Terikat Cinta Diponpes

Terikat Cinta Diponpes
Mulai tumbuh cinta


__ADS_3

setelah sholat subuh Fahmi tidur lagi karena tadi malam bergadang membuat proposal untuk clien,Nisa dan bunda sedang membuat sarapan untuk mereka walau Nisa masih sekolah ia sekarang sudah mempunyai suami jadi harus bisa membagi waktu sebaik mungkin.


"NIS tolong panggilkan Fahmi kayanya tadi tidur lagi biasa kalau bergadang pasti bangunya telat"


"iya Bu Nisa akan bangunkan"


lalu pergi kekamar Fahmi buka pintu dan masuk,benar kata ibu Fahmi masih tidur sangat pulas karena miringnya masih lama jam 8 pagi jadi masih bisa memanfaatkan buat tidur.


mendekat kearah Fahmi"ka bangun sarapan dulu katau dianter kesini makanya"


engga bangun Nisa mempunyai ide sangat cermelang


ka aku aku sudah menghargai pernikahan kita makasih sudah mau bersabar untuk mendapatkan aku dan hati ku


membisikkan ketelinga Fahmi engga lama matanya terbuka,kalau tidur Fahmi engga Makai baju atau bajunya dilepas kalau engga dilepas engga bisa tidur nyenyak.


"ada apa nis aku masih ngantuk"


"bangun ka sarapan dulu atau diantri kesini"


"tadi aku dengar sesuatu deh sebelum aku terbangun kau engga salah Nisa membisikkan sesuatu ketelinga aku,katanya Nisa sudah menerima pernikahan dan mau bersabar mendapatkan untuk aku dan hati kukita apa itu benar"


"kalau ita kenapa,kalau tidak kenapa"


"kalau iya Hem.....apa yah"


"ka engga usah mikir yang negatif dong"


"siapa yang mikir negatif aku mau mandi Nisa disini aja atau......."


"iya ka Nisa nyiapin makan untuk ka Fahmi"


hendak pergi keluar namun tangannya dipegang Fahmi engga boleh keluar,masih dikonsisi yang sama lengannya keliatan kalau engga Makai baju namun tangan satunya menutup supaya selimut engga jatuh.


"ka lepasin kalau syfa atau ibu ngeliat gimana"


"engga bakalain mereka tau koh kita sudah suami istri"


selimunya sengaja engga dipegang lagi otomatis dadanya kelihatan,Nisa langsung menutup matanya dengan Kangan kiri an Fahmi tertawa melihat istrinya sangat malu kalau melihat Fahmi dengan kondisi itu.


"ka udah dong engga usah bercanda mandi Sanah nanti keruang makan"


"mau mandi gimana kamunya aja masih disini atau mau mandi bareng Nisa kan belum mandi"ledek Fahmi padahal benar Nisa belum mandi


"ka lepasin katanya mau mandi,tangan Nisa lepasin kasihan ibu menyelesaikan masaknya sendiri"


lalu tangan Nisa dilepaskan dan kabur dari Fahmi sedangkan dia masuk kamar mandi engga lama keluar dan memakai baju.Setelah selesai mandi turun kebawah jalan menuju ruang makan Nisa menyajikan makanan untuknya,engga lama sarapanya selesai Fahmi masuk kamar mengecek proposal yang akan dipresentasikan nanti jam 8 pagi.


suara ketukan pintu orang tersebut masuk ternyata syfa dan kembar


"ada apa Hem mau beli sesuatu atau mau jalan-jalan?"

__ADS_1


"tapi kan ka fahmi mau miting"


"tenang aja miringnya di resto kaka kalau mau ikut bisa nunggu di ruangan sambil makan sepuasnya"


"beneran pade kita mau ikut"


tanya kembar bersamaan


"bener dong sana siap-siap ajak Nisa juga kalau engga kalian engga boleh ikut"


"iya ka nanti aku ajak ka Nisa"


lalu mereka pergi ke kamarnya untuk siap-siap pergi keresto,engga lama mereka sudah masuk mobil dan Fahmi sudah mbawa proposalnya mobil pun sudah melaju keresto engga lama kemudian akhirnya sampai juga.


"keruangan aja dari sini lurus nanti sebelah kiri yang pertama talau yang kedua ruangannya Galang"


"lah koh gitu sih ka?Kaka mau kemana?"


"Kaka mau keruangan Galang nuker kendaraan besok aku harus ke pesantren kasian pekerjaan nanti numpuk"


"ya sudah lah"


Nisa,syfa,Dyon dan Dyan jalan keruangan Fahmi sedangkan Fahmi jalan keruangan Galang lalu masuk.


"Lang tukeran"


Galang terkejut karena sedang ngelamun


"kendaraan lah atau jangan-jangan sedangan ngelamunin Laura yah?bilang aja keorang tuanya sebelum direbut seseorang loh nanti nyesel"


menukar kuncinya mereka sedang berbincang-bincang Fahmi sudah duduk.


"mi kesini sama siapa? istri dan adik mu yah?"


"iya dia ada diruangan aku kenapa mau nanya tentang Laura? tanyakan aja pasti dijawab aku ijin kalau mau nyari informasi tentang Laura"


Fahmi dan Galang jalan keruangan Fahmi lalu masuk mereka sedang main dengan keras kosong atau bisa disebut keras HVS yang belum ada tulisannya.


"sedang apa?ngambil kertas dimana?ada tulisannya atau engga? penting atau engga?


lalu duduk di kursinya sedangkan Galang duduk dihadapan Fahmi


"kertasnya kosong,engga ada isinya,ngambil didekat meja itu disana banyak kertas kosong jadi daripada bosen duduk engga jelas aku inisiatif membikin sesuatu dari kertas jadi hati"


"oh kertas itu kalau kalian bosen bisa jalan-jalan dekat sini disana ada tempat bermain anak-anak pergilah"


"tapi kaka nyarin ka Nisa karena rindu engga bisa jauh-jauh darinya"ledek syfa


"uangnya mana ka kan ayah Lukman ngasih uang buat bayar sekolah dan buku-buku Nisa dan benar kata ka Fahmi yang pernah di ucapkan"


mengambil uang 500.000 dari dalam dompetnya dan diberikan kenisa siapa tau mereka mau beli sesuatu.

__ADS_1


"Kaka ku yang terbaik makasih uangnya akan dihabiskan dalam hitungan jam"


"Hay engga usah boros-boros kasihan yang cari uang harus memikirkan gimana caranya mendapatkan uang tersebut"Tegus Nisa


"tuh bener kata istriku kalu syfa boros terus kalau dikasih uang dalam hitungan jam langsung habis"


"bohong Kaka selalu membalikan fakta iya benar syfa kalau dikasih uang langsung habis padahal uangnya syfa tabung buat beli yang bermanfaat"


"terserah Kakamu dong mau fokus menangin hati clien itu nanti 1 jam lagi akan datang"


"amin"


sorak semua orang yang ada disitu


"mau nitip sesuatu ka?atau mau dibawakan sesuatu?"


"terserah Nisa aja,Lang es coklat 1"


Nisa yang keluar berjalan dapur engga lama es coklatnya sudah datang,Nisa juga sudah masuk keruangnya kembali dan meletakan es coklat dimeja


"makasih istriku aku kan nyuruh Galang bukan mu"


"itu sudah kewajiban Nisa,selama bersama Fahmi bersama Nisa engga perlu meminta bantuan orang lain,minta aja kenisa nanti Nisa akan lakukan"


"makasih katanya mau jalan-jalan nanti aku nyusul kalau sudah selesai"


"aku pamit jalan-jalan ka assalamualaikum"


mencium tangan suaminya lalu pergi bersama mereka


"assalamualaikum"


ucap bersamaan lalu pergi


*jam 8 pagi


clien sudah datang Fahmi juga sudah ada disitu dimeja nomer 6,Fahmi sedang mempresentasikan bisnis bajunya clien juga memberhatikan yang dibawakan Fahmi.


"mas saya tertarik yang kemarin sudah dibicarakan bisa disediakan dalam 2 hari? ukuran nya akan dikirim lewat email"


"bisa pak kami sudah menyetok beberapa baju dan banyak ukurannya yang sudah siap dikirim harga juga menyusuikan"


"Dil mas 100 baju dalam 2 hari bisa kan?dan akan bertemu disini lagi"


"Dil pak insyaallah akan saya siapkan"


pak delven adalah cliennya dan memberikan uang untuk dp 10 JT kepada Fahmi


"permisi mas saya ada urusan lain nanti kabarin aja kalau sudah siap dan saya akan kirim ukuran lewat email"


"iya pak silahkan makasih sudah percaya dengan bisnis saya"

__ADS_1


lalu pak delven pergi ada urusan lain sedangkan Fahmi nyusul istrinya dan yang lain ketaman bermain engga lama akhirnya sampai.


__ADS_2