Terikat Cinta Diponpes

Terikat Cinta Diponpes
Kebun


__ADS_3

*Keesokan harinya


Laura,Nisa dan fahmi mereka sampai dikebun,


santri-santri yang melanggar peraturan pondok akan dihukum untuk membuatnya jera dan tidak mengulangi kesalahannya.


"kalian bertiga turun mencari belut sekarang"ucap fami sambil menekan perkataannya


"baik ustadz kita akan turun dan menangkap belutnya"jawab Difa


Difa dan teman-temannya sedang menjalankan hukuman dari Fahmi engga lama kemudia mereka sudah menangkap belut agak banyak dan hukuman mereka selesai,Fahmi mempersilakan santriwati untuk membersihkan dan siap-siap untuk kemasjid untuk sholat duhur berjamaah.Belutnya diberikan untuk Nisa dan Laura mereka berterima kasih sudah dikasih belut lalu Fahmi pergi keasrama santri mengecek kalau engga ada yang terlambat untuk sholat berjamaah,setelah sholat dhuhur berjamaah mereka kembali beraktivitas seperti biasanya.


*sedangkan dirumah Abi


mereka sedang membersihkan belut yang tadi ditangkap walau lumayan bisa dimakan bersama Nisa dan Laura yang sedang memasak belutnya yang lain sedang berbincang-bincang diruang tengah,Fahmi tiba-tiba datang kerumah Abi sedang membahas 'perayaan panen kebun' parasantri dan santriwati harus berantisipasi untuk mengikuti acaranya sore nanti setelah sholat Azhar.


"assalamualaikum bi annti jadi kan,saya sudah mempersiapkan semuanya"ucap Fahmi


"wangalaikumusalam iya nak Fahmi nanti jadi kalian atur saja"jawab Johan


"Yuda,Laura,Nisa dan firman akan ikut juga kesana"ucap Lukman


"iya kita akan ikut kesana"jawab bersamaan Yuda,Laura,bisa dan firman


"kalau begitu saya pamit dulu assalamualaikum"ucap Fahmi


"wangalaikumusalam"jawab semuanya yang ada disitu


azan ashar berkumandang semua orang mengambil air wudhu lalu pergi kemasjid,sedangkan yang dirumah Abi sholat berjamaah dirumahnya engga lama sholatnya selesai lalu mereka bersiap-siap untuk perkemebun pesantren.Semua orang kumpul dihalaman depan pesantren untuk membaca doa keselamatan selesai doa mereka pergi kekebun.


Nisa,Laura,firman dan Yuda turun membantu semuanya,ada yang menangkap belut,memetik sayur,memetik cabai dan mengambil pisang Sany sudah siap dimakan atau sudah berwarna kuning,nisa dan Laura memetik capai yang lain mengurus tugasnya masing-masing.Fahmi dan Firman menebang pisang sayng sudah matang ada yang nebang dan ada yang megangi engga lama kemudian mereka selesai memeriahkan 'perayaan panenkebun semua santri dan santriwati diizinkan kembali keasrama masing-masing.Lalu membawa hasilnya kedapur pesantren untuk dikonsumsi mereka setiap hari,Nisa dan Laura kembali duluan kerumah Abi mau bersih-bersih untuk melaksanakan sholat magrib.


*Rumah Abi

__ADS_1


Laura sedang menunggu Nisa selesai mandi engga lama Nisa keluar karena sudah selesai mandi,sekarang Kiliran Laura yang mandi diluar sedang ada kebisingan karena Larisa mau melahirkan.Di rumah Abi sudah ada dokter yang berjaga diuks dokternya perembuan namanya Sinta.Sinta dipanggil untuk membantu persalinan Larisa mereka sedanga ada dilamar Larisa engga lama bayi laki menangis lalu disusul bayi perempuan menangis semua orang menangis terharu keadaan ibu dan bayinya sehat.


cklel


"ustadz Yuda selamat sekarang sudah menjadi ayah anaknya kembar laki-laki dan perempuan mereka sehat begitu pula ibunya"ucap dokter Sinta


"dok saya boleh melihatnya"tanya Yuda


"boleh sialhka masuk"jawab dokter Sinta


Yuda masuk untuk melihat anak-anaknya yang baru lahir sedangkan Nisa dan Laura baru turun tangga melihat apa yang terjadi diluar.


"Bu ada apa,apa ka Tari sudah melahirkan"tanya Laura


"Alhamdulillah sudah tadi mereka kembar"jawab Lia


"syukurlah gimana keadaan Tari Bun"tanya Nisa


"dia baik-baik saja sedang istirahat karena baru melahirkan"jawab Kirana


"saya permisi nanti setelah sholat isya akan kesini lagi"ucap dokter Sinta


"silahkan dok biar saya aja yang nganter dokter"pinta Nisa


"makasih namanya siapa"ucap dokter Sinta


"nama saya Anisa"jawab Nisa


"mari dok"ucap Nisa


mereka jalan keruangan uks yang ada ditengah-tengah pembatas 1 gedung dengan kantor staf kedisiplinan dan kantor guru.Nisa sudah sampai menganter dokter sampai depan ruang UKS kalau begitu saya pamit dok.


"dok saya pamit dulu as"ucap Nisa

__ADS_1


"tunggu ini berikan kelarisa,makasih nis sudah mengater sampai depan UKS"ucap dokter Sinta sambil mengulurkan tangan yang ada obatnya


"baik dok kalau begitu assalamualaikum"jawab Nisa sambil menerima obat yang diberikan dokter Sinta


Nisa jalan kembali kerumah Abi engva sengaja menabrak seseorang lalu terjatuh begitupula obatnya ikut jatuh


"maaf engga sengaja"ucap Nisa masih menundukkan kepalanya


"aku juga minta maaf ini obatnya,kamu sedang sakit?"tanya orang Fahmi


"eh engga ini obat buat Larisa"ucap Nisa sambil berdiri


"Lestari istrinya ustadz Yuda bukan?"tanya Fahmi


"iya kenapa ada yang salah"jawab Nisa


"engga koh kami banggil ustazah lestari dengan panggilan nama"tanag Fahmi heran


"karena aku saudaranya,dan suaminya Lestari adiknya ibu aku miturut keturunan tua aku tapiiturut lahir tuanya"jawab Nisa sambil meminta obatnya kembali


"gitu yah maafa ku engga tau ini obatnya"ucap Firhan memberikan obatnya


Nisa jalan ke rumah Abi dianter fahmi,Nisa mengucapkan terima kasih sudah dianter lalu Fahmi pergi keasrama karena sudah waktunya sholat isya mereka semua mengambil air wudhu dan seperti biasa keluarga Abi sholat dirumah yang lain di masjid,engga lama kemudian shalat selesai orang yang ada diruang Abi mau menengok anak laki-laki dan perempuan yang baru lahir tadi sebelum sholat maghrib.nisa engga berarti melihat dan mencolek pipi bayinya karena gemas melihatnya tiba-tiba Laura mengompori firman.


"tuh adik mu mau adik"ucap Laura


"diam aku belum siap dan belum ada yang mau sama akuh"jawab firman dengan santainya


"iya ka kapan nih aku dikasih keponakan"tanya Nisa


"astaghfirullah kan Kaka belum menikah mana bisa memberikan keponakan ke Nisa"jawab firman


"secepatnya yah ka Nisa tunggu"ucap Nisa

__ADS_1


"insyaallah kalau sudah menemukan jodoh yang diberikan kekaka"jawab firman ragu-ragu


__ADS_2