Terjebak Cinta Gadis Bisu

Terjebak Cinta Gadis Bisu
PART 2 sahabat lucknut


__ADS_3

...flashback before..


...----------------...


..hari mulai nampak sore,keadaan di pasar juga semakin sepi. Anan dan ibunya bersiap untuk merapikan juallan mereka dan bersiap untuk pulang kerumah mereka.


"anan ayo kita kita pulang,kue nya juga tinggal sedikit nanti sisanya kita bagikan ke tetangga dan kita makan di rumah" ucap ibu anan kepada putrinya yang nampak letih tersebut sambil membelai rambut putrinya.


"anan tersenyum dan menundukkan kepala nya"


.mereka melewati jalan dengan membawa hasil juallan mereka di pasar tadi. Jarak antara pasar ke rumah lumayan jauh,jadi biasanya ibu anan menaiki angkutan umum untuk cepat sampai rumah.


..tapi hari ini setelah menunggu agak lama mereka masih belum menemukan angkutan umum tersebut.


"kemana Yach?? Biasanya dha nyampek jam jam segini". Tutur ibu Darsih


anan kemudian melihat kanan kiri dan menunjuk tukang becak di ujung jalan tersebut dan menarik tangan ibunya.


disaat anan megandeng tangan ibunya untuk menyebrang jalan.beberapa saat kemudiaan ada mobil yang berkecepatan tinggi melaju ke arah mereka. Anan tidak menyadarinya,tapi Bu darsih tau. Jadi dia mendorong anan di pinggir jalan raya.


..tapi sayangnya Bu darsih terlambat menghindar,jadi dia tertabrak mobil yang mengakibatkan dia terlempar cukup keras.


..disaat itu anan hanya bisa menangis dalam diam dan menunggu bantuan medis. Dan disaat yang tepat ada mobil Clara melintas,yang membuat ibunya dapat ditangani segera.


..flashback now..


"eemmm jadi itu yang terjadi? Lalu dimana nyonya yang menyelamatkan ibumu nak??" tanya ayah anan


anan memberi isyarat tangan kepada ayahnya. Bahwa nyonya tersebut keluar untuk menelvon seseorang.


(keluarga anan paham arti isyarat tangan anan,karna diwaktu kecil ayahnya memberikannya buku 'BISI' yang diperolehnya dari hasil gaji meng gojeknya. Dan disaat itu anan kecil sering diajari ayahnya,agar memudahkan dia berkomunikasi.)


"kak aku keluar dulu Yach.. Mau beli makanan buat kita." ucap Gea


anan tersenyum,dan memberi isyarat kepada adiknya. Bahwa dia tidak lapar. Cukup beli makanan buat dia dan ayahnya saja.


..tapi ayahnya menolak. Bahwa anan juga harus makan jika tidak ingin disaat ibunya sadar,ibunya tau anan tidak makan.


Anan paham dan mau untuk makan.


setelah itu Gea beranjak dan membuka pintu ruangan. Bersamaan dengan itu pintu terbuka,yang menampilkan seseorang di balik pintu.


" permisi.. Maaf saya menggangu? Ucap Clara.


" maaf nyonya siapa??" tanya pak Ahmad


" saya..."


..anan kemudiaan menyalami Clara dan mengenalkannya kepada ayahnya tersebut.


Dia juga minta maaf karna banyak merepotkan.


" terimah kasih nyonya,karna sudah menolong istri saya.. Ntah apa yang akan terjadi jika sampai nyonya tidak membantu kami" ucap pak Ahmad dengan terisak


" iya pak,saya juga ikhlas membantu istri bapak dan anak bapak" jawab Clara dengan tersenyum dan melihat anandita


" oh iya nyonya silahkan duduk,maaf hanya ada air mineral" tutur pak Ahmad tak enak


" ngomong" nama kamu siapa nak??" tanya clara kepada anan


..anan mengambil kertas dan menulis. (saya Anandita nyonya dan ini ayah dan adik saya Gea) isi kertas tersebut.


"


Eemm nama yang cantik" ucap Clara kepada anan


*.dia cantik. Tapi kasian dia tidak bisa berbicara,ntah kenapa aku tertarik dengan anan.*isi hati Clara kagum sekaligus sedih melihat keadaan Anandita.


"eemm baiklah pak saya mau pamit,soallnya sudah malam.titip salam buat ibu Yach? Jika sudah siuman" tutur Clara kepada pak Ahmad sopan


"baik nyonya,sekali lagi saya ucapkan terah kasih banyak atas bantuannya." ucap pak Ahmad kepada Clara


"panggil Bu Clara saja pak,biar enak di dengar tidak terlalu membedakan" ucap Clara lembut kepada pak Ahmad.


" baik nyonya. Eeh Bu Clara" ucap pak Ahmad


.. Clara berdiri memeluk anan.


" hati" Yach sayang?? Sampai ketemu lain waktu Anandita" ucap Clara kepada anadita


*.di kediaman Adijaya.*


Ting..tong...


tapp..tapp...tapp


suara langkah kaki pembantu rumah Adijaya membuka pintu.


"eeh nyonya,silahkan masuk nya" ucap bibi kepada Clara

__ADS_1


" mana mas Abraham bi Sumi?" tanya clara kepada bi Sumi


" tuan baru pulang nya,dan tuan muda belum pulang nyonya" ucap bibi


" eeemmm yasudah,. Terimah kasih Bu sum" ucap Clara


..di kamar Abraham..


" papiiii" panggil Clara kepada sang suami


"mana sich papi??"


Tess..tess... (bunyi air menetes)


"mii?? Cari papi..." tanya sang suami keluar kamar mandi


"papi habis mandi?" tanya clara


" Yap.. Kenapa? Habisnya nungguin mami kelamaan.jadi papi mandi duluan aja." ungkap sang suami kepada Clara


"apaan sich Pi.. mandi Yach tinggal mandi ngapain nungguin mami segala" ucap Clara malu malu


"eemm emang gak boleh jika papi nungguin mami pulang buat mandi bareng??" ungkap Abraham merayu Clara. Karna bagi dia mejahili Clara yang gampang cemberut itu hal yang menyenangkan.


"udah aah aku mau mandi. gerahh" jawab Clara berlalu


..tapi sebelum itu Abraham menarik Clara kedalam pelukannya dan mencium leher jenjangnya kemudiaan meninggalkan jejak kemerahan pada leher Clara. dia mendapat respon dari Clara,dengan hati hati dia mengendong Clara di tempat tidur.


(dan itulah yang terjadi.. Selebihnya kalian bayangin sendiri Yach?? takut gak lolos seleksi. Maaf)


...di tempat berbeda di sebuah apartement.. Berdiri seorang wanita yang sedang menerima sambungan telvon dengan panik.


"hallo ma.." ucap perempuaan tersebut


" ma aku tadi perjalanan pulang dari bandara,aku mengalami kecelakaan. aku menabrak seseorang ma" tutur dia dengan raut muka takut dan binggung


"tapi aku langsung kabur,jadi tidak sempat keluar. Aku takut dipukulin orang sekitar" ucap dia kepada seseorang yang sepertinya ibunya


*******di negara B******


"dasar bodoh kamu!! Jika kamu tinggalin jika ada orang yang tau plat mobil kamu gimana?? Bisa" kamu terkena masalah. Karna itu termasuk kasus tabrak lari Valencia!! Tutur dia


.. Bella Agatha adalah ibu dari Valencia Agatha. Dia terobsesi terhadap kekayaan Abraham. Mangkanya dia menyuruh putrinya kembali agar dia bisa mendekati barra yang sebentar lagi menjadi CEO di perusahaan ternama di dunia.


". Baiklah nanti mama yang urus,semoga aja tidak ada yang melaporkan kamu." ucap Bella kepada putrinya


..ke esokan paginya..


"damn.." maki barra melihat isi pesan tersebut


" hallo boy! Cepat pantau Valencia dia ada di indonesia.jangan sampai dia kerumah. Mommy pasti marah." perintahnya kepada bodyguard sekaligus sahabatnya tersebut.


" sebaiknya aku mandi dan bergegas keluar rumah. Malas menghadapi Valen" ucap barra,yang masih sakit hati atas perlakuan mantanya tersebut yang dulu meninggalkannya demi orang lain.dsn disaat itu barra masih belum bekerja di perusahaan papinya.


Taapp..taapp..taapp


dari lantai atas barra melihat mommy dan papinya serta adiknya sedang sarapan di meja makan.


" morning mom.. Morning dad" ucap barra dingin


" morning sayang" ucap Clara tersenyum dan melihat bahwa ada yang berbeda dari raut muka barra


" what's wrong barra.. do you have a problem??" (ada apa barra.. Apa kamu ada masalah??" tanya clara kepada putranya tersebut


" no ma'am. I'm fine." bohong barra kepada mommy nya tersebut.


" apa mommy lupa.. Kand wajah kak barra emang seperti itu dari dulu." tutur vano sambil mengunyah roti


" vano!?" ucap Clara dengan tatapan kepadanya


"sorry mom sorry older brother" ucap vano menyesal


" good. that's daddy's new son" ucap Abraham kepada putranya


" cepat habiskan sarapanya" ucap Clara kepada keluarganya.


selanjutnya hanya ada denting alat makan yang beradu di meja makan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...di sebuah jalan raya yang padat dengan kendaraan . Ada sebuah mobil sport hitam yang sepertinya selalu membunyikan klakson mobilnya


Tiiinnn...tiiinnn...tiinnn


.."macet lagi." ucap barra.


"boy bisa temui gue di tempat biasa!?" barra menelvon boy


Stelah beberapa saat menghadapi kemacetan akhirnya barra ada di sebuah cafe favoritnya bersama sahabat" nya.

__ADS_1


..beberapa menit kemudiaan.. 2 sahabatnya itu datang.


"Hay bro ada apa loe ngajak ketemuan kita??" ucap Kevin. Sedangkan boy hanya duduk dan melihat obrolan kedua sahabatnya itu


" gue males di rumah" jawab barra dingin


" eemm gitu" ucap Kevin


" gimana boy loe udah jalanin tugas dari gue tadi pagi??" ucap barra tegas


" bentar lagi. Ini aja belom persen minum. Iya kan Vin??" ungkap boy kepada barra


" mbak.." panggil Kevin kepada pelayan kafe wanita


" iya kak?? Mau pesan apa.." jawab pelayan tersebut


" ada hatimu gak" ucap Kevin menggoda pelayan tersebut.


" hati hati pala loe peyang!!" ucap boy menimpuk Kevin menggunakan buku menu


" aduuh sakit goblokk!!" rintih Kevin mengusap kepalanya


" jangan dengerin buaya buntung ini mbak. Saya pesen mochacino latte dan.. Loe apa Vin.." tanya boy kepada Kevin


" gue milkshake aja!!" ketus Kevin kepada boy


" baik kak. Apa ada pesanan lain??" tanya pelayan tersebut.


" tidak mbak udah itu aja!?" ucap barra dingin


Beberapa saat pelayan tersebut tertegun dengan ketampanan barra.


" ba..baik kak" ucap pelayan tersebut


**ganteng ganteng banget. apalagi yang barusan** batin pelayan tersebut memuji barra dkk


Beberapa jam kemudiaan.


"bar.. boy Gue balik dulu yach mau ada operasi siang ini" ungkap Kevin kepada barra dan boy


" gue ikut. Gue mau periksa kesehatan gue" ucap barra kepada Kevin


" loe sakit??" ucap boy dan Kevin berbarengan


"ntahlah. Akhir" ini gue sering pusing" jawab barra


" kebanyakan mikirin Valencia loe bar" ucap Kevin keceplosan


Terus dapet pelototan dari kedua sahabatnya tersebut


" sorry..sorry.. Yaudah lah kalau low ikut. lagian kand itu juga rumah sakit loe,jadi bebas mau ngapain aja" jawab Kevin manyun


" mau gue pindah ke pedalaman Vin tugas loe!!" jawab barra dingin


" he'e..he'e rasaiin tue." tawa boy mengejek kesusahan kevin.


..sesampainya di RS.MEDICAL HOSPITAL


" permisi dok pasien yang bernama Bu darsih sudah membaik. Apa bisa segera dipulangkan??" ucap perawat tersebut bertanya kepada Kevin


" baik,biar saya periksa keadaanya. Bro loe tunggu di ruangan gue Yach?? Gue mau lihat pasien yang di tolong Tante Clara kemaren" ucap Kevin berlalu


" mommy nolongin siapa??" tanya barra tapi tidak mendapat respon. Karna yang diajak ngobrol sudah ntah kemana😅


" dasar buaya buntung!!" ucap barra kesal terhadap sahabatnya tersebut. Yang ntah berapa kali dari di cafe tadi membuatnya dan boy pusing atas ulahnya tersebut


"yaudallah gue keruangan dia dulu" ungkap barra


Taapp..taapp..taapp..


Bruukkkk


" damn!! Hey!! loe jalan lihat apa.. Sampai" nabrak orang!?" ucap barra emosi terhadap perempuaan


tersebut


......perempuaan tersebut hanya menunduk dan merapatkan tangannya di dada,tanda dia minta maaf karna tidak sengaja menabraknya.


" hey kalau ada orang ngomong jawab!! Jangan diem dan nunduk!!" ucap barra tambah emosi atas ulah perempuaan tersebut


perempuaan yang menabrak barra adalah Anandita. Dia terburu" sebab mau membeli makanan untuk ayah dan adiknya


Anan terus berjalan setelah meminta maaf tanpa memperdulikan umpatan" barra terhadapnya. Yang sebenarnya barra juga tidak tau bahwa perempuaan itu bisu dan perempuaan itulah yang akan mengubah semua hidup barra..


...****************...


Gimana nich menurutkaliaan part ke2 ku ini?? Masih banyak typo atau alur yang gak jelas. Mohon kritikan dan sarannya ya temen"🙏


Dan akankah barra jatuh cinta kepada Anandita yang notabennya adalah gadis bisu??

__ADS_1


Penasaran kand😁 keep following my story☺️ sampai ketemu lagi


__ADS_2