
*2 hari kemudian
"ka mau srom mobil? boleh ikut?"
"boleh ajak Nisa sekalian kita jalan-jalan dan pesan greb car sekarang"
"oke ka sudah pesan bentar lagi sampai aku panggil ka Nisa dulu"
engga lama Nisa dan sudah keluar greb pun baru datang,lalu mereka pergi kesrom mobil akhirnya sampai mereka masuk dan melunasi pembayaran yang kemarin.
"mas ini kuncinya dan surat-suratnya mobil pun bisa dibawa kalau mau,plat sudah dipagasi mobil"
"makasih kalau gitu permisi"
mereka masuk mobil pun berjalan muter-muter lalu pulang kerumahnya engga lama akhirnya sampai
"mi itu mobilnya kamu beli lagi?yang dulu kemana?"
"masih digalang biarkan aja buat Galang Bu lagian kan Galang juga selalu mengantarkan syfa dan Nisa tiap hari buat menghargainya selama ini buat aku Bu"
"betul ka kita kan sudah punya mobil jadi yang dulu buat Galang aja"
"iya nis nanti akan aku anter jemput kalian mulai besok"
"tapi ka engga papa kan nanti malah repot lagi kan Kaka sibuk"
"kata siapa aku sibuk kalau buat kalian aku pasti ada selalu,tapi besok juga aku mau bertemu dengan Andi setelah mengantar kalian berangkat sekolah"
"kata ku kan emang Kaka selalu sibuk mencintai ka nisa hahaha"
"amin"
"amin"
...----------------...
"ka sampai nanti kalau mau pulang dikabari lagi bay ka Nisa"
"bay juga"
sekarang tinggal nganter Nisa engga lama akhirnya sampai,lalu cium tangan dan masuk kedalam jalan nyamberin aura teman dekatnya sedangkan Fahmi pulang kepesertaan mertuanya ngambil baju yang akan dikirim ke Adit.
engga lama bajunya akan dikirim sudah siap lalu masuk mobil dan mobil pul melaju keresto akhirnya sampai Adit menunggu kedatangan Fahmi bersama Galang.
"maaf lama tadi sudah nganter sekolah dulu jadi telat deh"
"iya deh yang sedang berbunga-bunga gimana sudah datang mobilbya?yang sekarang gimana mi"
"buat mu aja Lang engga papa aku ikhlas kan selama aku engga bisa njemput ayah juga kamu yang selalu menjemput syfa pulang sekolah"
"beneran mi buat aku padahal masih bagus dan layak dipakai makasih"
"iya Galang buat mu aja dan dit ini bajunya sudah aku siapkan seperti biasa oke"
__ADS_1
"oke lah mi ini 10 JT sisanya nanti kalau semuanya selesai"
"makasih sudah percaya dengan bisnis ini sebenarnya aku juma mbantu memasarkannya doang nanti hasilnya buat mereka yang sudah bekerja untuk menyelesaikan pembuatan bajunya"
"pantes aja bisnis mu Lanjar terus mi dengar-dengar mau nambah cabang lagi dimana nanti kapan-kapan mampir"
"baru rencana dit belum tau aku harus memikirkan 1 bukan untuk membuat cabang dimana yang tepat dan banyak orang lewat"
"aku punya lahan yang lumayan lah san mau dijual mau ga aku akan menjual dengan harga miring untuk sahabat ku ini"
"boleh tuh besok kesana setelah nganter sekolah Lang ikut yah nanti biasa kamu yang akan mengatur semuanya"
"eh kalau Galang bekerja terus kapan iya akan menikahi"
"2 bulan lagi segang mengumpulkan uang untuk menikah"
"bohong kalau engga punya uang kan sudah 3 tahun masa engga simpan buat mas depan"
Fahmi dan Adit sengaja meledek Galang sudah biasa
*sore hari
Nisa dan syfa sudah pulang mereka juga sudah melaksanakan sholat ashar berjamaah setelah itu mereka kekamar masih-masing,Fahmi sedang mandi lupa engga mbawa baju lalu keluar dari kamar mandi.tiba-tiba Nisa datang memeluknya dari belakang Fahmi tau kalau Nisa yang memeluknya dan mau melihat roti sobeknya.
"Nisa!!lepas mainnya nanti aja ka Fahmi mau bajuan yah sebentar doang"
"engga kali ini Nisa engga bakalan lepasin dan udah engga mempan bujukan ka Fahmi,kali ini aja kan kemarin sudah liat dihp syfa"
menghalangi tangan Nisa yang hampir melepaskan lilitan handuknya engga jadi lepas dan menghalangi untuk bisa melihat roti sobeknya,engga lama akhirnya bisa melihat dengan jelas lalu membalikkan badannya lagi membelakangi Nisa
"udah ka Fahmi amh bajuan Nisa bisa keluar"
"engga mau kalau mau ka Fahmi Makai bajunya dikamar mandi"
akhirnya Fahmi mengalah mengambil bajunya dan memakainya di kamar,sedangkan Nisa mengambil baju yang belum pernah dipakainya lalu mencobanya gimana reaksi Fahmi kalau melihat itu,engga lama Fahmi datang berjalan kearah Nisa yang berpura-pura memakai selimut dan tertidur.
"Nis bangun jangan tidur nanti lupa ingatan kalau sudah sore bukan pagi"
membuka selimutnya ternyata sedang memakai baju yang seharusnya tidak dipakainya sekarang dan menutup selimut ketubuh nisa
"astaghfirullah Nisa kenapa makai itu,aku tau Nisa juga mau seperti yang lain kan tapi ingat Nisa masih sekolah dan belum selesai menempuh pendidikannya aku akan menunggu sampai Nisa lulus"
"tapi ka kan seharusnya istri bisa mayani suaminya dengan baik setiao hari"
"ka Fahmi paham itu kan setiap hari Nisa sudah melayani ku dengan baik udah yah Sanah ganti baju aku mau istirahat badannya terasa berat,Nisa ganti baju setelah itu pijatin ka Fahmi"
engga lama Nisa sudah ganti baju dan sedang memijat Fahmi seluruh tubuhnya Nisa sengaja memijat dibagian sensitifnya dengan agak keras dan dihalangi dengan tangannya Fahmi
"nis pijatnya dibagikan kaki aja dari pusar sampai paha engga usah"
"tapi ka biasanya yang terasa sakit dibagi paha"
"kalau engga bisa aku minta ibu aja deh yang lanjuin memijatnya"
__ADS_1
"iya-iya mana lagi yang dipijat punggung juga iya ka"
"semuanya kecuali tadi"
dengan penuh cinta akhirnya selesai memijatnya
"makasih istriku Nisa sini kan selama ini Nisa belum punya pacar kan?"
"belum kenapa ka?Ka Fahmi cemburu yah"
"Nisa sekara sudah punya suami+pacar sini kan sudah halal Nisa boleh peluk sepuasnya dan bisa tidur siang disini kalau malam kembali kekamar syfa atau kamar mu sendiri"
akhirnya nisa mendekat dan tidur di dada Fahmi bau khas darinya sangat harum walau engga mandi masih ada baunya tiba-tiba syfa datang dan membuka pintu secara langsung mereka terkejut
"astaghfirullah syf kalau buka tuh harus selalu"
"oh jadi ini yah kalian sedang pacaran sesudah menikah gimana rasanya ka"
"lebih leluasa dan boleh memeluk sepuasnya"
syfa juga ikutan tidur disebelah kirinya Fahmi
"udah yah tangan ku kesemutan tiduran dibantal aja"
"engga katanya sepuasnya Nisa belum puas nanti kalau sudah mau sholat Maghrib"
"oke sekelah azan magrib,syfa tidur di batal yah kan juga dulu seringan syfa"
"baik lah syfa mengalah untuk ka Nisa"
"ka menghadap aku tidurannya"
Fahmi menuruti kemauan Nisa sampai azan magrib
"NIS lepas sudah azan sholat engga kalau iya ambil wudhu sekarang"
Nisa melepaskan pelukannya dan membiarkan fami sholat dulu nanti bisa berpelukan lagi
"engga ka belum mandi menghilangkan hadas besar"
"ya sudah lah kalau gitu ka Fahmi mau sholat dulu"
engga lama akhirnya selesai sholat Maghrib berjamaah di rumah dan masuk kemarnya lagi nyamperin Nisa
"Nis kenapa jilbabnya dilepas??"
"engga papa kan sudah sah jadi suami istri jadi ka Fahmi berhak untuk itu"
"terserah Nisa aja deh atpi ikat ini untuk ka Fahmi aja yang akin engga boleh"
"siap ka suami ku"
mencium kening istrinya
__ADS_1