Terjebak Cinta Gadis Bisu

Terjebak Cinta Gadis Bisu
PART 19


__ADS_3

" loe kenapa Vin tiba" ngajak ketemuan gue di sini?" tanya barra menatap Kevin


" gue hanya kangen kumpul bareng kalian" jawab Kevin meneguk minuman nya


" jijik loe Vin!" timpal boy menggeser kursinya menjauhi Kevin


Tukk..


" bukan gitu go*lok. Pikiran loe kejauhan" seru Kevin menjitak kepala boy


" awwww sakit buaya! nich kepala dha difitraiin ma nyokap bokap gue dodol!" seru boy melotot ke arah Kevin dan mengusap kepalanya


" untung gak gue jahit tue mulut!" timpal Kevin. Yang seketika membuat boy memegang mulutnya


" ada masalah loe Kevin? Tumben" gue lihat muka loe kusut?" barra berbicara sambil menelisik raut muka Kevin


" gue galau aja bar akhir akhir ini" boy berkata sambil mendongakkan kepalanya


" galau apa loe... Kayak ABG aja" tutur barra dingin


" ba*ot loe bar lama lama mirip tue bocah!" sindir kevin melirik ke arah boy yang melihatnya


" maksud loe gue gitu Vin?" boy menatap Kevin dingin


" udah udah kayak ku*ing ma a*j*ng aja kalian! setiap ketemu selalu ribut!!" lerai barra dengan tatapan mengintimidasi mereka


" dia dulu bar!" jawab boy yg gak mau kalah


...barra diam dan berdiri meninggalkan mereka berdua


" hey bar! Loe mau kemana... Gue belum selesai ngomong!" seru Kevin memanggil barra


" loe urus sendiri! Gue mau metting" jawab barra tanpa menoleh


" emang enak di PHP iin" ucap boy


" gara gara loe ini?" ucap Kevin duduk lagi di kursinya


" emang loe ada masalah apa siech... kok tumben gue lihat loe kayak banyak beban gitu" tegur boy ke mode serius


" gue suka ma cewek boy" jawab Kevin


" hah....


Ini suka apa cuma mainan loe kayak biasanya?" tanya boy kaget


" hehh...


ini bener bener beda.


Gak kayak apa yang gue rasaiin ke cewek cewek lainya." jawab Kevin menarik nafas


" maksud loe gimana?" boy masih binggung dengan ucapan Kevin


" rasa ini kayaknya bukan hanya sebatas suka aja.


Tapi kayak rasa yang membuat gue itu pingin memilikki dia seutuhnya. Bukan cuma buat njadiin dia mainan gue." tutur Kevin menginggat wanita yang dicintainya


" wooaawwhh


Ini pasti wanita yang sangat special buat loe. Karna dia berhasil membuat sang Casanova galau karna dia.


" iya bener kata loe.

__ADS_1


Saat Deket ma dia rasanya gue kayak gak tertarik ma wanita lain. Padahal dia hanya wanita sederhana dan membahagiakan dia itu sangat muda. Dengan hal hal simple dia bisa tersenyum dan tertawa" ucap Kevin tersenyum


" siapa nama tue perempuaan yang berhasil membuat sahabat gue ini tobat" gurau boy merangkul pundak Kevin


" Anandita... Dia Anandita Putri mantan calon pasien gue dulu. Loe inget kan dia pas malam pengangkatan jabatan barra gue ajak dia untuk berkenalan dengan keluarga Adijaya." jawab Kevin mengingatkan boy


" ooouuhh itu kan wanita yang imut itu kand? Inget gue inget" seru boy kagum


" jangan mikir macem!" ucap Kevin melihat boy tersenyum


" siapa yang mikir macem macem.


Gue hanya kagum ma tue cewek karna udah membuat loe sampai galau begini" ucap boy tertawa


...Tuukk


" aaawww sakit Kevin!


Gitu lagi... Gue gak akan mau bantu loe?" ucap boy mengancam


" terserah loe dha boy.


Gak faedah gue curhat ke loe!" jawab Kevin berdiri dan meninggalkan boy sendirian


" heyyy siapa yang akan mbayar nich semua?" seru boy berdiri


" jangan kayak orang miskin loe boy!" ucap Kevin melambaikan tangan meninggalkan boy yang mengomel"


* bukanya Anandita itu cewek yang barra taksir Yach?* bathin boy terduduk


" gawat ini! Bisa bisa jadi masalah jika sampai ini beneran cewek yang sama?" gumam boy


......................


" kamu cantik banget siech anan. Bahkan semenjak ada kamu di butik Bu Clara. butik itu jadi rameh" ucap Tia


" iya bener itu" timpal Luna menyetujui ucapan temanya


" itu karna hasil kerja keras Bu Clara dan hasil kerja kalian. Bukan aku" jawab anan tersenyum


" mungkin ada benarnya juga kata Anandita" jawab salsa pegawai senior di butik Clara


" emmm betul..betul..betul..." timpal Luna tertawa


haa..haa...haa


" Luna..Luna.." ucap teman temanya tertawa melihat Luna menirukan suara salah satu kartun kesukaan anak anak tersebut


....hari semakin sore anan dan karyawan butik Clara bersiap siap untuk merapikan butik dan menutupnya


" anan...


Kamu bisa keruanggan saya sebentar" panggil Clara melihat anan sedang merapikan beberapa manekin di luar butik


" ouch...


Baik Bu say segera disana" jawab anan mengangguk


" ada apa Yach Bu Clara memanggil aku" ucap anan binggung


" udah kesana aja anan.


Bu Clara gak akan gigit kamu kok. Jadi tenang aja" ucap Luna sambil memasukan sepatu ke tempatnya semula

__ADS_1


" huusss mulutmu itu kenapa selalu gak bisa di rem Luna" Tia membekap mulut Luna agar tidak meneruskan ucapannya


" iya ini anak nakutin anan aja" timpal salsa


" hee..hee...


habisnya gemes liat muka anan aku mbk" jawab Luna tersenyum


" yaudah aku di Bu Clara dulu" ucap anan meninggalkan teman temanya.


Tok..tokk...tokk...


..anan mengetuk pintu ruanggan Clara


" permisi Bu Clara. Ada apa Yach memanggil saya?" ucap anan memasuki ruanggan tersebut canggung


" sini... Kamu duduk?


Saya mau ngomong sesuatu sama kamu" ucap Clara menyuruh anan duduk di kursi


" saya besok ada arisan teman teman saya.


Apa kamu dan Bu darsih bisa mbuatin kue yang seperti kemarin buat arisan besok?" tanya Clara melihat anan


" bisa Bu Clara.


Ibu mau buat berapa variasi dan jumlahnya juga" ucap anan tersenyum


" gak usah banyak banyak anan.


Cukup 25 orang aja.


terus soal variasi kuenya kamu buat kue talam,lapis,putu ayu,kembang goyang sama lemper.


Udah itu aja. Kamu buat 100 biji aja kuenya" jawab Clara menjelaskan


" baik Bu nanti akan saya bilang ke ibu agar nyiapin bahan bahanya" jawab anan tersenyum


" yaudah besok kamu cuti dulu di butik.


Kamu bantu buat kuenya aja. jam 09:00 pagi kamu antarkan ke rumah


" iya Bu saya akan siapkan" tutur anan mengganguk


" baiklah..


Kamu boleh keluar habis ini kand pulang? Saya juga mau siap siap" ucap Clara menyuruh anan keluar


" baik Bu Clara saya keluar dulu" pamit anan keluar dari ruanggan clara


...anan keluar menghampiri teman temanya yang masih merapikan butik...


" ada apa anan Bu Clara panggil kamu?" tanya Tia menghampiri Anandita


" gak ada apa apa kok Tia.


Bu Clara besok ada arisan di rumahnya. Dan kebetulan aku dan ibuku bisa membuat kue basah,jadi beliau menyuruh aku besok libur dulu untuk membuat kue tersebut buat besok jam 09:00 pagi" jawab anan menjelaskan


" och gitu...


yaudah gak apa apa... Tapi nanti kalau ada sisa kue yang rusak pinggirannya atau lebihanya... Bawa ke aku Yach? " ucap Luna tersenyum


" dasar tukang makan" timpal salsa tersenyum melihat tingkah Luna

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2