
Di sebuah club malam ada Valencia dan teman temannya yang seperti biasa setiap mereka bertemu selalu clubing di tempat itu.
..dulu sewaktu masih berhubungan dengan barra,Valencia tidak pernah bertemu ataupun berpesta dengan teman temanya tersebut. Karna barra melarangnya untuk masuk ke tempat tersebut,tapi semenjak Valen berpisah dari barra Valen kembali ke kehidupannya yang dulu,ntah karna patah hati atau memang sifat aslinya. Tapi yang jelas dengan pergi ke club Valen bisa sementara waktu melupakan tuntutan mamanya untuk menyuruhnya kembali dengan barra.
...sejujurnya Valen malu jika harus kembali dengan barra,tapi demi popularitas dan uang dia rela ngelakuin apapun.
"Valnecia kamu sekarang lebih sering di club" tutur teman prianya
" iya gue udah gak ada yang ngelarang " gue lagi. gue udah putus dengan cowok gue" jawab Valen sambil memegang minumnya yang sudah dituangkan oleh bartender
" Seriously? you're not lying!!" (serius? Kamu tidak bohong!!) ucap teman prianya tersebut. Dia adalah Leo Nathan. Teman Valencia sewaktu kuliah dulu,dia sudah lama menyukai Valen tapi gak dia ungkapin karna dia tau Valen milik barra waktu itu. Dan dia di club karna melihat Valen di jalan dan dia memutuskan mengikutinya sampai sini. Dia masih menyimpan rasa dengan Valen mangkanya masih ada kekhawatiran terhadapnya,walaupun dari dulu Valen dia melihat semua ketulusan itu.
" Yes I am serious.( iya aku serius?) dan sekarang aku disuruh mama untuk kembali lagi sama barra." lirih Valencia mulai mabuk
" masuknya gimana?
Bukanya kamu juga gak mungkin jika akan diterima mereka... Jelas jelas aku tau kesalahan kamu dulu begitu fatal buat keluarga terpandang macam keluarga Adijaya Valen?!" tutur Leo binggung atas sikap Valen dan ibunya
" mama ingin gue bisa menjadi istri barra agar kelak gue bisa menjadi nyonya Adijaya" ucap Valen yang mulai mabuk berat
" aku bisa bahagia in kamu Valen,aku akan berusaha" ungkapnya melihat keadaan Valen yang begitu tertekan atas ulah mamanya
" ma..ma aku ca...pek aku pingggin bebbbaaass maaa" ucap Valen lirih sebelum gak sadar
" andai aku sekaya barra mungkin saat ini aku bisa milikku kamu Valen" lirihnya sambil mengusap rambut Valen
Dia memapah Valen menuju luar club untuk dia antar ke apartemnya glenka sahabatnya. Kebetulan dulu Valen,Leo dan glenka adalah 3 sahabat. Valen yang dulu adalah Valen yang ceria dan baik tapi semenjak mamanya berpisah dengan papanya karna dulu papanya ninggalin mamanya dan valen dan memilih perempuaan lain. Dan setellah 2 tahun berpisah denga mamanya
Valen mendengar bahwa papanya dan istrinya meninggal akibat tabrakan mobil.
Di perjalanan menuju apartemen glenka. Leo tidak berhenti memegang tangan Valen. Dia hancur melihat keadaan Valen sekarang. Dulu sewaktu terakhir Valen dengan barra. dan Leo memutuskan kuliah di Universitas LA untuk melupakan Valen tapi semenjak lulus dia kembali ke Indonesia. Dan sejak berpisah dengan Valen,Leo sudah mengganti nomernya agar dia mampu melupakan Valencia. Tapi setellah pertemuaan yang tidak sengaja tadi Leo baru mengerti bahwa keputsanya dulu meninggalkan Valen itu salah,seharusnya dia bisa menjaga Valen.
* mulai sekarang aku akan menjaga kamu! Apapun yang terjadi aku akan tetap disamping kamu* bathin Leo
Setellah beberapa jam perjalanan. Leo dan Valen sampai di apartemen glenka.
Ting...tong..Ting..tong..
Kreekkkkk
" Loch Valen loe kenapa?" ucap glenka binggung
" bawa masuk aja dulu Glen" ucap Leo mengendong Valen sejak di parkiran tadi
" ehh iya silahkan mas." jawab glenka yang masih belum menyadari bahwa di depanya itu sahabatnya dulu sewaktu kuliah
Leo kemudiaan membaringkan Valen hati hati di atas tempat tidur. Kemudiaan dia menyelimuti badan Valen dan Leo berjongkok di depan Valen sambil menyingkirkan anak rambut dari wajah Valen.
" kamu masih sama kayak dulu Valen,tapi aku gak suka kamu memakai riasan. Aku lebih suka kamu yang dulu apa adanya. Maafkan aku karna sudah ninggalin kamu dulu" ungkap Leo lirih sambil menggenggam tangan Valen
" maaf mas siapa Yach... Kok kayak akrab dengan sahabat saya" tanya glenka binggung
" loe lupa ma gue Glen?
Gue Leo Nathan." jawab Leo sambil berdiri dan tersenyum. Leo hanya berbicara aku kamu hanya pada Valen selebihnya dia memakai panggilan biasa
" hah! Loe...
beneran Leo!?" ucap glenka kaget
__ADS_1
" iya " jawab Leo singkat dan kemudiaan duduk di sofa sebelah tempat tidur
" kemana aja loe Leo... Waktu itu Valen bener bener benci sama loe. Karna loe pergi gak pamit sama dia?" ucap glenka mencari penjelasan dari Leo
" gue kuliah di LA.
Gue sengaja gak pamit sama Valen,karna gue tau Valen juga waktu itu gak butuh gue" jelasnya sambil memandang Valen yang masih tertidur
" loe masih sayang sama Valen Leo?" ucap glenka yang tau arti pandangan Leo dan perhatiannya tadi kepada Valen
" gue udah berusaha tapi setiap ingat Valen. Rasa itu selalu bertambah besar. Gue bener bener gak bisa." ungkapnya sambil menunduk
" gue sekarang disini dan gue gak akan ninggalin dia lagi apapun yang terjadi" ungkap Leo kemudiaan
Glenka yang sedari tadi mendengarkan curahan hati Leo dia begitu sedih karna dua sahabatnya ini sangat sulit untuk disatukan. Sejak dulu dia tau bahwa Leo begitu mencintai Valen. Tapi glenka tidak sadar jika sebesar ini rasa Leo terhadap valen.
" yaudah loe mau balik atau gimana..." tanya glenka
" gue balik aja dulu,besok gue kesini lagi untuk melihat keadaan Valen" jawab Leo kemudiaan berdiri dan meninggalkan Valen yang tertidur
...**************...
Ke esokan paginya Valen terbangun dengan rasa pusing di kepalanya.
" gue dimana Yach?" ucap glenka mengedarkan pandangannya
" Valen loe udah bangun..." tanya glenka
" glenka... Apa gue di apartemen loe? Bentar" gue di kamar loe ini. bukanya tadi malam.." ucap Valen binggung dan mengggingat kejadian semalam sewaktu dia masih di club
" loe diantar..." glenka belum meneruskan omonganya tapi Valen berucap lagi
" kemarin gue di club seperti mendengar suara Leo Glen, tapi gue samar melihat wajahnya yang gue inget hanya suaranya" ungkap Valen sedih menjelaskan kejadian semalam
" benarkah?
tapi dimana dia glenka... Kenapa dia gak di sini... Dulu sewaktu kita masih kuliah disaat aku sakit di rumah sakit,dia gak pernah ninggalin aku." jelas Valencia sedih mengingat perhatiaan Leo terhadapnya dulu.
" iya gue serius. Dia tadi malam yang nganter loe kesini semalam. Untung bukan cowok lain yang mbawa loe!" jawab glenka yang kemudiaan menjelaskan
Tok...tok...tok..
" masuk" teriak glenka
Kreeekkkkk
Dari balik pintu Leo datang membawa paper bag.
dan disaat bersamaan Valen melihat Leo. Valen masih belum sadar jika itu Leo sahabatnya dulu.
" le..le..o " ucap Valen terbata menghampiri Leo
" iya aku Leo Valen.
Gimana kabar kamu sekarang .." jawab Leo tersenyum yang kemudiaan menuntun Valen untuk duduk kembali di atas tempat tidurnya
" kamu kenapa waktu itu ninggalin aku Leo! Kamu jahat. Kamu gak sayang sama aku. Kamu lama pergi nya dari aku Leo!?" ungkap Valen emosi mukul mukul dada leo dan kemudiaan menanggis.
" ak..aku rindu sama kamu Leo. Aku ada banyak masalah Leo,aku sendirian waktu itu. Glenka dan kamu pergi jauh. Sedangkan aku kalian tinggal. Kamu tau gak!!! " Isak glenka menangis . .
__ADS_1
Glenka yang tau situsinya. Memutuskan keluar kamar dan memberi waktu untuk Leo dan Valen agar sama sama tau perasaan masing masing.
" sini peluk aku" ucap Leo merentangkan tangannya
"kamu jahat Leo" ucap Valen kemudiaan memeluk Leo dan menanggis dipeluknya
" maafin aku yang waktu itu ninggalin kamu? Aku janji mulai sekarang aku akan njagaiin kamu" ucap Leo tulus sambil membelai rambut Valen
" kamu serius kan? Gak akan ninggalin aku lagi..." tanya Valen yang sudah melepas pelukannya dan tersenyum kepada Leo.
" iya aku janji" jawab Leo tersenyum
" yaudah sekarang kamu mandi dulu terus sarapan. aku udah beli makanan kesukaan kamu.
Karna dari tadi aku cium aroma gak sedap. Padahal aku juga udah mandi" ejek Leo berpura pura menutup hidungnya
" aahhh Leo jahat" Valencia ngambek dan memanyunkan bibirnya
* imutnya * bathin Leo memandang Valen
" aku bercanda. yaudah sana cepetan mandi. Nanti kita jalan jalan ketempat favorit kita dulu.
Gimana?? ucap Leo menghibur Valencia
" mau... Aku mau" ucap Valen kegirangan yang kemudiaan turun dan lari ke kamar mandi
" jangan lari" Leo geleng geleng karna dia sekarang melihat Valen yang dulu dia kenal
beberapa saat kemudiaan Valen selesai mandi. Dan Leo sedari tadi menunggu diluar bersama glenka.
" Leo .." Panggil Valen menghampiri Leo
Leo menoleh dan menghampiri Valen .
" jangan di iket rambutnya..." ucap Leo melepas ikatan rambut Valen
"och iya aku lupa kamu gak suka aku menguncir rambutku" senyum valen memperlihatkan gigi putihnya dan pipi chubby
" kamu tau itu kand... Jika kamu mengikat rambutmu,leher jenjang mu akan terlihat dan itu tidak bagus" ungkap Leo tersenyum
* kenapa rasanya aneh Yach saat tadi Leo memegang rambutku... Bukanya dulu juga begitu* bathin Valen
" yaudah yaudah cepetan berangkat sama? Jadi obat nyamuk aku lama lama ngeliat kalian" manyun glenka menggusir dua sahabatnya itu.
" iya iya.
Bye glenka,, " ucap Valen memeluk sahabatnya itu
Kemudiaan Leo menggandeng Valen menuju mobilnya.
"silahkan masuk princes" Leo membuka pintu mobil untuk Valen
" awas hati hati" ucap Leo memegang kepala atas Valen,saat kepala Valen hampir mengenai bagian atas pintu mobil
" iya ter..terimah kasih" ucap gugup Valencia
Leo hanya tersenyum dan menutup pintu mobilnya. Kemudiaan mereka mengendarai mobilnya untuk menuju tempat favorit mereka dulu.
💕siapa nich disini yang baper atas perhatiaan Leo kepada Valen???
__ADS_1
Author yang nulis kadang juga senyum " sendiri.
Part selanjutnya gantian Barra dan anan kali Yach? ☺️