
setelah selesai sholat subuh berjamaah sama Zidan siap-siap pergi kerumah om Adit engga Mala akhirnya sampai juga masuk kerumahnya
"assalamualaikum om Tan"duduk bersama mereka mencium tangannya juga
"wanagkaikumusalam mari makan yan"
"makasih tan,om kunci motor zi dimana mau Yan pakai"
"makan dulu nanti akan om tunjukin ada dimana kuncinya"
makan bersama engga lama akhirnya selesai makannya,membantu membersihkan sisa makanan dan menyucikan piring,gelas dan juga sendok engga lama akhirnya selesai jalan keruang tengah duduk disofa.
"om kuncinya mana yan amu pakai nanti sore ada acara di pesantren ka Nisa,sebelum kesini ada zi yang menggantikan pagi tadi Tan itu tuh saminya kalau ada acara penting selalu menyebalkan"
menaruh kunci dimeja Zayan menggambil kunci tersebut mau pulang
"makasih kapan-kapan Zayan mengajak zi kesini assalamualaikum"
"wangalaikumusalam"
sedangkan disini lain zi sedang memberikan materi kesantri dan santriwati tidak ada yang mengetahui bahwa dia bukan Zayan melainkan Zidan.
"sekian dari saya silahkan kalau ada yang mau bertanya dengan materi tadi"
"kenapa ka Zayan berubah sekarang agak dingin sama cewek"
"masa sih aku engga merasa kalau itu bukan ka Zayan"
"kalau engga ada yang bertanya akan saya tutup sekian dari saya wasalamungalaimumusalam"
"wanagikumusalam"
mereka meninggal tim ka Zayan dan pemilik pesantren sambil berbincang-bincang sebentar sebelum kembali kerumah ka Nisa
//zi pulang Kaka sudah ada dirumah bawa mobil kan kesaana?atau naik yang lain?"//
"kaka engga ada urusan lagi kan sama yan kalu gitu Yan pergi dulu ada urusan sebentar assalamualaikum"
"wangalaikumusalam"
pergi meninggalkan mereka naik mobil lalu pulang kerumah engga lama akhirnya sampai malkirkan mobil dan masuk kedalam
"assalamualaikum ka udah ngambil motornya?didepan ada motor zi nih ambil nanti ada yang curiga kalau kita kembar dan belum ada yang atau kan?"
melempar kunci mobilnya kurir pun datang membawa pesenannya mbayar danmembawa makannya kedalam
menaruh makanan dimeja jalan menggambil minum untuknya dan adik tersayang
"makanlah kaka sudah pesan untuk kita pasti belum makan kan?makanlah kalau engga Kaka akan habiskan"ancem Zayan sambil memakannya
"ka kayanya ada yang curiga kalau kita kembar atau kita beritau aja nanti kita kesana naik mobil akan aku anter nanti sore akan zi jemput gimana ka?"
__ADS_1
"boleh tuh habiskan makannya dulu mubasir tau"
sudah ada didalam mobil mampir ketoko cake mbeli beberapa ceke supaya engga terkejut melihatnya.Engga lama akhirnya sampai dipesan zidan sengaja turun duluan langsung masuk sedangkan Zayan baru turun membawa cake yang tadi sudah dibelinya.
"assalamualaikum"
"tadi kan ka Zayan koh ada dua? jangan-jangan syfa bermimpi kan?wangalaikimusalam"
"Sifa engga bermimpi ini beneran kita engga bercaya zi kode"
"kita kembar tapi,kita engga sama prinsip dan perilaku,tujuan kita sama yaitu berbisnis dan menyayangi orang-orang sekitar kita"bicara kompak itu kodenya
"percaya atau engga kita engga memaksakan orang untuk membedakan kita benarkan ka?tadi yang mengisi acaranya zi bukan Kaka"
kembar tiba-tiba datang melihat Zayan dan Zidan terheran-heran sampai lupa mutup mulutnya
"om Zayan yang mana"
Zayan mengangkat tangan sambil tersenyum tipis"om Zayan"
"kalau om Zidan biasa dipanggil zi sama orang-orang"
"Yan bawa apa?koh mirip sih jangan berjanda deh engga lucu tau atau Kaka halusinasi pagi menjelang siang"
zi dan Zayan mengusap dadanya karena belum ada yang bertanya sebanyak ini kalau mereka mirip Gasih?...........
"ka engga usah bahas itu sekarang makan aja yan sudah membelikan cake langganan kami iya kan zi"
sedang menikmati cake yang dibawa ternyata sanga lezat sampai-sampai menari diatas awan engga membutuhkan waktu lama cakenya sudah habis
"ka nanti zi akan jemput disini kalau mau pulang kirim pesan aja oke"
"oke nanti sekalian motornya diisi bensin kayanya tadi habis deh kan kalau tadi kaka sempat isi pasti besok bisa dibawa cuma agak males kan ada zi"
"hem nanti akan zi isi uangnya"
"uang kamu lah adik ku yang baik tolong oke"
"ka Fahmi,syfa kembar om pulang dulu nanti sore kesini lagi sebelum fens Kaka ngelihat"
"diam pergi Sanah tuh dicari ya di sama Rena"
pergi meninggalkan mereka naik mobil engga lama akhirnya sampai,pergi lagi mengisi bensin motorny sebelum itu pasti menggunakan masker supaya engga ketahuan akhirnya sampai ditempat pom bensin engga lama pulang kerumahnya.
"ka Yan menyebalkan kenapa engga pergi sendiri tadi"gunyam sambil nonton televisi dikamar
jam terus bejalan karena bosan Zidan memainkan leptop siapa tau ada yang sedang viral saat ini, ternyata benar baju rajut Nisa Sadang hits dibicarakan banyak orang sudah banyak yang menirunya sangat banyak.Tapi engga ada yang berhasil menirukan sama persis punyanya Nisa Zayan penasaran langsung menelponnya.
📞 assalamualaikum apa ini benar dengan ka Nisa?
📞 wangalaikumusalam benar saya sendiri kenapa kaya pernah denger suara ini Zyan kan?
__ADS_1
📞 maaf ka saya bukan Zayan perasaan Kaka aja boleh besok ketemu nanti akan saya jelaskan semuanya apakah kaka bisa?
📞 bisa tapi ketemuannya di pesantren dekat perumahan citra indah bisa kan
📞 sangat bisa tapi kalau boleh saya Kana membuat proposal untuk membantu Kaka menambahkan omset dan bisa di jualkan sampai luar negeri bisa diatur
📞 tapi kan sangat mahal kan kalau dikirimkan keluar negri?apa sebaiknya engga usah ya kut merepotkan masnya
📞 engga papa ka saya pertukaran mahasiswa luar negeri sangat mudah bagi saya kalau masalah itu bisa diatur tenang saja assalamualaikum
📞 wangalikumusalam
...---------------...
sampai di pesantren duduk disofa tengah kebetulan ada Fahmi sedang duduk Nisa tiduran di pahanya,engga ada orang kesempatan sangat tepat menanyakan hal yang kemarin soal bisnis baju.
"ka kemarin ada yang telepon denag nomor ini suaranya sama persis sama Zayan"
memperlihatkan nomor kesuaminya
"mungkin itu Zidan nis nanti kesini sudah janjikan sama Nisakan?bentar lagi mungkin"
"assalamualaikum kode zi"
"wangalaikumusalam"
"kita kembar tapi,kita engga sama prinsip dan perilaku,tujuan kita sama yaitu berbisnis dan menyayangi orang-orang sekitar kita"
"percaya atau tidak itu urusan ka Nisa,ka zi sudah izin sama tuh kembar ku boleh dan zi sudah izin sama om Rangga diperbolehkan duga ini bukti pesannya sudah ada didalam kalau mau periksa juga boleh"
duduk disofa ruang tengah Nisa duduk karena sudah ada Zidan dan Zayan datang,sedang memeriksa proposal ternyata banyak yang bekerja sama dengan Zidan.Orang termuda yang sukses di luar negeri tanpa bantuan siapa pun bisnisnya dipegang oleh om Rangga selama engga ada Zidan disana.
"gimana dengan proposalnya ka diterima atau engga zi engga sedang memaksa ka nisa tenang aja 2 tahun zi disini nanti kalau mau lulus akan kembali keluar negeri meneruskan bisnis zi"
"gimana nis kesempatan cuma datang satu kali dan juga kebetulan Zidan kan punya kenalan di sana dan punya bisnis juga kan zi?"
"tentu ka bisnis ku mirip sama mool yang ada disini cuma agak luas banyak wahana Ummu juga kapan-kapan akan ziajak kesana mau kan"
"beneran om Dyan Dyon juga mau ikut"
"tenang om zi akan buatkan paspor tapi engga sekarang karena om masih sibuk dengan urusan kampus belum selesai oke"
"oke om"
"kalau gitu zi pamit mau pulang,kaka nanti pulang atau engga"
"pulang lah baju Kaka kan ada dirumah"
"siapa tau pinjam punyanya ka Fahmi iya kan KA Fahmi"
lari kearah mobil pun pergi meninggalkan pesantren
__ADS_1