
🌸saat ini keluarga Adijaya sedang berkumpul di lobi hotel tempat mereka mengadakan acara pengangkatan jabatan barra Adijaya menjadi CEO di perusahaan skyline corporation.
" ini sungguh menarik ma.. Bener" gaya klasik modern. Clara suka interior hotel ini" tutur kagum Clara melihat interior tempat diadakannya pesta nanti malam
" siapa dulu Oma greace gitu" timpal Alice memeluk sang nenek
" mama mu memang dari dulu suka yang berbeda dari lainya. Bukan hanya di Indonesia,hotel di LA dan London gak luput dari perhatian mama mertuamu ini" sahut alex memuji sang istri
" sudah sudah terpesonanya nanti lagi aja.
lagian kamu juga siech Clara jarang kesini jadi kamu gak tau pas hotel ini mama tata ulang interior dan desain ya" sahut Grace melihat Clara.
" hii..hii... Maaf ma. lagian mas Abraham ngelarang Clara katanya biar ini jadi kejutan buat semua. Tapi memang berhasil siech." jawab Clara tertawa
" oh ya Oma mana kakak ipar erica sama mas Daniel? Kok belum kelihatan.." tanya Clara mencari kakak perempuaan dari sang suami
" sebentar lagi,mereka terkena macet.
Tadi sudah telvon mama.
" ini mana jagoaan" mama Clara? Dari tadi gak kelihatan..." tanya greace mencari ke3 cucu laki lakinya yang dari tadi tidak terlihat
" mereka masih keluar sebentar ma,katanya ada urusan khusus laki laki." ucap Clara tersenyum
" eem gitu gak nyangka sekarang cucu kita sudah dewasa semua opa?" ucap greace menitihkan air mata
" iya aku juga sayang" jawab sang suami memegang tangan greace
" omaaaa aku kand juga sudah dewasa" rengek Alice kepada sang Oma
" iya iya. cucu perempuaan satu satunya oma,sini Oma peluk.
...mereka terlibat pembicaraan yang cukup hangat antara mertua dan menantu. Ini jarang terjadi jika Oma Grace dan opa Alex sudah kembali di negaranya.
......................
Sementara itu ketiga pria tampan sedang berada di ruang privat hotel tersebut.
" gimana barra.. Gue dapet kabar dari anak buah gue kalau nanti Valen dan ibunya akan datang di pesta nanti malam" ucap David
" biarin aja gue udah buat rencana yang bikin mereka malu" jawab barra dingin sambil meneguk minumannya
" emang apa rencana mu kak?" tanya vano ingin tau
" lihat aja nanti Van" ucap barra tersenyum smirk. Yang bikin siapa saja pasti takut jika melihat senyuman itu
" hiii...
Jangan senyum gitu loe bar ngeri gue" jawab David mengalihkan pandangan dari barra
" haa...haaaa kak David kak David" suara vano menertawakan ulah sepupunya itu
" och iya Van loe udah menghubungi Kevin gak? Inget jangan sampai dia gak dateng!" ucap barra
" sudah kak malah dia mau mengajak ceweknya kata kak Kevin" ucap vano
" ceweknya Kevin?" pikir barra
" emang kutu kupret itu bisa setia cuma dengan satu cewek Yach?" tanya David yang juga mengenal Kevin dgn baik. Karna dulu Kevin dan David satu universitas di LA. Cuma bedanya David di akademi bisnis sedangkan Kevin akademi kedokteran.
" ntahllah gue juga gak tau" jawab barra sekenanya
* siapa cewek nya Kevin?* bathin barra
sementara itu Kevin sedang berada dijalan sepulang dari tugasnya.
" aduh macet lagi... Gimana ini..
Udah mau jam 5. Aku harus ke rumah anan sekarang takut dia lupa nanti kalau aku ajak.
Biar aku buat barra kepanasan nanti di pesta" ucap Kevin senyum senyum sendiri melihat muka gugup barra nanti melihatnya membawa Anandita
Sesampainya Kevin di rumah anan.
Tok..tok..tokk
" eh kak Kevin" ucap Gea membuka pintu rumahnya
" ada kakakmu Gea?" tanya Kevin
" ada kak dia di kamar,silahkan duduk dulu.. Biar Gea panggilkan kakak" ucap Gea tersenyum
" iya" jawab Kevin
Sedangkan anan di kamar sedang memilah baju yang akan dia pakai di pesta yang diadakan Clara.
" aduh yang mana Yach? Kenapa gak ada yang cocok" gumam anan memilah baju bajunya
Tok..tok..
" kak anan ada kak Kevin di depan" ucap Gea memasuki kamar sang kakak
" eem udah datang Yach Gea... Yaudah suruh tunggu sebentar." ucap anan tersenyum
" kakak kenapa? Gea lihat dari tadi kakak sudah mandi tapi dari tadi juga masih belum ganti baju" tanya Gea melihat muka Kesu kakaknya
"iya Gea kakak binggung mau pakai apa" jawab anan melihat lemari bajunya
" eemm kakak pakai ini aja? " ucap Gea memilihkan baju long dreas berwana soft pink.
" yaudah iya. Sebentar Yach?" ucap anan tersenyum
" iya" jawab Gea keluar dari kamar kakaknya
Gea kembali di ruang tamu sambil membawa minuman untuk Kevin.
" bentar Yach kak.. Kak anan dari tadi binggung mau Makai baju apa.. Maklum dia baru pertama kali ikut pesta orang besar" ucap Gea polos
" iya aku tunggu.
Terimah kasih Yach Gea? Och Yach mana ibu bapak.." tanya Kevin
" ibu sedang istirahat sedangkan ayah belum pulang kerja,tapi ibu sudah tau jika nanti kak anan diajak kak Kevin." ucap Gea menjelaskan
" kak Kevin "
Terdengar suara lembut menghampirinya
__ADS_1
" Anandita" ucap Kevin berdiri sambil melihat anandita
* padahal hanya memakai baju biasa dan rambut digerai aja. Tapi kenapa begitu cantik Yach?* bathin Kevin kagum
" kak ayo kita berangkat..." ucap anan menggangetkan Kevin
" eeh kak keving benggong" ucap Gea tersenyum
" iya ayo kita berangkat" jawab Kevin gugup
" kakak berangkat Yach Gea" tutur anan tersenyum
" iya kak hati hati" jawab Gea mengantar makanya sampai depan pintu
Bbrrrrrmmmmmmm
Suara deru mobil Kevin meninggalkan pekarangan rumah anan.
" kak apa kakak di pesta dengan memakai seragam dokter?" tanya anan yang saat ini sedang berada diperjalanan." kita akan ke suatu tempat dulu. lagian gak mungkin kamu dan aku memakai baju ini" jawab Kevin tersenyum melihat penampilan anan dan dia
" emang kenapa dengan baju aku?
Jelek Yach..." ucap anan binggung
" gak jelek anan,tapi cuma kurang pantas aja dipakai di pesta malam hari nanti" jawab Kevin tersenyum
" ohh gitu" ucap anan mengganguk
* lucunya* bathin Kevin melihat anan
Sesampainya mereka di suatu tempat yang Kevin rencanakan.
" ayo turun kita sudah sampai" ucap Kevin membuka pintu mobil anan
" terimah kasih kak .
Ini dimana kak... " tanya anan
" masuklah..." gandeng Kevin memasuki salon perawatan wajah
..sedangkan di sekitar mereka para perempuaan melihat Kevin kagum.
" wajah ganteng banget"
" iya cool banget tau!"
" iihh apa itu ceweknya? Beruntung banget dia Yach"
ucap beberapa perempuaan yang melihat Kevin dan Anandita memasuki salon.
" eeh tuan Kevin.. Mau apa?" tanya perempuaan yang biasa melayani tamunya
" tolong kamu meak over dia.
Pastikan jangan terlalu menor? Aku pengen tetep natural tapi elegant" ucap Kevin menjelaskan
" Yes sir. it's a simple matter" ucap pemilik salon tersebut
Kevin sering mengantar mama nya kesini. Jadi maklum jika anan dilayani langsung oleh sang pemilik salon.
..beberapa jam Kevin menunggu.. Akhirnya yang di tunggu sudah selesai.
" kk..amu anan?" ucap Kevin terbata melihat penampilan Anandita
" iya ini anan kak.
apa jelek anan kak..." tanya anan
" en..gak kamu cantik banget.
Ini tadi aku membeli baju ini buat kamu." ucap Kevin sambil menyerahkan paper bag.
" ini apa kak?" tanya anan membuka tas itu
" sudah sana sekarang kamu pakai. Cepat Bu anda ganti dengan baju dan sepatu ini." ucap Kevin berusaha memulihkan degub jantungnya.
" baik tuan.
Mari nona." ucap pemilik salon tersebut
Sedangkan Kevin masuk ke ruang ganti untuk mengganti bajunya juga dan merapikan rambut dan penampilannya.
Beberapa saat menunggu akhirnya anan sudah selesai memakai pakaian yang diberikan Kevin.
" kak Kevin?" panggil anan yang sekarang sudah memakai long dreas peach dibagiaan pingangnya dihiasi renda yang menamba kesan feminim tapi tetap anggun.
" aa..na..n kk..amu sudah selesai" ucap Kevin gugup sampai tidak berkedip melihat penampilan anan.
" iya kak" ucap anan tersenyum manis. Dan itu berhasil membuat degub jantung Kevin bertambah kacau
" Kevin hanya memalingkan wajahnya. Dia menutupi rasa gugupnya"
* perasaan bajunya modelnya biasa. Tapi kenapa setellah anan pakai jadi bikin gue gini* bathin Kevin menggenggam tangannya
" kak? Ayo kita berangkat.." tegur anan
" ehh iya ayo kita berangkat sekarang. Tapi tunggu di mobil sebentar saya mau membayar" ucap Kevin beralasan kepada anan. Dia hanya mau berbicara kpd pemilik salon.
" Bu kenapa bisa cantik banget? Perasaan saya sengaja memberikan baju biasa agar dia tidak terlalu mencolok di pesta" ucap Kevin jengkel
" emang kenapa tuan? Bukanya tambah bagus.. nona itu cocok memakai apapun Krn emang dasarnya dia cantik tuan. Tuan beruntung dapet dia" tutur ibu pemilik salon tersebut
" yaudah iya" ucap Kevin berlalu
Sebenernya Kevin tidak membayar biaya perawatan tadi dia akan menstrafer seperti biasanya. Tp dia hanya ingin tau kenapa penampilan anan begitu cantik.
.Kevin membuka pintu mobilnya dan dia mulai meninggalkan area salon. Tanpa berbicara sepatah katapun.
" kak kamu kenapa dari tadi anan lihat kakak diam saja? Apa anan punya salah.." ucap anan sedih
" tidak anan cuma lebih baik sempet sampai ke pesta Tante Clara" ucap Kevin tanpa melihat anan
*gimana aku gak diam anan,jika sekarang ini aku dihadapin oleh wanita secantik peri seperti kamu* bathin Kevin
" och gitu" jawab anan
Beberapa saat berkendara mereka sudah sampai di hotel,tempat diadakannya pesta keluarga Adijaya.
__ADS_1
" kak apakah ini tempatnya?" tanya anan saat menuruni mobil
" iya. Ayo kita masuk..." ucap Kevin menggandeng tangan anan
" tapi kak anan takut. Anan takut buat kak Kevin malu" ucap anan menghentikan langkahnya
" kenapa harus malu?
lihat disekitar kamu banyak orang yang melihat dan tersenyum ke pada kita. Berarti mereka mengganggap kamu cantik anan" ucap Kevin berusaha membuat anan tenang
" itu siapa sama dokter Kevin..."
" mungkin calon istrinya dokter,kand dia gak pernah membawa wanita saat ada pertemuaan penting"
" iya Yach berarti gadis itu istimewa"
..begitulah obrolan orang" yang diewati anan dan Kevin.
... Kevin dan anan sedang memasuki lobi hotel..
" kak ini mewah banget hotelnya" ucap anan takjub
" iya ini hotel milik mertua Tante Clara" ucap Kevin melihat anan lucu. Karna dari pintu masuk sampai lobi anan tidak berhenti ngomong. Tapi itu justru bagai musik buat Kevin.
" waahh berarti mereka bukan orang biasa yach kak" ucap anan lagi
" ya begitullah" jawab kevinyang sudah memasuki ruanggan pesta.
" ayo kesana itu ada Tante Clara dan keluarganya" ucap Kevin
" tapi kak apa yang disini semuanya orang berpengaruh?" tanya anan sambil melihat sekeliling dan terus digandeng Kevin
" gadis pintar" ucap Kevin sambil mencubit hidung anan
" berarti kak Kevin juga bukan orang dari kalanggan biasa donk?" tanya anan lagi
" aku sama kayak yang lainya" jawab Kevin tersenyum.
" selamat malam Tante,om Abraham" sapa Kevin kepada Clara dan Abraham sambil menjabat tangan mereka
" selamat malam juga Kevin" ucap Clara sambil menerima jabatan tangan Kevin
" ini siapa kev?" tanya Abraham
" ini Anandita kand Kevin?" timpal Clara mendahului jawaban Kevin
" iya Tante" jawab Kevin tersenyum
..Anandita kemudiaan mencium tangan Clara dan Abraham
" anak manis" gumam Abraham
" sini sayang Tante kenalin dikeluarkan besar Tante" ucap Clara menarik tangan anan tanpa anan bisa menolaknya
" ayo Kevin" ajak Abraham juga
di tengah tengah pesta Abraham dan Clara menghampiri keluarga besarnereka.
" sini sayang duduk sini" ucap Clara mempersilahkan anan duduk
"terimah kasih Tante" ucap anan tersenyum
Clara tersenyum dan bersyukur operasinya berhasil dan anan berhasil sembuh.
" ini siapa Clara?" ucap Oma greace
" oh iya .
Mama,papa dan semua. Kenalin ini anandita dia anak asuh aku" ucap Clara yang sontak membuat anan serta lainya terbengong
" kenalin sayang saya Oma greace dan ini opa Alex serta ini cucu Oma David dan Alice serta itu anak Tante Clara namanya vano" ucap greace mengenalkan keluarga besarnya
" oh iya mana barra?" tanya Oma
" dia sedang di kamar mandi Oma,merapikan dasinya." jawab David yang sedari tadi memandang anan
" Hay kak kenalin aku Alice" ucap Alice memperkenalkan diri
" Anandita kak" jawab anan tersenyum
" kondisikan mata loe dav" gumam Kevin menyenggol lengan David
" emang anan siapa loe.. Apa ini yang kata loe waktu itu?" tanya David penasaran
" bukan.
Dia hanya mengganggap gue sebagai kakak gak lebih" jawab Kevin dingin
" och.. Berarti kosong doank?" ucap David ada kesempatan mendekati anan
" jangan macam macam" dari belakang David dan Kevin ada Suara berat yang memegang pundak mereka .
" eehh loe bar sini sini" ucap David
" kalian duduk meja sana saja" ucap Oma greace menyuruh para pemuda laki laki buat pindah meja.
" lah kokgitu Oma?" tanya David protes
" David! " tegur opa Alex
" oke oke.
Ini gara gara loe bro" ucap David melihat barra
Sedangkan barra hanya diam.
" barra sini dulu kamu" panggil Clara
" kamu inget ini siapa..." tanya Clara kepada barra
...barra mengikuti pandangan mommynya dan melihat gadis cantik disamping Oma greace dan mommynya
" dia anan sayang" ucap Clara sambil tersenyum
.. Anan melihat barra sedari tadi. Dia begitu takut dengan pandangan barra. Karna menurut anan barra itu galak.
* tuan beruang* bathin anan melihat barra
__ADS_1
* gadis cantik* bathin barra tanpa berkedip
...****************...