Terjebak Cinta Dokter & CEO

Terjebak Cinta Dokter & CEO
TCDC bagian 18


__ADS_3

Di sebuah hotel mewah yang berada di tepi pantai nampak dua sejoli yang bukan pasangan suami istri itu telah sampai di kamar yang mereka pesan. Kamar dengan dekorasi nuansa alam terbuka dan view pantai indah yang berpasir putih.


"Sayang kenapa kita tidak jadi ke luar negeri saja sih...?? kenapa kamu mengajak aku kesini...?? kan aku kasih uang ke kamu banyak sekali sayang.. ??" tanya Maya yang menoleh pada wajah kekasihnya itu dengan raut wajah cemberut.


Daniel menoleh, ia memegang kedua lengan Maya agar wanita itu tenang.


"Yang penting kita disini happy sayang.. mau ke luar negeri atau tidak pun ujung-ujungnya kan kita pasti ke sini ..??" balas Daniel dengan tersenyum dan satu alisnya ia tautkan ke bawah seperti memberikan kode.


"Cih... Enak saja uang mu yang kau berikan sudah tidak bisa ku kembalikan... Sayang sekali uang segitu banyak hanya untuk foya-foya bersama mu..." ucap Daniel dalam hati


"Ahh haaaah ..!! tapi aku juga kan maunya pergi jalan-jalan sayang... aku bosan kalau kita di kamar terus, lagi pula Rangga kan pergi keluar kotanya sampai dua minggu.." rengek Maya, kemudian ia mengerucutkan bibirnya.


"Iya nanti kita jalan-jalan sayang.." rujuk Daniel dengan memeluk erat kekasihnya agar wanita itu banyak diam.


"Sekarang ayo kau layani aku dulu... sudah lama aku tidak bercinta.. istri ku di rumah sedang hamil tua sayang.. aku juga tidak leluasa bermain dengannya.." pinta Daniel yang tak sengaja keceplosan bicara itu.


"Apa kau bilang tadi .. ?? tanya Maya penasaran dengan melonggarkan pelukan kekasihnya


"Ti.. Tidak... cepat lah sayang aku sudah tidak tahan dengan kemolekan tubuh mu ini cepat lah layani aku...!!" ucap Daniel yang sedikit gelagapan.


Kemudian ia sengaja merobek paksa gaun milik Maya agar wanita itu banyak diam dan menurut. Ia tidak mau wanita itu membahas panjang pembicaraannya tadi apalagi mengenai istrinya, karena istrinya itu wanita yang sangat ia cintai dibanding dengan wanita murahan ini. Wanita itu hanya sebagai budak nafsunya saja untuk melampiaskan hasratnya, apalagi tubuh Maya yang sangat indah dan jarang di jamah oleh suaminya itu, sayang sekali kan kalau tidak di cicipi pikir Daniel dengan senyum smirk.


Daniel pun langsung merebahkan tubuh Maya di atas ranjang, ia langsung melancarkan aksinya dengan mencium paksa bibir merah kekasihnya itu.


"Argghhhhh..... sayang pelan-pelan dong.. " ucap Maya dengan kesal. Ia langsung melepaskan pagutan dari Daniel dan langsung duduk menyender di kepala ranjang dengan tangan masih mengalungkan leher kekasihnya.


"Iya sayang maaf kan aku... sekarang kau buka kan baju ku sayang...hhmmm.." pinta Daniel dengan mata yang sudah berkabut, ia langsung menyambar bibir merah Maya lagi dengan penuh nafsu dan tangan sudah merambat kemana-kemana pada tubuh wanita itu.


"Hmmmph...." Maya tersentak kaget dengan aksi tiba-tiba Daniel yang langsung mencium nya lagi, dengan terpaksa ia membuka kancing kemeja Daniel yang di pintanya tadi. Ia harus melayani hasrat birahi kekasihnya itu di siang hari, walaupun keadaan wanita itu sebenarnya masih tidak mood karena perdebatan tadi ia ingin pergi ke luar negeri.


"Ini kejutan untuk mu sayang.... Aku tidak menggunakan pil lagi semoga saja aku cepat hamil anakmu dan kau akan jadi milikku...Aku sudah muak dengan hubungan tanpa status ini..." batin Maya dengan mulut masih berpagutan


"Arghhhhhhhh..." desah Maya yang telah mendapatkan sentuhan-sentuhan pada tubuhnya dari mulut kekasih yang penuh nafsu itu.

__ADS_1


🍃🍃🍃


Di mobil milik Rangga


Kedua insan yang berbeda itu masih diam dan tak ada yang bicara sedikit pun, karena hal tadi yang membuat mereka jadi salah paham. Pandangan mata mereka pun fokus kedepan, walaupun sebenarnya pikiran mereka kemana-mana dan hanya bisa memendamkan perasaannya masing-masing hingga mobil putih milik Rangga pun telah berhenti di tempat tujuan, sebuah desa sangat indah yang berada diatas tebing tinggi.



Ckiiiiiiiitttttt...


Deru suara mesin mobil telah berhenti di desa xxx.


"Dokter Rangga terima kasih atas tumpangannya... " pamit Mikha sambil menundukkan kepalanya dengan sopan


"Hmmmn... " Rangga menoleh pada gadis itu dan mengangguk.


Mikha pun keluar dan membuka pintu mobil, namun pandangan Rangga tak lepas dari kepergian gadis itu.


Braaakkkkk...(Pintu telah ditutup oleh Mikha)


Rangga hanya menghela nafas dengan panjang, Ia harus terima akan keputusannya sendiri. Rangga pun keluar dari pintu mobil dan bertemu dengan kepala desa yang datang menghampiri dirinya ke depan mobil.


Ckiiiiiiiitttttt....


Mobil hitam milik Rendy telah berhenti di samping Mikha yang sedang jalan menuju balai desa, Gadis itu nampak terlihat murung.


"Mikha..." panggil Rendy, namun tidak ada sahutan dari gadis itu.


Rendy pun bergegas membuka pintu mobil dan menghampiri gadis itu


Mikha..."panggil Rendy dengan meraih pergelangan tangan kiri Mikha, hingga gadis itu menoleh kebelakang


"Pak Rendy... " balas Mikha yang tersentak kaget dan tangannya di pegang oleh pria itu.

__ADS_1


"Apa kau baik-baik saja..? tanya Rendy dengan menatap seksama pada wajah gadis itu dan tangannya masih menggenggam pergelangan tangan Mikha.



"A..Aku baik-baik saja pak Rendy..." dusta Mikha dengan mata melihat tangannya di pegang oleh Rendy.


Rendy mengetahuinya namun ia tak menghiraukan justru pria itu meraih tangan kanan Mikha, hingga kedua pergelangan tangan Mikha di genggam oleh Rendy.


"Benarkah kau baik-baik saja...? tanya Rendy yang penasaran melihat ada kebohongan pada raut wajah gadis itu.


"Hmmmm .." jawab Mikha mengangguk pasti agar pria itu percaya.


"Baiklah..." ucap Rendy, kemudian ia tidak mau membahas lagi.


"Lalu kenapa tadi mobil mu berhenti lama di dalam goa Mikha ..? Tanya Rendy penasaran


"Aahh ahhh... I..Itu tadi hmm.. mobil kami sempet mogok pak...? jawab Mikha gugup.


"Sial.. kenapa dia tahu apa jangan-jangan tadi dia melihat kita sedang... Ahh.. tidak-tidak mana mungkin waktu itu kan suasana sangat gelap sekali..." batin Mikha dengan menggeleng-gelengkan kepalanya untuk mengusir pikiran buruk dan kotornya. Ia jadi mengingat kebersamaan dengan Rangga saat memadu kasih di dalam mobil tadi namun ia segera menepisnya mengingat cinta ia tak terbalaskan.


"Kau kenapa..? tanya Rendy penasaran melihat gadis itu seperti gelagapan menjawabnya dan kedua tangan pria itu masih menggenggam kedua tangan Mikha.


"Ahh..ti.. tidak tidak kenapa-kenapa pak Rendy sungguh mobil kami tadi sempat mogok..." balas Mikha dengan tersenyum meyakinkan, namun dari kejauhan gadis itu melihat ada seorang wanita cantik datang menghampiri Rangga, seketika senyum gadis itu pudar melihat wanita itu dan memanggil Rangga dengan akrab.



"Kak Rangga.... " panggil wanita itu


Jangan lupa kakak kembang dan Vote nya 🥰


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Halo kakakku jangan lupa kakak klik tombol vote ,hadiah dan bintang nya yah biar author semangat cari ide-ide buat ceritanya....

__ADS_1


Dan silahkan beri kritik atau sarannya juga, Ini novel author yang kedua loh..Sekalian ijin promo novel pertamaku nih ( Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku ) 🤭🤭


Mohon dukungan nya yaa kakak-kakakku..


__ADS_2