aja langsung kekamar syfa mba la dusana ada Nisa,syfa,Laura dan saudara perempuan ku"
Lala pergi kekamar syfa engga lama akhirnya masuk,sedangkan Adit dan yang lain pergi kekamarnya mereka sedang ngerjain pengantin dengan cara mereka masing-masing.
Di kamar syfa sedang asik ngerjain Laura ada yang memintanya memakai baju kurang bahan, memakaikan hiasan sesuka mereka dan sebagainya.
"Ra kamu sangat cantik deh hari ini!iya kan yang lain gimana?!"
"betul juga Laura sangat cantik lebih cantik dari biasanya"
"ka Laura sangat cantik eh nanti ada perwakilan dari mempelai pria kesini dan dari pihak kita siapa yang akan datang kesana?"
Nisa mengangkat tangannya"aku aja boleh kan?atau ada yang keberatan!"
"engga ada mba nis,aku nitip pesan untuk Galang harus sabar menghadapi sikapku nanti umur ku engga terlalu jauhcuma beda 1 tahun depannya"
"oke ada lagi Ra yang mau disampaikan?"
"engga ada cuma awas aja kalau kalian macam-macam keaku akan aku laporkan kesuami kalian masih-masing kalau untuk syfa aku laporan ke ayah Rahmat"
"iya deh tapi engga janji oke"
"sama seperti yang lain ka"
Fahmi datang untuk perwakilan dari pihak pria sudah datang berpapasan dengan Nisa yang mau kesana
"ka Fahmi yang menjadi perwakilan kan?Nisa juga,ka didalam sedang ada pesta inggat engga boleh masuk sudah ada istri loh!"
"iya Kaka akan inggat itu tapi......ya sudah lah sana sudah ditunggu dikamar Kaka"
"assalamualaikum suamiku"
"wangalaikumusalam istriku"
Nisa jalan kekamarnya akhirnya sampai
tok.....tok......tok
"siapa?!apakah dari wanita"tanya seorang pria dari dalam kamarnya
"aku Nisa,benar apakah sudah selesai pestanya didalam?!"
seorang yang tadi bicara menghampiri Nisa lalu membuka pintu dan mempersilahkan masuk kekamar,Galang masih menggunakan sarung tapi bajunya sudah dilepas sekarang cuma memakai handuk untuk menutupi auratnya.
"ada apa nis?!apakah Laura menitipkan sesuatu kekamu?"
__ADS_1
"iya ada"
"katakanlah penasaran nih jangan terlalu lama penjelasannya"protes Adit
"harus sabar menghadapi sikapku lagi pula umur ku engga terlalu jauh denganny beda 1 tahun depannya itu doang"
"insyaallah aku akan bersikap lebih menyayangi Laura seperti aku menyayangi ibu dan ayahnya Fahmi,sekarang mereka sudah menganggap ku seperti anaknya sendiri"
"oke aku akan sampaikan itu untuk ka Galang permisi assalamualaikum"
Nisa sudah kembali kekamar syfa begitu pula dengan Fahmi, ceritanya sama persis seperti Galang ke Laura dan Laura kegalang akhirnya selesai.sekarang sedang makan malam bersama engga lama akhirnya selesai waktu sholat isya sudah tiba,mereka sedang ngambil air wudhu lalu shalat berjamaah engga lama akhirnya selesai dan kembali keruang tengah.
"dit tidur sini aja sama Galang kan yah"
"iya Bu nanti istrimu tidur sama Laura dan syfa dibawah kasur kan ada busa cuma engga terlalu besar sekali kasurnya"
"biar syfa aja yang tidur dibawah ka Laura sama ka Lala tidur diatas"
"engga papa ka kan syfa juga sudah terbiasa tidur di bawah kalau ada Nisa"
"boleh kan dit?!"
"iya yah Bu aku izin kan,Bu besok ada keponakan ku datang kesini mau liburan apakah boleh ikut acara pernikahan ini?"
"boleh dong ajak sekalian kan bisa untuk meramaikan acaranya"
...----------------...
*pagi hari
setelah sholat subuh berjamaah mereka sedang sibuk mempersiapkan pernikahan Galang dan Laura,Nisa,kanza,Larisa,ibu Nadia,bunda Kirana,ummi Lia sedang memasak sedangkan Laura,Lala dan kembar sedang bermain dikamar bermain.Yang lain sedang merberes rumah walau mereka laki-laki bisa menyapu, mengepal lantai dan sebagian.Wo juga sudah datang sedang merias pengantin wanita dan peria Jam terberjalan semua persiapan pernikahan hampir selesai.
Adit membuka hpnya dan mengetik pesan dari Zayan
✉️ dari situ lurus ada vila berwarna putih om sedang ada disitu langsung kesini aja
//oke om aku akan kesana bentar lagi//
"berati yang tadi aku kewatin ah........keanap engga dari tadi aja kan kalau kaya gini percuma dong"sesal Zayan
berjalan vila engga lama akhirnya sampai dihalaman depan
melihat sekeliling halamannya sangat luas,karena sedang ada acara makan banyak dekorasi pernikahan disitu.kanza datang untuk menyambut penghulu karena ia sudah selesai di rias.
"cari siapa de?ada apa kesini?"
"maaf ka aku kesini mau nyari om aditnya ada?katanya aku suruh kesini,Zayan keponakan dari Tante Lala"menganggukan kepala
"silahkan masuk tadi ka Adit juga sempat bilang kalau keponakannya mau kesini"
jalan keruang tengah disana juga sudah siap untuk akad nikah nanti
"sudah datang silahkan masuk kamar yang itu"
suaranya sangat familiar lalu mereka melihat kearah belakang
"Zayan masih kenal dengan ku?!yang dulu sering jahil ingat ga"
__ADS_1
"om firman kan?masih dong ini istrinya om?"
"iya namanya kanza dia juga sedang mengandung buah cinta kita sana seperti om mu"
"om beneran Zayan kekamar itu kan kayanya keluarga inti dong yang mengikuti acaranya?"
"boleh masuk aja disana masih ada Adit dan Fahmi sedang dirias juga"
"oke om aku akan kesana makasih sudah mengizinkan aku untuk gabung bersama kalian"
"sama-sama cepat keburu penghulunya datang"
Zayan jalan kekamar yang tadi ditunjukkan firman lalumasuk dan sekarang sedang dirias oleh mba-mba Wonya.
"syf tanyakan keorang yang mau mendampingi pengantin untuk sarapan dulu,eh iya anterkan makanan kekamar itu disana masih ada orang kayanya belum makan bawakan makanan kesana kasiha kalau pinsan"
"iya ka kanza"
jalan mengambil makanan laku dianterkan melamar rias pendamping pengantin laki-laki,mengetok pintu lalu disuruh masuk sama mba-mba Wonya padahal Zayan sedang ganti baju kalau riasnya sudah selesai.
"mba acaranya masih agak lama jadi ini buat yang tadi sedang dirias dimana orangnya?"
"sedang ganti baju de kenapa?"
"masih lama atau engga kira-kira!"
engga lama akhirnya keluar dengan aroma yang berbeda dari laki-laki lain, kulitnya bersih,bola matanya berwarna cok, tingginya 175 cm dan sedang menempuh pendidikan di universitas negeri Nusantara.
"dimakan dulu sudah aku bawakan acaranya masih agak lama jadi bisa dimakan atau amu aku temenin?!"
"kalau boleh nama ku Zayan kalau kamu?"
"boleh silahkan nama ku syfa,ka kesini sedang libur atau gimana?kalau boleh tau"
"aku sedang libur setengah semester kenapa ada masalah kah?"
"setengah semester kan sudah lewat kenapa ini baru liburan?!"
"aku sudah lulus cuma sedang melanjutkan kuliah di universitas negeri Nusantara, kenapa kamu siapanya mempelai?"
"kalau aku adik dari temanya mempelai pria sudah aku anggap Kaka ku"
kembar datang untuk membuat kerusuhan disana langsung masuk
"udah makan belum nanti kalau pinsan kan repot"
"sudah dong kenalin ini keponakan dari Kaka ipa ku namanya Dyon Dyan,cium tangan ke Kakanya"
"iya tan aku Dyan"mencium tangannya
"kalau aku Dyon kakanya Dyan om"mencium tanyanya
"sudah mari keluar siapa tau sudah dimulai acaranya"
"sudah makannya padahal tadi agak banyak ngambilnya"
"iya sudah habis koh kalau enggak percaya nih piringnya"
__ADS_1
memperlihatkan piring yang tadi dibawa oleh syfa dan mereka keluar dari kamar penghulunya sudah datang sedang mempersiapkan surat yang amu ditandatangani engga lama akhirnya sah jadi suami istri semua orang bahagia melihat pernikahan mereka.