Terjebak Cinta Gadis Bisu

Terjebak Cinta Gadis Bisu
PART 16 Pergi tapi bukan untuk meninggalkan


__ADS_3

....barra sedang berada di kamarnya.. Dia sedang menghubungi boy.


( gimana boy kamu sudah tau siapa orangnya yang nyebar video dan foto itu?)


( gue sudah duga pasti dia yang buat masalah ini.) yaudah loe bawa ke tempat biasa.. Gue akan kesana sekarang!)


..Tut..Tut..


...di tempat lain.


( iya gue udah ketemu. Dia Leo cowok yang Deket sama Valen)


( ok gue tunggu)


Tut..Tut...


.....................


...saat ini Clara dan vano serta Abraham sedang berada di ruang tamu...


" kamu mau kemana barra malam malam gini?" tanya Clara melihat barra sedang tergesa gesa


" mommy barra ada urusan sebentar sama boy" ucap barra menyalami tangan mommy dan Daddy nya


" kamu mau kemana... jangan aneh aneh mommy gak suka!?" tegas Clara mengginggatkan barra


" tenang aja mommy.


Yaudah bar kamu buruaan berangkat" ucap Abraham menenangkan istrinya. Dia berbohong karna dia tau Clara tidak ingin jika barra terlibat masalah


" ok dad barra berangkat dulu" ucap barra bergegas keluar


" ada yang papi sembuyiin dari mommy Yach?" ucap clara menelisik suaminya


" tenang aja mommy barra cuma mengurus berkas untuk rapat besok bersama boy." jawab Abraham


" oh yaudah kalau begitu" ucap Clara lega


"kamu vano dari tadi mommy lihat nyemil terus... awas gendut ntar kamu" ucap Clara yang sedari tadi melihat vano memakan snacknya sedari tadi


"don't worry mommy( tenang aja mommy)" jawab vano santai


" heemm terserah kamu lah" ucap Clara membiarkan vano.


" apa kamu jadi membuat anan jadi asisten pribadi kamu mom?" tanya Abraham


" iya dad,aku suka sama anak itu.


Dia begitu manis dan sopan" jawab Clara sambil tersenyum mengingat Anandita


" eemm yaudah jika kamu juga cocok. Aku siech juga seneng" ucap Abraham tersenyum.


......................


Bbbrrrraaaakkkk


Suara boy menendang kursi di depan Leo yang saat ini dia bawa di markas rahasia barra dkk . Markas ini tempat khusus untuk penghianat ataupun orang orang yang menggangu keluarga Adijaya. Tempatnya berada di tempat terpencil dan jauh dari perkotaan.


..saat ini Leo sedang di ikat kaki dan tangannya serta matanya sedari tadi ditutup agar dia tidak tau dimana dia saat ini.


" Leo Nathan!!


Apa maksud loe nyebarin video dan foto foto itu kemarin?" ucap tegas Leo yang saat ini berada di depan Leo ditemani oleh bodyguard Adijaya.


" barra pasti tau maksud gue" jawab Leo tanpa rasa takut sedikitpun. padahal dia tau sendiri siapapun yang mencari masalah dengan Adijaya mereka siap siap akan mendapatkan hal yang mengerikan.


" gue tau !!" ucap barra tegas yang saat ini sudah sampai di markasnya


Leo hanya bungkam saat mendengar suara barra.


" apa ini cara loe buat mbuktiin bahwa loe sangat cinta dengan Valencia!?

__ADS_1


Dasar bodoh" ucap barra meremehkan sikap Leo


" emang gue bodoh dan itu bukan urusan loe!!!" ucap Leo dingin


.. bughhh


Suara pukulan barra terhadap Leo.


" boy buka ikatan nya semua" ucap barra dingin


" ok " jawab boy menghampiri Leo dan melepas semua ikatan di tangan dan kaki leo.


" berdiri !!" ucap barra


..Leo berdiri dengan samping bibirnya yang robek akibat pukulan barra


" apa mau loe sekarang? Apa loe nyebarin itu semua agar gue dan Valen menikah... Itu maksud loe kand!?" ucap barra melihat Leo


" loe sudah tau sendiri kand?" jawab Leo melihat barra


bugh..bugh...bugh...bughh


Braakkkkkkk


.....barra memukul Leo dengan membabi buta.


Dan dibalas oleh Leo. Sedangkan boy dan pengawal lainya hanya melihat dari jauh. Karna mereka tau lawan barra seimbang. Leo dan boy adalah guru beladiri di tempat yang sama dahulu. Sedangkan barra juga menguasai beberapa ilmu beladiri untuk berjaga jaga jika ada musuh yang akan membuat masalah dengan adijaya. Abraham tidak terlalu khawatir. karna latar belakang dan kesuksesan Adijaya jadi kemungkinan akan banyak musuh luar ataupun dalam.


Mangkanya boy sedikit tenang karna saat dia menemukan Leo,, Leo tidak melawan. Leo adalah orang yang bijak sayangnya dia bodoh akan cintanya oleh Valen.


...hosshhh... Hosshhh


Suara barra yang saat ini menumbangkan Leo.


" loe bodoh Leo!!!


Sekarang gue mau loe cari wartawan itu dan bilang yang sebenarnya. bahwa ini semua salah paham.. Gue gak mau tau itu terserah loe!!!" ucap barra yang sudah berdiri


" tutup matanya lagi dan ikat! Bawa dia ke tempat kalian bawa tadi" pesan barra yang saat ini dimobilnya.


" oke barra" jawab boy masuk kembali ke markas


*brengsek... * gumam leo berdiri


" berdiri loe!!" boy menarik Leo yang tidak melawan dan boy menggikat Leo kembali dan menutup matanya.


" jika loe tidak ngelakuin ini gak mungkin loe akan babak belur oleh barra" ucap boy


" bukan urusan loe!" tegas Leo yang dibawa di mobil boy


* dasar keras kepala* gumam boy meninggalkan tempat tersebut.


Sedangkan saat ini Valen sedang berada di rumahnya yang ada negara Netherland. Dia sudah mendapat kabar dari glenka bahwa dia melihat Leo dibawa oleh pengawal barra,saat itu Leo sedang berada di tempat cafe bersama glenka.


tapi tiba tiba ada beberapa orang memakai jas hitam dan kacamata menarik Leo dan membawanya di mobil.


" gimana keadaan kamu Leo?


Kenapa kamu lakuiin ini buat aku..." ucap Valen terisak


*sebaiknya aku telvon dia* batin Valen mengambil handphone di atas meja nakasnya.


( nomer yang anda tuju sedang tidak aktif... Mohon tunggu beberapa saat lagi) the number you have dialed is not active... please wait a few moments.


Hanya suara operator telvon yang menjawab panggilan valen.


"hiks..hiks.. kamu dimana Leo?


Maafin aku" ucap Valen menangis saat menelvon Leo berkali kali tapi masih tidak aktif


....sedangkan saat ini Leo sudah berada di apartemennya.

__ADS_1


dia sedang mengobati lukanya.


Aarrrggghhh


*oh iya handphoneku tadi mati* gumam leo mengambil handphone nya dan mengaktifkanya


" Valen menghubungiku berkali kali? Ada apa dia.." ucap Leo melihat daftar panggilan tidak terjawab di android nya


* sebaiknya aku hubungi dia* gumam leo memencet nomer Valen dengan nama panggilan "PrincesKu"


Tutttttttt...tuuuttttttt


Ceklek


" hallo Leo? Ini kamu kand.. " ucap Valen dengan suara serak


" kamu kenapa Valen?


Kamu habis nanggis... Siapa yang nyakitin kamu?" tanya Leo khawatir


(kamu bodoh! Kenapa kamu ikut campur urusan aku! Aku benci sama kamu)


" jangan menangis aku tidak apa apa.


Maaf aku tidak akan mengulangi lagi" ucap lembut Leo menenangkan Valen


( coba video call aku pengen liat keadaan kamu)


" pengen lihat atau kangen...." jawab Leo menggoda Valen


( leoooooo!)


" iya iya" ucap Leo lalu mengalihkantelvonya ke video call


" sudah ini aku turutin" ucap Leo tersenyum


" loe kok tambah diem kamu....


Katanya mau ngomong?" tanya Leo yang hanya melihat Valen terdiam


( hiks...hiks...hiks..)


" kamu kenapa nanggis hem? " tanya Leo yang merasa bersalah terhadap Valen


( aa..ku.. mm..inta maaf Leo. Gara gara aku kamu jadi gini) Valen ngomong sambil terisak


" ini bukan salah kamu. Aku cuma pengen kamu bahagia" ucap Leo tertunduk


(Leo? tolong jangan cintai aku seperti ini... Aku gak bisa. Aku mohon?)


" maksud kamu? " tanya leo binggung


( tolong tinggalin aku...


Aku gak mau selalu mendapat masalah karna aku)


" kamu ngomong apa siech Valen!" ucap Leo


" aku akan pergi Leo tolong jangan cari aku lagi... Carillah wanita yang bener bener mencintai kamu dengan tulus)


" sampai kapanpun aku tunggu kamu kembali!! Sampai kapanpun Valen" ucap Leo sambil mematikan panggilan nya.


* kenapa kamu mau pergi disaat aku sudah lakuiin semua untuk kamu Valen* gumam leo yang kemudiaan membanting handphone nya kelantai


Bbbraaaaakkkkkkk


....


" maafin aku Leo. Aku akan kembali tapi bukan untuk barra,aku akan kembali setellah aku yakin kamu memang yang terbaik buatku" ucap Valen menanggis.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2