Terjebak Cinta Gadis Bisu

Terjebak Cinta Gadis Bisu
PART 8 Ada harapan


__ADS_3

Keesokan harinya di rumah Adijaya .


Tap..tap..tap


" barra kamu kemana?" panggil Clara kepada putranya tersebut yang sedang butuh buru untuk keluar


" barra mau kerja ma" sahut barra


" haa!? Kerja bar...


Bukanya sekarang hari Minggu Yach?" ucap Clara menahan senyum


" iya kak.


Sejak kapan kakak jadi pelupa?" timpal vano binggung melihat tingkah kakak nya.


" eemm hari Minggu Yach?" jawab barra kikuk melihat tatapan mommy dan adiknya.


" Hem..hemm (berdehem)


Papi mana mom?" tanya barra mengalihkan topik pembicaraan


" papi jogging bar" ucap sang mommy


" och gitu.


Yaudah barra mau naik lagi" jawab barra dingin


" eh..eh bar kamu gak sarapan dulu?" panggil sang mommy


" nanti aja mom. Barra ganti baju dulu" ucap barra menaiki tangga


" barra...barra" gumam Clara atas kelakuaan anaknya yang aneh pagi ini


sedangkan di kamar barra binggung atas sikapnya sendiri. dia terus mondar mandir di depan kaca mengingat kejadian di bawah tadi.


" apa aku lupa gara gara tadi malam tidurnya kemaleman Yach.." pikir barra


" apa iya?" ucap barra


Sebenarnaya.


Semalaman barra tidak bisa tidur karena memikirkan pertemuannya tadi sore dengan Anandita. Ntah kenapa wajah anan tiba tiba muncul dalam memorinya semalam.


" perempuaan itu? Kenapa aku melihat dia begitu beda Yach..." bathin barra mengingat wajah anan saat dia tersenyum


" cantik" ucap barra tersenyum


..apa apaan sich! Jadi mikirin tue perempuaan... Bathin barra mengeleng gelengkan kepalanya.


...---------------...


Di sebuah rumah sakit medical hospital. Di sebuah ruanggan dokter.

__ADS_1


Kevin sibuk melihat laptopnya,dia sedang mempelajari tentang penyakit yang di derita anandita. Dia menemukan bahwa penyakit yang diderita anan bisa disembuhkan.


" aku harus kasih tau Tante Clara tentang ini" ucap Kevin yang sedang mempelajari proses penyembuhan penyakit yang diderita anan.


" sebaiknya aku di rumah Tante Clara aja dan ngasih tau soal info ini" bathin Kevin yang kemudiaan menyambar jaket nya untuk segera menemui Clara di rumahnya.


Apa yang Kevin lakukan atas perintah Clara, dia ingin agar anan bisa disembuhkan,ntah kenapa Clara menyukai gadis tersebut.


setelah perjalanan menuju kediaman Clara,akhirnya Kevin sampai di depan gerbang rumah Adijaya. Mereka sebetulnya mempunyai rumah utama atau bisa disebut mansion. Tapi Mereka tidak menempatinya karna suatu alasan.


dari dalam rumah Clara. Pak satpam menanyakan maksud kedatangan Kevin.


" maaf bapak siapa Yach?" tanya satpam tersebut dari balik gerbang


" saya Kevin pak?


sahabat barra adijaya" ucap Kevin menjelaskan


" och tuan Kevin?" jawab satpam tersebut


" maaf yach mas saya panggling. Karna sewaktu terakhir saya ketemu tuan Kevin itu sudah lama" satpam tersebut meminta maaf dan kemudiaan meminta maaf kepada Kevin. Kevin memang sudah lama tidak datang ke rumah Adijaya,sejak dia lulus kuliah bersama barra.


" santai pak .


Memang pesona Kevin Anggara ini begitu terpancar pak. Jadi pantas pak Anto lupa dengan saya,karna saya semakin lama semakin tampan pak" ucap Kevin membanggakan pesonanya dengan gaya khasnya tersebut


" iya dech,, bapak gak ngeraguiin kalau soal itu" jawab pak satpam Anto


"yaudah saya masuk dulu pak" ucap Kevin menepuk pundak pak Anto sambil tersenyum


Tok..tok..tokk


"Assalamualaikum Tante?" ucap Kevin mengetuk pintu rumah Adijaya


Beberapa saat kemudiaan pembantu junior Adijaya keluar membuka pintu.


" sampeyan nggoleki sapa?" ucap Siti pembantu junior


" eemm maaf Bi.. Saya mencari ibu Clara. Apa beliau ada didalam?" jawab Kevin yang tidak mengerti ucapan pembantu tersebut


" och nyonya Clara?" ucapnya


" iya." Ucap kevin


" yaudah silahkan masuk tuan?" Siti mempersilakan Kevin untuk masuk.


Sedangkan dia memanggil Clara.


" eehh...


Bukankah tadi dia gak bisa ngomong bahasa indonesia" bathin Kevin binggung


beberapa saat kemudiaan. Siti datang bersama Clara.

__ADS_1


" ada apa kamu kesini Kevin?" tanya Clara kepada Kevin


" aku mau memberikan ini Tante" ucapnya sambil memberikan hasil temuan tadi tentang penyakit anan.


" benarkah ini Kevin" antusias Clara mengetahui isi kertas tersebut


" iya Tante. Gimana apa saya langsung beri tahu keluarga Anandita tante" tanya Kevin perihal anan


" besok kamu beritahu Yach Kevin?" jawab Clara menjelaskan.


" tapi inget kevin jangan sampai anan dan keluarganya tau jika saya yang membantu proses penyembuhan anan" pesan Clara mengngigatkan


" iya Tante. " ucap Kevin menghargai keputusan nya .


Barra yang sedang berada di atas. Dia mendengar pembicaraan antara sahabat dan mommy nya tentang anan,saat dia mau menuruni tangga. Dia yang sedari tadi mendengar percakapan mereka,tapi memutuskan untuk mendengarkan tanpa berniat untuk menghampiri mereka.


* apa benar perempuaan itu akan bisa berbicara? Tapi jika memang bisa,syukurlah" bathin barra yang ntah kenapa ikut bahagia mendengar kabar tentang pengobatan Anandita


" Tan.. Itu coba lihat diatas sana" bisik Kevin pelan menunjuk barra yang sedang berjongkok di balik atas tangga


" ngapaiin tue anak Vin? Tanya Clara berbisik


" aku juga aneh Tan dengan sikap dia akhir akhir ini. apalagi jika bertemu anan,dia jadi seperti orang *****Tan" jawab Kevin pelan menyebutkan kata *****


" barra!


Ngapaiin kamu disitu?" panggil Clara kepada barra


Barra kaget bukan main saat mommynya memergokinya menguping pembicaraanya tentang anan.


"eeh mommy


Barra lagi cari cincin barra yang jatuh tadi" elak barra kepada mommy nya


" cincin apa bro?" timpal Kevin


" cin..." sebelum barra menyelesaikan omonganya,Kevin kembali menimpali obrolannya dengan mommy nya


" cincin cinta" jawab Kevin menahan senyum karna sudah mengejek sahabatnya itu


" siallan loe Vin!


Mau gue pindah di pelosok loe!?" ancam barra kepada Kevin dingin


" Tante mulai nich Kevin" aduh Kevin kepada Clara


" sudah sudah kalian ini setiap bertemu selalu berantem. Heran mommy.


Kevin ! Barra! sudah jangan kayak anak kecil.


" bukan aku mom tapi Kevin yang mulai.


" ok ok.

__ADS_1


Gue minta maaf bro" ucap Kevin


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


__ADS_2