Terikat Cinta Diponpes

Terikat Cinta Diponpes
Bertunangan


__ADS_3

pagi yang cerah


matahari bersinar indah


kalau pujaan hatiku


ku serahkan hidupku padamu


semenjak bertemu ngengan Zidan ada rasa yang terpendam di hati Reni,saat di mana Zidan membantu menyelesaikan masalah dari keluarganya yang kurang menyukainya disana karena itu Reni suka padanya.


tiap hari bertemu dengan Zidan perasaan ini tidak bisa berubah Reni meminta bertemu dengannya sekarang juga


engga lama akhirnya bertemu di tempat biasa


Zidan sengaja datangnya agak lama dari Reni


"ada apa ni kakamu kesini lagi atau yang lain?kalau tidak ada aku mau pulang"


"tunggu sebentar, sebentarnya aku suka 0ada mu zi kalau memang ada cewek lain yang kau sukai aku juga sekalian pamit pulang ketimaku bersama ka rena"


"kekanapa bilangnya gitu?kalau memang kau .au pulang kesana silahkan aku engga akan menghalangi mu,tapi ingat perjuangan ku itu sia-sia kalau kau tidak bisa menghargai perjuangan ku dan saudara ku dari dulu sudah ku kirim kau pulang ke rumah dengan selamat engga kaya gini"


"tapi perasaan ini engga bisa hilang zi sudah lah makasih sudah banyak membantu ku selama di sini"ucap Reni pada Zidan hendak pergi tapi di tahan oleh Zidan tangan yang kekar menahan kepergianannya


lalu mereka saling menangis sambil memeluk satu sama lainnya agak lama karena sama sama saling menyukai dan menyimpan perasaan ini tidak ada yang tau


"kau jangan pergi ni aku masih menginginkan kau di sini menemani ku tapi kalau kau mau pulang sama kakamu silahkan"


setelah berbicara Zidan langsung serlutut di hadapan Reni mengucapkan isi hatinya


"apa kah kau mau menerima ku? sebagai calon imammu nanti?"ucap Zidan dengan satu tarikan nafas mengambil cincin di sakunya memperlihatkan kepada Reni


"M---mau,aku mau menjadi calon makmum mu nanti"ucap Reni dengan senang sambil tersenyum dan meneteskankan aor matanya

__ADS_1


mengambil cincin di berikan kepada Reni lalu mereka berpelukan lagi,lama kelamaan mereka sudah kembali kerumah membicara kan masalah ini dengan keluarga mereka.


Zidan menemui saudaranya di kamar Zayan langsung masuk pintunya engga di kunci


"za kau sedang tidur atau engga?"tanya Zidan pada Zayan sedang asik mendengarkan heandset bluetooth karakter polos


"katakan aku dengar kalau engga keluar Sanah"ucap Zayan pada saudaranya


"aku mau lamaran kau bisa bantu mempersiapkan untuk saudara mu ini"


"what? dengan siapa kau bertunangan"ucap Zayan penasaran siapa yang mau di nikahi oleh saudara kembarnya


"ada deh mau ga bantuin aku kalau mau nanti aku beritau ceweknya kalau ya ta usah lah"


"iya aku bantu tenang aja kapan kita kerumah orang tuanya minta restu dari mereka?"


"orang tuanya sudah tidak ada"timpal Zidan


"kalau kakanya keluarga dari mereka masih ada kan?kita kesana secepatnya lebih cepat lebih baik nanti aku bantu deh rencana untuk pernikahan dan sekalian bulan madunya" ledek Zayan pada saudara kembarnya


"belum tau secepatnya kalau kau sudah menikah aku pun tapi kalau ada yang mau dengan ku hahahahha"tawa pecah dari Zayan


...----------------...


setelah persiapan lamaran Zayan dan Reni atau di singkat (Z&R) dekorasi sesuai permintaan mereka berdua hari di mana mereka akan menjadi pasangan kekasih tanpa berpacaran langsung menikah atau di sebut juga ta'aruf,semua para tamu undangan juga sudah berdatangan menyaksikan mereka lamaran di sebuah hotel bintang lima.


keluarga pun menginap di sana selama 3 hari biayanya sudah di tanggung Zidan,mereka sedang tukar cincin tunangannya setelah di pasang terdengar suara tepuk tangan dari tamu undangan yang menghadiri ini.


"silahkan di nikmati hidangannya ini semua untuk kalian yang sudah bisa hadir ke pertunangan ku bersama Reni"ucap Zidan


"kau mau makan apa biar aku ambilkan"ucap Reni menawarkan makanan kepada Zidan


"apa saja yang di ambilkan untuk ku,kalau ada makanan yang ada udangnya jagan di ambil aku elergi pada makanan itu"

__ADS_1


"oke tunggu sini sebentar aku ambilkan tuh di cariin kembaran mu ada di sana"ucap Reni sebelum pergi mengambil makanan untuknya


melihat kearah Zayan"ada apa?"ucap Zidan kepada Zayan lalu melihat kode yang di berikan kepadanya supaya pergi dari situ bersama Reni sejauh mungkin


berlari menghampiri Reni menarik tangannya lalu bersembunyi di salah satu kamar yang sudah di pesan untuk keluarganya


"kau tunggu di sini!!dan kau peringatkan semua keluarga yang ikut bersama kita aku amu nyusul Zayan tenang engga papa sudah biasa jadi tidak usah khawatir seperti itu"


"cepat kembali mas aku engga mau kalau kau kenapa-kenapa,pasti ini ulah Ka Rena kan?"


"kau jangan memikirkan itu masuk lah kunci pintu ini kalau ada apa-apa langsung telpon aku aku pergi jaga dirimu baik-baik oke"


berlari membawa pistol di saku celananya setelah sampai ternyata ini ulah Rena tau dari mana kalau ada acara di sini?


"za kau engga papa? kenapa kau kesini lagi lah!engga bosan-bosannya terus menerus datang seperti jalangkung"ucap Zidan semakin kesal padanya di tambah selalu datang kalau ada acara penting seperti ini atau pun yang lain


"kau tau dari mana informasi ini sepertinya kita engga memberi tahu mu kalau ada acara di sini kan?jawab aku dapat informasi ini dari siapa sebelum aku makin marah pada mu!!!" ucap Zayan makin emosi kepadanya engga mau menjawab pertanyaan yang di lontarkan


"engga usah membuang tenaga mu untuk ini kau akan liat nanti kalau Reni menikah dengan Zidan pasti salah satu dari sekian akan mengerti tentang ini semuanya" langsung pergi masuk kedalam mobil pribadi dan banyak pengawal yang ikut bersamanya


"kita hadapi ini semua oke engga usah di masukan kedalam pikiran mu"ucap Zayan


"iya makasih ayo masuk kedalam kasihan kalau mereka terlalu lama bersembunyi"


jalan ke sana lalu meminta mereka untuk keluar Rena sudah pergi kembali kenegaraan nya setelah ini mereka waspada dengan gerak gerik Reni kalau benar semua informasi yang di dapatkan selama ini dari Reni mereka tidak bisa memaafkannya dan mengirim kembali ke kakanya dengan rasa kemanusia an Zidan dan Zayan engga mau kalau banyak rahasia yang kesebar oleh orang kepercayaan atau pun orang dekatnya


Zayan dan Zidan 1 kamar sengaja supaya bisa menjaga satu dengan yang lain kalau terjadi sesuatu bisa menolongnya dengan cepat,yang lain di sebelah kamarnya persis dan ada di depan kamarnya ada sekitar 18 orang termasuk mereka sendiri.


"za kira-kira siapa yang selalu membocorkan rahasia kita?pasti ada saja yang terjadi bahkan Rena tau gerak gerik kita atau jangan-jangan ada alat pelacak di sekitar kita"


"mungkin coba saja kau cari dengan ini kan kita juga pernah mencobanya kalau engga bisa terlihat oleh mata kita"


"benar juga aku sampai lupa bentar aku akan mencarinya kau juga cari di setiap kamar yang kita pesan untuk mereka siapa tau ada juga"ucap Zidan pada saudara kembarnya

__ADS_1


mereka sedang mencari pelacak yang ada di sekitar siapa tau itu ulah dari Rena,satu persatu tempat sampai sudut-sudut ruangan sudah di periksa tetapi belum menemukan pelacak itu lalu tak lama kemudian ada 5 benda yang mencurigakan ada di koper masing-masing.


__ADS_2