
Di sebuah diskotik ternama di tengah kota
Dentuamna suara musik terdengar memekakkan telinga. Seorang gadis berjalan sempoyongan sambil memegang minuman ditangannya
" barra kenapa loe nolak gue!! Apa kuranggan gue bar... Gue cinta sama loe" ucap gadis tersebut sambil mabuk
" Valencia? Loe itu Valencia Agatha kand?" tanya seseorang yang menghampirinya
Iya perempuaan tersebut adalah Valencia yang mabuk mabukan.
"loe siapa?" jawab Valen kepada orang tersebut
" gue glenka.
Valen sahabat loe." jawab perempuaan tersebut mengingatkan Valen
" eemmm loe glenka?" jawab Valencia sambil tersenyum dan kemudiaan menangis
" ada masalah apa loe Valen? Kenapa loe balik tidak telvon gue?" tanya glenka
" gue balik kesini ingin nemuiin barra Glen,gue sudah putus ma cowok gue. Gue sadar cuma barra yang bisa ngertiin gue. Tapi disaat gue nemuiin dia kerumahnya. Bknd hanya mommy nya tapi barra Glen. Barra sikapnya dingin banget ke gue. Dia seperti bukan barra yang dulu gue kenal,gue begitu takut melihat matanya. Gue seperti sudah hilang dari hatinya" ucap valen memeluk sahabatnya
" yaudah loe tidur di apartemen gue aja,jangan disini." ucap glenka menarik tangan Valen,untuk membawanya ke apartemennya
" mobil loe mana Valen? Ntar gue suruh ambil pengawal gue di rumah." ucap glenka mencari mobil Valen
" gue naik taksi Glen,gue males bawa mobil " jawab Valen menjelaskan sambil sempoyongan
...sesampainya di apartemen glenka...
klek. (suara pintu dibuka)
" udah loe baringgan aja dulu. Gue buatin minumnam anget buat loe!"
"eeemmmm" ucap Valen menjawab
"Assalamualaikum Bu darsih?" ucap Kevin sebelum memasuki rumah anan
( silahkan Bu. Saya panggilkan ibu dulu di kamar) isyarat anan kepada Clara dan Kevin untuk dipersilahkan duduk
" terimah kasih anan" jawab Clara tersenyum
tok..tok..tok..
"masuk!" jawab Bu darsih
__ADS_1
"anan sini nak masuk... Ada apa?" tanya Bu darsih kepada anan
( di luar ada Bu Clara sama dokter Kevin Bu,) isyarat anan kepada ibunya
" benarkah!?
" yaudah ibu keluar" ucap Bu darsih
" permisi Bu Clara" ucap Bu darsih menghampiri Clara sambil menyalami tangan Clara
" baik Bu darsih. Ibu sendiri gimana kabar ibu?" tanya clara
" saya baik Bu, saya sangat berterimah kasih karna berkat bantuan ibu saya bisa segera ditolong" ucap syukur Bu darsih kepada Clara
" sudah menjadi tugas saya Bu,buat saling tolong menolong" jawab Clara tersenyum
"ngomong" dimana anadita Bu?" tanya Clara mencari anan
" och...
Anan sedang membuatkan minum Bu" jawab bi darsih
"apakah masih sering pusing Bu darsih atau nyeri dibagiaan kakinya?" Kevin membuka obrolan
" allhamdullilah sudah tidak dokter Kevin" jawab Bu darsih sambil tersenyum
dari arah dapur Anandita membawa baki berisi minuman dan kue basah
(silahkan Bu, kak Kevin) isyarat anan mempersilahkan
" terimah kasih anan" jawab Kevin tersenyum
" anan sini nak" panggil Bu darsih
Anan kemudiaan duduk di samping ibunya.
" silahkan Bu clara dokter Kevin .. Dicoba minuman dan kuenya... Itu kue buatan Anandita" ucap Bu darsih tersenyum
" baik terimah kasih Bu" jawab Clara mencoba meminum dan memakan kue tersebut
" eemmm enak kue anan" jawab Kevin antusias
" iya bener kamu Vin." timpal Clara menyetujui ucapan Kevin
" allhamdullilah kalau enak Bu" jawab Bu darsih dan dibarengi dengan anggukan anadita
__ADS_1
Beberapa saat mengobrol di rumah Anandita. clara pamit untuk pulang.
" saya balik dulu yach bu darsih.. Soallnya habis gini pak suami mau pulang? " ucap Clara pamit
" iya Bu Clara terimah kasih karna sudah mau mampir ke rumah saya ini?" jawab Bu darsih santun
" iya Bu sama sama. lagian saya juga senang mengenal anan dan ibu." jawab Clara tersenyum kepada Anandita
" lain waktu saya boleh nempa bikinin kue Bu? Soallnya besok lusa mau ada arisan di rumah saya" ucap Clara kepada Bu darsih
" baiklah Bu nanti saya buatkan. Iya kand anan?" Bu darsih meminta pendapat anan.
(iya) anggukan anan)
"yasudah saya balik dulu yach anan.. Bu darsih?" timpal Kevin
"iya pak dokter" ucapa Bu darsih
" panggil Kevin aja Bu" ucap Kevin gak enak
" baiklah nak" jawab Bu darsih
"ayo Tante" ucap Kevin kepada Clara
"wassalamu'alaikum Bu" ucap keduanya menuju mobil mereka. iya dari awal berangkat. Kevin dan Clara memakai mobil masing" karna kasian jika Kevin harus bolak balik nganter Clara.
"waalaikumsallam Bu,nak Kevin.
Hati hati di jalan?" jawab Bu darsih dan lambaian tangan anadita
...----------------...
"gimana keadaan loe Valen" tanya glenka kepada Valen yang sudah agak mendingan
" sudah agak baikan Glen, thanks Yach?" jawab Valen terhadap sahabatnya tersebut.
(glenka dan valencia bersahaja sejak masih di bangku SMA hingga kuliah. Dan sejak lulus kuliah Valen memutuskan untuk keluar negeri mengikuti mamanya yang menikah dengan orang Belanda. Dan di negara B juga. Valen berselingkuh dari barra dan memutuskan meninggalkan barra,yang pada saat itu sudah ada rencana pertunangan mereka berdua.
"setelah ini apa yang mau loe lakuiin " tanya glenka kepada Valen
" gue masih mau mengejar barra. Bagaimanapun barra harus jadi milik gue. Jika memang barra menolak gue,setidaknya perempuaan lain juga tidak boleh memeilikkinya" jawab Valen dengan senyum smirk nya
" loe yakin Valen? Bukankah mommy nya udah nolak loe?. Secara apa yang loe lakuiin di masa lalu itu menurut gue cukup keterlaluan sich?" ucap glenka menjelaskan
" iya gue tau.
__ADS_1
Gue ninggalin dia di depan umum. Dan itu hal yang sangat memalukan untuk keluarga terpandang seperti keluarga Adijaya." sesal Valencia mengingat masa itu.
" tapi gue gak akan nyerah. Gue harus dapetin barra gimanapun caranya!!" tekad Valen bulat